
"sebenernya Bianca itu kenapa sih? kok dia bisa dingin banget kek gitu yaa..? padahal mukanya imut tapi aura nya dingin..." kata Lisa yang merupakan teman Risma.
"gak tau gw juga, pengen rasanya gw temenan ama dia tapi gak ada yang dijawab semua pertanyaan gw..." tutur Risma.
"yodah lahh biarin aja... kuyy ngantin..." ajak Delia teman Risma dan Lisa.
"kuyy" jawab Risma dan Lisa.
Diperpustakaan
"Panggilan ditujukan kepada ananda Bianca Putri Albarack dari kelas 11 IPA 1 untuk segera keruangan kepala sekolah terima kasih"
"kenapa lagi sih?" batin Bianca.
Bianca pun berjalan menuju ruangan Kepala Sekolah, saat melewati koridor banyak siswa yang menatap nya heran karena ini pertama kalinya ia dipanggil kepala sekolah.
saat sampai didepan ruang kepala sekolah Bianca langsung mengetuk pintunya.
Tok... Tok... Tok...
"Permis" ucap Bianca.
"masuk" jawab kepala sekolah.
"Ada apa bapak manggil saya?" tanya Bianca To The Poin.
"itu Daddy kamu mau bicara" jawab kepala sekolah.
Bianca pun menengok kesofa disebelahnya disana ada Daddy dan juga selingkuhannya.
"Hari ini kamu izin dulu, ikut Daddy sebentar yaa...?" pinta Daddy.
"Buat apa?" tanya Bianca datar.
"sudah ikuti saja, ayo Daddy antar ambil tas nanti Daddy jelaskan di mobil" jawab Daddy.
"kalau begitu saya permisi dulu pak, terima kasih atas bantuannya dan saya minta izin untuk Bianca hari ini izin dulu" lanjut Daddy.
"ooh iya pak, sama sama. nanti saya hibungi wali kelas Bianca". jawab kepala sekolah.
"baik pak, kalau begitu kami permisi" ucap Daddy.
Bianca jalan terlebih dahulu dan dibelakangnya diikuti oleh Daddy dan selingkuhannya. Saat sampai didepan kelas banyak yang bertanya tanya siapa pasangan yang ada dibelakang Bianca? mengapa mereka mengikuti Bianca?, namun Bianca tidak menggubrisnya. Ia langsung mengambil tasnya dan langsung berlalu menunu parkiran kemudia masuk kedalam mobil Daddynya dan duduk dikursi tengah.
"kita mau kemana?" tanya Bianca datar saat didalam mobil.
"Hari ini kita akan jalan jalan bertiga ke mall, Bianca Tanta Ana mohon sama kamu yaa. Hari ini aja kamu mau yaa jalan bertiga?" ucap selingkuhan Daddy yang diketahui bernama Ana Nanda Wijaya.
"iya sayang, hari ini aja yaa, kamu mau kan?" tanya Daddy.
"hmm" Jawab Bianca singkat padat dan jelas.
"oke kita ke mall sekarang..." ucap Daddy.
Di mall...
"Bianca kamu mau makan dulu atau langsung jalan sayang?" tanya Ana.
"Terserah" jawab Bianca dingin.
"yaudah kalau gitu kita ke toko ice cream aja yukk" ajak Daddy.
"oke" jawab Ana sedangkan Bianca yang disampingnya hanya mengikuti mereka berjalan. Sampai di tempat Ice Cream.
"kamu mau rasa apa Bianca?" tanya Ana.
"Green Tea dengan Toping Almond, Strawberry dengan Toping Selai Strawberry, dan Vanila dengan Toping Extra Chocho Cips" jawab Bianca.
__ADS_1
"saya Strawberry dengan Toping Extra Chocho Cips" ucap Ana pada pelayan.
"saya Chocholate dengan toping Almond" ucap Daddy.
"baik silahkan ditunggu" ucap pelayan tersebut.
"Dad boleh Bianca nanya?" ucap Bianca.
"tanya aja sayang, kenapa?" ucap Daddy.
"kenapa Daddy selingkuh dengan Tante Ana?" ucap Bianca yang berhasil membut kedua nya saling tatap.
