
BAB 19 KEHAMILAN
2 bulan pun berlalu ,tak ada rasa cangguh ,lagi bagi kita. Kini kami sudah seutuhnya menjadi suami istri. Hari hari yang aku lewati begituh indah bersamanya . Pada pagi ini aku memberanikan diri untuk .tesfek karena sudah terlambat datang bulan.ada rasa takut cemas , ..
Bismilah , jika tuhan mengijinkan ku secepatnya untuk mengandung buah hatiku , kan ku jaga dia sepenuh hatiku ..
Hasil nya pun garis 2 merah , terimakasih ya allah kau telah titipkan janin dalam rahimku . Secepat ini , buru buru ku memberi tahu kepada suamiku , tentang kabar bahagia ini padahal .setadinya kita ingin menikmati masa masa berdua dulu . Tapi tuhan berkhendak lain .
Pagi pun tiba *rasa mual ,yang membuatku tak nafsu makan ,yang ku rasakan awal pagi ini .. Tapi aku menikmatinya meski mengganggu ku , rencananya hari ini kami akan melakukanUSG ke dokter kandungan , untuk memastikan semuanya .
__ADS_1
Pukul 10:00 pagi, kami pun berangkat menuju .rumah sakit tersebut , sesampainya di sana ,sudah banyak orang yang sudah mengantri untuk memeriksa kehamilanya .
Berjam jam kami menunggu ,dan akhirnya kita di panggil untuk masuk ke dalam . Dokternya pun begituh ramah ,serta memberikan semangat kepada ku .dengan keluhan pusing , mual , tak nafsu makan , dan mudah lelah .semua gejala yang aku rasakan wajah katanya , apalagi baru memasuki 6 minggu katanya , dan harus banyak istirahat . Serta harus memakan yang bergiji
, .. Terutama buah dan sayur .
Bulan demi bulan perut ku semakin membesar , kini usiaku memasuki 3 bulan , dan untuk mual pun sudah tak sering ku rasakan hanya kadang kadang saja , .. Ku elus perut ku dengan lembut , . Meski terkadang ada rasa sakit di perut ku ,namun aku harus menikmatinya .dan tak sabar melihat nya tumbuh besar ,
Art , yang kami tunggu pun sudah datang , dia begituh ramah , murah senyum bagiku.. Kami berdua pun terhanyut dalam obrolan masing masing , aku pun tak kesepian lagi ,kini sudah ada orang yang menemaniku di saat suamiku pergi bekerja.
__ADS_1
Mamah papa pun , masih sibuk dengan kerjaan , di luar kota nya ,jadi belum sempat ke sini. Padahal aku ingi memberitahu kabar bahagia ini . Akan ku kasih kejutan saja bila nanti ke sini . Tiba tiba bel pun berbunyi ,tak ku sangka orang tua ku .datang menemui ku dengan penuh bahagia ku peluk erat bahu nya , ia pun memandang perut ku yang sedikit membesar , ada air mata yang mengalir dari matanya ,, serta aku memberi kabar bahagia atas kehamilan ku . mamah dan papa pun berucap syukur , atas semuanya , .
Banyak sekali oleh oleh , yang dibawakan nya , aku hanya tersenyum melihat nya ,
Mamah pun berkata " rasanya kemarin kamu masih dalam pelukan mamah , eh sekarang sudah mau menjadi seorang ibu ".
Heheh.. Iyah nih mah " aku ."
Wahh hebat juga , si RiZki itu . " ayah ." tiba tiba ada suara yang ikut nimbrung kita
__ADS_1
siapa dulu dong " suami ku ." tak ku kira siapa mas , sambil tersenyum. Akhirnya kami semua berkumpul di ruang keluarga , sambil tertawa terbahak bahak bahak*