
Bab 14
Putus
pelahan lahan keluarga ku dan keluarga rezka, sudah mengetahui hubungan kami , dan aku harus menerima kenyataan ini bahwa keluarga ku tak menyukai rezka begitu keluarganya .memang aku terlahir dari keluarga sederhana ,tapi aku mendapatkan kasih sayang yang sangat luar biasa ,.. hari demi hari ku lewati dengan rasa kesepian ,tanpa ada seorang kekasih , rezka memutuskan hubungan ini begitu saja ,karena ia selingkuh .dan keluarganya tak menyukai ku , .
__ADS_1
Setelah keputusan ku bulat aku akan mengundurkan diri ,dari rumah sakit ini .dan akan mencari rumah sakit lain. agar bayang bayangan hubungan ku dengan nya tak teringat lagi .bodoh nya aku termakan omongan lelaki lagi . ia selingkuh ,setelah ketahuan oleh kakak ku sendiri , begitu kecewanya aku . ku kira dia akan menepati janji nya tapi hanya lah dusta yang kudapatkan .. rasa sakit hati dan benci pun kini hadir dalam benak ku ,
Pengunduran ,diri pun akhirnya ku ajukan banyak sekali dokter , perawat , hingga suster di rumah sakit ini , merasa kehilangan atas diriku .karena begitu berarti nya aku disini ,dan sudah menolong pasien pasien nya . serta kesopanan dan tatak ra ma pun. selalu ku biasakan .
pukul 5:00 sore aku tiba ,di kos kosan sambil menangis dan akan meninggalkan tempat bersejarah ini , dari tempat inilah aku berjuang ,menggapai cita citaku . biarlah menjadi kenangan dalam hidup ku dan aku pun tertidur pulas
__ADS_1
* Pagi yang cerah ,biasanya aku sudah siap siap berangkat , kerja namun untuk hari ini dan seterusnya aku akan mencari pekerjaan baru ,lagi rasanya berat sekali untuk meninggalkan kenangan ini .demi rasa hormatku terhadap orang tua nya aku putuskan untuk pergi dari nya ,walaupun kedua orang tua rezka ,tak memecat ku dan agar aku tak ingat lagi tentang rezka, karena dia masih bekerja di rumah sakit ini .dari pada aku sakit hati melihat nya ,lebih baik aku mengalah ...*
Sambil menunggu , kedua orangtuaku menjemput ku ,aku pun membuka handphone rasanya malas sekali ,melihat handphone sambil melihat lihat lowongan pekerjaan siapa tau ,ada lowongan . cita cita untuk membangun rumah sakit , pun belum terwujud , karena tabungan ku masih sedikit . banyak sekali keperluan, yang aku butuhkan .namun aku harus semangat untuk mewujudkan nya , kakak ku pun pernah , ingin membantu ku , namun ku tolak .aku ingin dari hasil jerih payah ku . meski orangtua ku ingin membantu. aku pun tak mau merepotkan siapa pun . karena aku sudah bisa mandiri ... aku sudah dewasa dan bukan anak kecil lagi yang ,harus meminta kepada orang tua ku .. meski ingin membantu ,biarkan saja aku yang memblas kasih sayang dia selama ini terhadap ku .. walaupun tak seberapa dengan perjuangannya , tapi aku bersyukur bisa membalas nya walau tak seberapa ..
aku hanya ingi membahagiakan nya apalagi ketika melihat mereka tersenyum ,.seakan akan lelah ku hilang begitu saja .. dan aku pun tak bisa jauh dari kedua orang tua ku ,mungkin karena aku anak perempuan mereka satu satu nya jadi wajar saja , bukan .
__ADS_1