[Revisi]What And Why?

[Revisi]What And Why?
BAB 5 "tak memerlukanmu"


__ADS_3

Anak ini datang dari mana lagi coba,? setelah mark sekarang bocah breng**k ini yang meluk meluk adek gw.Ih apa sivanya ini udah punya pacar makanya dia mau dipeluk sama cowok itu??-Batin Vino


Tunggu aja nanti aku kasi pelajaran sama kalian satu satu, berani beraninya kalian menyentuh adek gw.Vino yang tebakar amarah pun membentak cowok itu, yang tak lain adalah willyam.


"Lepasin tanganmu dari adik gw, jangan loe pikir gw gk bisa berbuat apa apa yh sama kamu".ucap vino mengacungkan tangan kearah willyam."Emang loe siapa.berani beraninya loe ngatur gw".ucap willyam sombong.


Vanya yang mendengar perkataan itu, seketika dengan respon cepat mendorong badan willyam yang mendekapnya dengan erat."ihh apaan sih loe geser jng sentuh sentuh gw".bentak vanya


"Aku cuman mau bantuin kamu, jadi kamu ngk mau ngucapin apa apa gitu?".ucap willyam pada vanya. "eh denger yah, aku Tak memerlukan bantuanmu".Teriak vanya dan langsung pergi meninggalkan kantin, diikuti oleh kedatangan yulicha dibelakangnya.


Yaya, tungguin gw-Yulicha


Beruntung banget jadi anak, udh lagi dikejar banyak cowok tuh malah ngehindar.anday gw diposisi dia-batin Yulicha


setelah menjauh dari keadaan itu, Vanya mengajak yulicha keperpustakaan sekolah. awalnya Yulicha mau keperpustakaan tapi, saat melihat willyam masuk perpustakaan dia mengajak vanya pergi. Vanya menolak tawaran itu jadi yulicha pulang keasrama duluan.


Kini vanya mengenggam bantak buku ditangannya, entah kenapa akhir akhir ini minat bacanya bertambah.

__ADS_1


Brakk...


buku yang tadi dipegang vanya, terjatuh dan kini berserakan dilantai. "kalo jalan liat pake mata dong". Teriak willyam. "iyah iya maaf ". ucap vanya yg tak menyadari orang yang ditabraknya adalah willyam, dia masih sibuk berjongkook merapikan bukunya satu persatu.


willyam yang dalam sesaat menyadari bahwa yang menabraknya adalah vanya, dia langsung berjongkok membantu vanya. "KAMU". ucap vanya yang terkejut melihat sosok willyam disepannya. "ini kedua kalinya aku bantu kamu, ngk mau bilang terimakasih lagi??". Ucap willyam.


Hiks,, hiks,, hikss,,(cara terbaik vanya untuk memenangkan perdebatan adalah air mata buayanya).Eh ini cewek kenapa lagi nangis,,ini perpustakaan ngk boleh ribut.kalo sempat dia nangis keras gimana dong?? -batin willyam


"eh udh jangan nangis lagii, iya iya deh gw yang salah gw mintak maaf yahh jangan nangis lagi".ucap willyam yang langsung mendekap vanya.hehe dasar brengse** gw baru tau kalo orang brengsek bisa minta maaf-batin vanya


*****


setelah membaca tumpukan buku tadi diperpustakaan,Vanya tak lupa meminjam satu buku lagi karna perpus akan segera tutup.Vanya pulang keasrama sambil terkekeh kekeh membaca komik yg ada ditangannya.


Sekarang willyam berada didepan kamarnya, berjongkok mengikat tali sepatunya.


Gubrakk...

__ADS_1


lagi lagi vanya terjatuh diatas tubuh pria itu, karena tak memperhatikan langkahnya.Buku yang dibacanya tadi terlempar kesudut atas kepala pria tersebut.Vanya berusaha menggapai buku itu dengan posisi menindih badan willyam.


~Cupp💗


Bibir vanya mendarat dipipi willyam, karena terpeleset."Aku menyukai posisi ini".ucap willyam menyungingkan senyum devilnya.


To be countain


DONT FORGET TO LIKE, COMMEN,RATE AND SHARE...


Jangan lupa juga buat mampir kekarya aku "Planting seeds of love" & "When bangtan are my big brother"




💌💌💌💌💌💌💌💌💌💌💌💌💌💌

__ADS_1


__ADS_2