"huft... mungkin udah saatnya kamu tahu. Saat kamu masuk kelas 4 sd, Dad lihat Mommy kamu sedang berciuman dengan sahabat Dad dikantor. saat Dad datang mereka kelabakan dan Mom mu minta maaf pada Dad, waktu itu Dad masih bisa maaf kan tapi nggak waktu dad pergokin Mom mu sedang bercinta dengan selingkuhannya yang sekarang. saat Dad Terpuruk Tante Ana datang dan menemani Dad disaat dad terpuruk, sejak sast itulah Dad mencintai Tante Ana karena cinta Dad untuk mom mu hilang sejak Mom mu berselingkuh. memang diantara Mom dan Dad yang pertama kali membawa selingkuhan ksmi itu Dad karena Dad udah gak tahan dengan sikap Mom mu dan Mom mu malah membawa selingkuhannya juga makanya Dad selalu tengkar dengan Mom mu." jawab Daddy. tanpa disadari air mata Bianca pun jatuh, ia tak menyangka jika perempuan yabg selama ini selalu ia anggap benar ternyata busuk.
"ja... jadi... tante Ana yang membantu Dad?" tanya Bianca.
"iya.." jawab Dad.
"kenapa kalian gak pisah aja? kenapa harus tetep hidup satu rumah?" tanya Bianca lagi.
"Tante yang minta agar Mom and Dad mu gak pisah karena bagaimana pun kamu membutuhkan kasih sayang orang tua yang lengkap"ucap Tante Ana sambil berpindah duduk kesamping Bianca dan menggenggam tangan Bianca.
"sayang kamu mau kan tinggal bertiga denang dad dan Tante ana? Dad udah gak tahan sama sikap mom mu, dad mau pisah sama mom mu dan dad mau mulai awal yang baru dengan tante ana..." tanya dad nya.
"iya dad, Bianca mau. dan tante ana Bianca minta maaf kalo hiks Bianca dulu hiks pernah ngatain hikss tante hikss jala*g hikss" ucap Bianca berurai air mata.
"shut.. sayang dengerin tante yaa... tante udah maafin Bianca dari dulu, udah donkk jangan nangis nanti imutnya ilang lohh..." ucap Tante Ana sambil memeluk Bianca.
"kita mulai awal yang baru yaa.." ucap tante Ana.
"iya tante" ucap bianca sambil tersenyum.
"nahh gitu donk senyum, jangan pasang muks dingin terus..." ucap Daddy.
"iya..." ucap Bianca.
"udah udah, tuhh Ice Cream nya udah datang, habis ini kita nonton oke...?" tanya Tante Ana.
setelah menghabiskan Ice Cream mereka bertiga jalan jalan layaknya keluarga pada umumnya, Bianca bermain Time Zoon sambil tertawa dan itu membuat hati Ana dan Bryan senang. Mereka lega karena Bianca mau menerima Ana.
"sayang udah sore, kita pulang yuk" ajak Dad.
"oke" sahut Bianca.
saat dimobil.
"kamu seneng Bianca?" tanya Ana.
"seneng tante" jawab Bianca sambil tersenyum hangat.
"manggilnya jangan Tante lagi donk... Sekarang manggilnya Mommy karena setelah percerain Dad dan Mom mu selesai kita akan hidup bertiga" jelas Daddy.
"okey... Dad" jawab Bianca.
"makasih sayang udah mau nerima Tantr jadi Mommy sambung kamu" ucap Ana berkaca kaca.
"Bianca juga seneng kok Mom, mulai sekarang kita mulai hidup yang baru" ucap Bianca.
"iya sayang" ucap Ana.
*Sampai Diruma*h.
Saat turun dari mobil Ana dan Bianca saling merangkul pinggang sambil terus tersenyum sedangkan Bryan dibelakang membawa belanjaan mereka tadi.
"BIANCA... APA YANG KAMU LAKUKAN...??!! KENAPA KAMU PERGI DENGAN JALA*G INI HAH?!!" teriak Melinda yang sedang diruang tamu bersama dengan selingkuhannya.
"Emang masalah buat mom?" tanya Bianca datar.
__ADS_1
"kenapa kamu jalan sama dia? sedangkan kamu gak pernah mau jalan sama Mommy?" tanya Melinda.
