(Janji Manis)Hujan

(Janji Manis)Hujan
#Masih Sama


__ADS_3

Hay hay semua.....jumpa lagi ya😊semoga kalian semua suka sama karya pertamaku..maaf jika masih banyak kekurangan tapi aku berusaha memberikan yang terbaik untuk kalian semua readers ku....


Oke kalo gitu kita lanjut ya......😊😊😊😊


*****®


Pagi yang sama saat Satya kembali mengantar Nena berangkat sekolah.


"Hay selamat pagi,"sapa Nena


"Hay selamat pagi juga,"jawab Satya.


"Apakah sudah lama menunggu?"Nena bertanya untuk sekedar basa basi.


"Enggak juga kok, baru sebentar,"jawab Satya sambil menghidupkan mesin motornya.


"Oke ayo berangkat, nanti kita kesiangan kamu nanti bisa telat,"ajak Nena,karena dia takut akan telat.


"Santai hari ini kan hari sabtu jadi aku santai kok,"Satya menjelaskan.


"Hem baiklah jika seperti itu,"Nena menanggapi dengan seadanya.


Merekapun berangkat ke sekolah bersama seperti biasa. Selama perjalanan mereka masih dalam pemikiran masing masing, Nena yang sebenarnya gugup memikirkan besok pagi ketika bertemu dengan sahabat sahabatnya untuk sebuah penjelasan yang Nena tidak tau akan jadi seperti apa nantinya. Di saat Nena masih melamun Satya pun membuyarkan lamunan Nena.


"Nena kamu sudah kasih tau Hani dan Yuli untuk acara besok?"tanya Satya penasaran.


Nena yang sedang melamun jadi kaget, dan akhirnya menjawab dengan gugup.


"Sususu...dah,"jawab Nena dengan terbata karena saking kaget nya.


"Kamu kenapa?kok jadi gugup gitu?"Satya sedikit merasa heran.


"Ahh tadi itu aku kaget, iya aku sudah kasih kabar ke mereka, nanti aku tanya ke Rina dan Lisa soal jawaban mereka ya,"jelas Nena, karena memang dia sudah berpesan kepada dua temannya itu.


"Hemm baik lah, kamu gak apa kan?santai saja jangan panik ya,"ucap Satya dengan lembut bermaksud menenangkan Nena.

__ADS_1


"Aah iya ya, aku akan, berusaha tenang.


*Gimana gak panik kamu mah enak lah aku yang kepikiran karena Hani itu sahabat baik ku*batin Nena gamang.


Akhirnya mereka sudah sampai di sekolah Nena, Nena pun langsung turun dari motor dan tak lupa mengucapkan terimakasih ke Satya.


"Satya makasih ya, maaf merepotkan mu terus,"ucap Nena sebelum masuk ke sekolah nya.


"Sama sama aku gak repot kok, aku malah seneng, jadi santai saja ya,"jawab Satya seperti biasa di selingi dengan senyuman khas dia.


"Ya sudah kalo gitu aku masuk dulu ya,kamu hati hati di jalan, jangan lupa makan siang,"seperti biasa Nena akan selalu mengingat kan Satya. Hal itu sudah dia lakukan sejak mereka masih sebagai sahabat baik di SMP.


"Siap bos,"canda Satya.


Kemudian Satya melajukan motornya berangkat ketempat dia magang dan Nena masuk ke sekolah.


Disekolah Nena


Nena masuk ke kelas dia berfikir akan ke kelas Rina dan Lisa setelah jam istirahat dan untuk saat ini Nena hanya ingin diam menunggu bel masuk berbunyi, karena tak lama pelajaran pun di mulai


Nena bersiap ke kelas Rina terlebih dahulu,, Nena pun melangkahkan kaki nya kelas Rina dan mulai mencari Rina, Nena bertanya kepada teman Rina, dan teman Rina mengatakan jika Rina sedang ke kantin,tunggu saja sebentar dan benar setalah beberapa menit Nena menunggu akhirnya Rina datang juga.


"Hay Rin,"sapa Nena saat mereka sudah dekat.


"Hay juga Na, oya kamu kesini pasti mau menanyakan surat balasan dari Hani ya?"tebak Rina.


"Iya kamu benar,adakah?"tanya Nena was was .


"Ada donk sebentar ya aku ambilkan di tas dulu,"jawab Rina dan bergegas masuk ke kelasnya.


"Siap aku tunggu di sini saja ya,"jawab Nena yang memilih menunggu di depan kelas Rina. Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya Rina keluar membawa surat balasan dari Hani.


"Ini Na suratnya,"kata Rina sambil menyerahkan surat itu.


Makasih ya Rin,"ucap Nena dengan senyuman mengembang.

__ADS_1


"Oke sama sama, santai saja,"balas Rina.


Nena pun pergi ke kelas Lisa untuk hal yang sama dan belum sampai di kelas Lisa, Nena sudah bertemu dengan nya di depan kelas Nena. Ternyata sejak tadi Lisa juga sedang menunggu Nena.


" Hay mbak mencari ku ya,"tanya Nena basa basi.


"Iyalah kamu dari mana?sejak tadi aku nungguin kamu,"tanya Lisa dengan cepat.


"Aku dari kelas Rina mbak, oya mbak gimana Yuli?mau gak dia?"tanya Nena was was.


"Iya dia mau dia akan datang besok di jam 10,"jawab Lisa, dan membuat Nena lega.


"Ah, makasih mbak buat bantuannya,"Nena mengucapkan terimakasih dengan senang.


"Oke sama sama Na, kalo gitu aku ke kantin dulu ya,"pamit Lisa.


"Oke mbak, selamat makan siang,"Nena melambaikan tangan kepada Lisa.


Merekapun berpisah, Lisa ke kantin sedangkan Nena memilih untuk ke kelas nya, agar bisa membaca surat dati Hani, dan iya surat itu berisi jika Hani akan datang ke rumah Nena.


Nena lega tapi juga ada rasa khawatir dalam hatinya mengingat acara besok, Nena menghela nafas panjang dan menenangkan dirinya sendiri...


*Santai Nena ini semua akan baik baik saja, tak perlu gugup, oke,"ucap Nena menyemangati dirinya sendiri.


flashback on.


Dua hari lalu Nena sudah mengirim pesan melalui surat yang dia titipkan ke Rina dan juga Lisa, karena pada waktu itu Nena belum memiliki ponsel jadi dia berkomunikasi kepada sahabatnya melalui surat yang dia titipkan kepada orang yang dekat dengan sahabat sahabat nya itu, dan untuk Lisa dia masih saudara Nena jadi ya Nena memanggilnya dengan sebutan mbak, mereka semua selalu baik kepada Nena, dan selalu membantu Nena dalam hal surat menyurat hehehehe.


flashback off.


Oke semua sampai disini dulu ya....tunggu untuk episode besok sedikit menegangkan untuk Nena dan sahabatnya karena pengakuan Satya.


Hemm kira kira bagaimana ya respon sahabat sahabat Nena?apakah akan marah?atau mereka malah merestui Nena dan Satya?hayoo siapa yg mau ikutan menebak??😊😊😊🤗🌷🌸


Jangan lupa like dan komennya ya.

__ADS_1


__ADS_2