*~Aku Naina~*

*~Aku Naina~*
~Aku Naina~ 4. Alasan


__ADS_3

**POV naina


saat ini aku sudah diperjalanan menuju hotel untuk mengistirahatkan baik fisik maupun fikiran. sungguh hari ini bener bener mood ku buruk, pertama nia yg terlalu ikut campur,di tambah ketemu orang songong. ciih dia pikir dia siapa bersikap seenaknya kek gitu .


aku sadar aku sombong, namun sombong ku masih berkemanusian tidak seperti orang itu.


Aku hanya tak menerima seseorang yang meminta foto dan mengajak berteman padaku, itupun ad alasannya.


mereka hanya ingin pansos padaku, aku gak peduli dijuluki sombong, karena itu sudah jadi keputusan ku. sungguh aku trauma ,pada nia saja aku suka berfikir negatif namun segera ku singkirkan fikiran negatif itu. jika mengingat dia teman masa kecil ku.


dan sialnya handphone kupun sudah hancur ,tapi untung masih bisa menyala. padahal baru kemarin aku membelinya, terpaksa harus membeli handphone baru lagi.


26 menit perjalanan akhirnya aku sudah tiba di hotel berbintang , dan menurut info yang aku dengar, hotel ini masih berhubungan dengan perusahaan entertainment tempat ku dikontrak.


jadi hotel ini masih satu pemilik dengan perusahaan entertainment ku. tapi entah lah itu bener atau tidak . Namun jika bener aku sungguh kagum dan sungguh ingin tahu wujud CEO mudah sukses itu.


..


aku pun membayar biaya taksi dan segera turun dan tak lupa memakai topi dan masker, ini sudah salah satu kebiasaan dan cara untuk menghindari para fans. aku segera menuju loby hotel dan menemui resepsionis .

__ADS_1


" misi mbak, saya mau cek in satu kamar. dan tolong kamarnya berada di tempat VVIP " ucap ku dan memberikan kartu identitas milik ku .


"baik bak , silahkan tunggu sebentar" . jawab resepsionis itu. aku pun diam saja


10 detik kemudian aku melihat wajah resepsionis itu terkejut dan berbinar terpampang jelas di wajah nya.


"mba naina kan?"tanya nya dengan suara yang sangat ceria.


aku yg mendengar itu pun spontan menyuruh diam, bagaimana tidak, disini banyak orang yang sedang lalu lalang, dan suara mba ini yg ku baca di tag namanya putri bianca itu cukup kencang.


"syutttt, jgn kencang kencang, gak usah banyak nanya, lakukan saja tugas mu, saya tak punya waktu untuk meladeni pertanyaan tak penting mu itu" jawab cukup ketus.


putri yg mendengar balasan artis yang sangat ia idola kan,akan kecantikan dan bakat yg bagus itu pun sedikit kecewa. "yh tuhan kenapa harus rumor itu bener, padahal aku selalu berfikir positif mengenai rumor itu. aku sangat kecewa mba naina, tapi aku akan tetap menjadi fans mu mba " ucap putri dalam hati yg sangat merasa kecewa pada idolanya.


"hay kenapa melamun, cepat lakukan tugas mu, aku sungguh tak ada waktu" kata naina lagi karena tak mendapat jawaban.


"eh..eee mba naina maaf maaf , bentar yh mba say pesan kan " jawab putri panik dan segera melakukan tugas nya , sepertinya ia takut kena marah naina lagi .


"hmmm" jawab naina datar

__ADS_1


Juju naina tak bermaksud membentak resepsionis itu, tapi sekali lagi naina punya alasan .


setelah menunggu 2 menit


"mba naina kamar nya sudah dipesan, kamar VVIP no 44 ada di lantai 6 yh mba, ini kartunya mba semoga bisa puas dengan kamar VVIP nya mba". ucap putri sopan dan memberikan kartu itu pada naina.


"oke thank you". jawab naina dan menerima kartu itu dan segera pergi. sepertinya naina sungguh kelelahan.


putri pun mengarahkan pandangannya ke arah naina yg sudah mulai menjauh dari hadapannya .


"aku sangat kagum padamu mba"gumamnya dan melanjutkan pekerjaan nya.


****


bersambung πŸ€—


llike,comen, vote and share yh BESTie


papayyy

__ADS_1


__ADS_2