
jam menunjukkan pukul 7.00 wib
Rendra baru terbangun dari tidurnya . karna hari INI libur dari Sekolah setelah selesai ujian . Tinggal menunggu acara perpisahan dan penerimaan ijazah .rendra menengok ke samping . di atas naskah jam menunjukkan pukul 7 pagi dia langsung kaget karna hari ini ia sudah ada janji dengan ke 3 sahabatnya
Astaufirllah..... gue kesiangan . ini nih kalau gak sekolah habis sholat subuh balik molor .batin rendra
langsung kaget
Langsung dia segera beranjak bangun tidur dan mengambil handuk yang tergantung di belakang pintu .
Tapi, tiba - tiba dia mendengar percakapan ke 2 orang tua nya membicarakan perjodohan dirinya dangan seorang gadis dari desa sebelah. hal itu tentu membuat rendra diam dan terkejut
percakan bapak dan ibu rendra ~
"Bapak anak kita sudah lulus sekolah.bagaimana dengan rencana kita untuk ke depannya pak. kita harus secepatnya memberitahu rendra kalau kita sudah menjodohkan dia dengan seorang gadis" suara ibu membuka percakapan .
" ibu tenang saja, anak kita itu penurut dan aku yakin dia akan setuju dengan rencana kita bu .jadi ibu tidak usah khawatir. putra kita punya sifat sabar, penurut dan tertutup. jadi tenang saja "kata bapak membalas ucapan istrinya
" tapi pak. anak kita tampan dan juga cerdas,, apa waktu di sekolah dia tidak ada gadis yang berdekatan atau menjalin hubungan dengan seorang gadis di sekolahnya. ibu takut kalau putra kita ada hubungan dengan gadis lain dan menolak perjodohan yang sudah kita atur pak" kata ibu melanjutkan bicaranya
" ibu tenang saja, putra kita tidak dekat dengan gadis atau punya hubungan dengan gadis di luar sana. karna bapak tau dia hanya fokus bersekolah saja" bapak menerangkan
" kita sudah berjanji dengan akan menikahkan rendra dengan putri nya setelah lulus sekolah bu. tenang ya " bapak
" bener pak kalau anakku tidak ada atau tidak punya hubungan dengan gadis lain. ibu takut kalau dia dekat dengan gadis lain dan akan menolak "kata ibu menimpali
" kasian calon mantuku kalau putra kita dekat dengan gadis lain. ibu tidak akan terima karna ibu hanya mau punya menantu 1 saja.. ibu sudah terlanjur sayang dan cinta dengan calon menantu kita pak. ibu gak mau klau putra kita menikah dengan gadis lain. apalagi mengingat janji bapak sama mereka " kata ibu melanjutnya bicara nya. yach seorang ibu akan memberikan terbaik untuk putra tunggalnya. tidak mau dan tidak ingin putra salah memilih perempuan. maka dari itu ibu ingin menjodohkan putranya dengan anak sahabatnya karna sang suami sudah berjanji sejak dulu. mereka sudah tau bibit ,bobot ,bebetnya.
bapak hanya diam saja. berpikir apapun yang terjadi putranya harus menerima perjodohan ini sesuai dengan perjanjian yang ia buat dengan sahabatnya .karna klau tidak istrinya pasti akan sedih.apallagi dia sudah jatuh hati dengan anak gadis sahabatnya yang sekarang tinggal di pesantren.
gadis berhijab sopan santun, sabar dan pandai ilmu agama. semua orang pasti menyukai nya. apalagi dengan parasnya yang manis dan anggun. tapi apakah putranya mau menerima nya. ' aaaach sudah pasti putra nya akan menerima, siapa yangmenolak bila dahi jodohkan dengan gadis pilihan nya" ayah membatin.
__ADS_1
rendra yang masih di dalam kamar sedang menguping pembicaraan ke 2 orang tua terdiam sesaat. memikirkan apa yang harus ia lakukan. apa bisa dia menikah dengan gadis yang tidak di kenal bahkan nyaris selama hidupnya dia tidak pernah dekat dengan gadis atau malah bisa di katakan tidak mau mempunyai fikiran dengan namanya perempuan. berhubungan dengan perempuan atau sejenisnya. karna yang selama ini yang dia fikirkan hanya belajar, belajar dan belajar. dan rendra juga mempunyai impian bisa terbebas dari ke 2 orang tua. pemuda itu bersandar di dinding sambil memegang dadanya terkejut apa yang harus dia lakukan.masih mendengar ke 2 orang tuanya membicarakan perjodohan dia dan gadis yang akan di jodohkan dengan nya.
rendra yang masih menguping hanya bisa menghela napas dalam dalam setelah mendengar pembiacaraan ke 2 orang tua nya. segera ia keluar dari kamar bermaksud ingin ke kamar mandi bersiap - siap ingin keluar rumah.
CEKLEK
" Looooh bapak sama ibu tumben masih di rumah dan belom berangkat kerja" tanya rendra dengan orang tua nya sambil berjalan menuju kamar mandi. dan hanya di balas suara lembut sang ibu
" ibu sama bapak sedang berdiskusi setalah lulus sekeloh putraku yang tampan dan cerdas mau meneruskan kuliah atau tidak. setelah itu kami baru akan berangkat bekerja nak " suara ibu yang lembut berbicara dengan putra tunggal nya.
" okey ibu habis mandi langsung sarapan kok" jawab pemuda itu sambil tersenyum dan meneruskan langkah nya ke kamar mandi. tetapi rendra diam - diam masih ingin mendengar pembicaraan ke dua orang tua nya .
" ayo bapak kita berangkat kerja. nanti setelah pulang kita baru membicarakan ini dengan putra kita pak " kata si ibu kepada suaminya
" ya sudah klau begitu kita berangkat sekarang" jawab suaminya.
__ADS_1
mereka keluar rumah dan menaiki mobil masing masing ke tempat kerja. suarq deru mobil memberitahukan bahwa sudah menjauh
rendra masuk ke kamar mandi untuk cuci muka dan gosok gigi. keluat kamar mandi tanpa berganti . rendra angsung menuju dapur melihat menu buatan ibu nya yang tertata rapi di atas meja makan . memakan sarapan nya dengan tenang dan lahap.
sesaat rendra terdian memikirkan tentang perjodohan dan perjanjian yang di buat oleh bapak nya .setelah selesai sarapan rendra langsung menuju wastafel untuk memcuci pirinh dan gelas yang ua pakai( maklum gak ada pembantu. jadi habiz makan minum cuci sendiri ) . setelah itu rendra menuju kamar untuk berganti pakaian. karna hari ini ia ada temu janji dengan ke 3 sahabatnya.
Mengambil baju kaos ,celana pendek dan jaket. tak lupa membawa ransel di belakang punggung . rendra mentap bayangnya di cermin. melihat dirinya semakin tumbuh dewasa dan sebntar lagi lulus .aach rasanya sungguh senang tiada tara terbebas dari penjara rumah . he he he he
*Sebentar lagi gue lulus ..... yuhuuuu*
*dapet ijasah habis itu kerja .apa gue izin cari kost aja yach setelah ini . gue gak mau terkurung di dalam rumah .apalagi,,,,,,, perjodohan. masak jaman sekarang masih percaya sih*. batin rendra memandang bayangannya
setelah selesai bermonolog dengan bayangan rendra keluar kamar menuju garasi . tak lupa memakai sepatu dan memakai helm . menaikki motor gedenya keluar rumah.
.......... Next di sini yach .
yang ini udah di revisi lebih seru dan menarik
__ADS_1
SELAMAT MEMBACA