"kan kalo aku jalan sama Mommy, Mommy pasti ngajak baj*ng*n itu dan pasti Mommy lupa sama aku" jawab Bianca datar.
"udah sayang, kamu masuk kekamar sama Mommy kamu dan mandi setelah itu kita makan malam khusus malam ini Daddy akan suruh maid untuk bikin masakan Favorit kamu yaitu Ayam Bakar Saus Inggris" ucap Bryan.
"oke dad, Ayo mom" ucap Bianca sambil menarik tangan Ana.
"iya sayang, pelan pelan. Honey belanjaannya taro dikamar yaa" Ucap Ana.
"yaa honey" saut Bryan.
saat makan malam.
"Mom malam ini tidur sama Bianca ya?" pinta Bianca pada Ana.
"iya sayang" jawab Ana sambil mengelus rambut Bianca penuh kasih sayang.
"lohh... kalo Mommy Ana sama Bianca, Daddy sama siapa?" tanya Bryan lesu.
"tidur sendiri lahh.... yaa gak mom?"
"iya"
"Bianca kamu bahkan mau tidur satu ranjang dengan jala*g ini sedangkan dengan Mommy gak pernah mau? dan tadi kamu manggil dia Mommy? ya tuhan dia bukan Mommy kamu Bianca aku Mommy kamu...!!" Tanya melinda meninggikan suaranya.
"bodo amat, lagian kan emang bener kalo Mommy Ana bakal jadi Mommy Bianca" jawab Bianca.
"Bianca benar, Besok aku akan urus perceraian kita dan besok juga aku akan pindah dari rumah ini. Satu lagi mungkin Rumah ini aku kasih kekamu sebagai harta gono gini tapi perusahaan aku ambil alih semua" ucap Bryan dengan lantang.
"maksud kamu, kamu mau Nikah sama jala*g ini gitu?!" tanya Melinda ketus.
"yang jala*g itu kamu Melinda, kamu yang pertama kali selingkuh bukan aku. Dan satu lagi Bianca sudah tahu semuanya, dan dia memilih hidup bersama ku"
"kamu gak boleh ambil Bianca..!!!" ucap Melinda.
"Tapi aku maunya ikut Daddy, udah lah ayo mom kita tidur aku capek dengerin perdebatan mereka" ucap Bianca pada Ana.
"iya sayang ayo... Honey jangan ladenin dia, mending kita tidur bersama malam ini" ucap Ana.
"oke ayo sayang" ucap Bryan sambil merangkul Ana dan Bianca.
mereka pun Tidur bertiga dikamar Bianca dengan posisi Bianca ditangah dan Ana disebelah kanannya sambil memeluk Bianca sedangkan Bryan disebelah kiri Bianca sambil memeluk Bianca dari belakang.
keesokan harinya.
Ana bangun terlebih dahulu dan tersenyum melihat Bianca tidur memeluk dirinya. Sejujurnya Ana mencintai Bryan itu tulus bukan karena harta dan juga sebenarnya sejak pertama kali bertemu Bianca dia sudah jatuh cinta pada Bianca namun sayang Bianca tidak suku padanya.
"sayang bangun, kamu harus sekolah" ucap Ana sambil mengelus pipi Bianca.
"eumm... morning Mom" ucap bianca sambil tersenyum lalu 'cup' sebuah kecupan mendarat dipipi kanan Ana.
"Morning juga sayang" ucap Ana sambil mengecup pipi kiri Bianca.
"kamu mandi trus siapa siap gih nanti telat loh..." ucap Ana.
"iya mom" jawab Bianca sambil masuk kedalam kamar mandi.
"honey bangun udah siang" ucap Ana sambil menggoyangkan badan Bryan.
"iya Honey,,, Ehh mana Bianca?" tanya Bryan.
"lagi mandi, kamu juga mandi kan hari ini kita pindah nanti aku mau ngepak barang barang kita dan Bianca supaya Bianca pulang sekolah dia langsung kerumah baru kita"
"iya honey"
To Be Continued
__ADS_1
********
Guyss khusus eps kali ini aku up nya sampe 1500 kata karena untuk bayar hutang kemarin karena jarang up. kalo gak percaya cek aja sendir. Love You Readers ku...💖💖