
pukul 17.00 wib rendra sampai di rumah .
Rendra sudah sampai di pekarangan rumah nya. di sana sudah ada mobil ke dua orang tua nya. rendra segera memarkirkan kendaraan nya dan langsung masuk ke dalam rumah . di dalam sudah bapak dan ibu yang seperti nya sudah menunggu kedatangan nya.
' oh astaga naga, apa meraka akan membahas tentang perjodohanku' batin rendra berkata
rendra berjalan menuju ruang Keluarga menaruh belanjaan nya di sana yang sudah ada bapak dan ibunya.
" nak....putra ku sudah sampai rumah ternyata. lekas mandi dan sholat yach. ibu sma bapak ada hal penting yang mau kita bahas" suara dari wanita yang melahirkan rendra ke dunia ini . begitu lembut dan penuh kasih sayang
" baik bu, emang ada hal penting apakah? . kenapa seperti nya ini menjuru ke keseriusan ." jawab rendra.
" iya ada hal yang perlu di bahas. sekarang bersih bersih lah dulu okey. waktu sholat ashar mau habis" kata ibu sambil tersenyum hangat kepada rendra
" okey bu, rendra bersih bersih dulu terus langsung sholat yach" jawab rendra lagi.
sekarang pemuda tampan itu masuk ke kamar mengambil handuk serta pakaian ganti. keluar kamar menuju kamar mandi untuk membersih kan diri. berganti dengan baju dan celana santai. setelah itu masuk kamar ia mengambil sarung dan sajadah. menunaikan ibadah sholat .rendra hampir tidak pernah bolong menunaikan ibadah 5 waktu. setelah selesai ia segera melepas sarung dan melio
pat sajadah. menaruh di tempat semula.
rendra berjalan di almari kecil mengambil dan memakai pemode agar terlihat tampan . pakai pelembat wajah supaya muka nya tetap baby face. yach walaupun rendra laki laki. tapi dia juga perawatan muka dan seluruh tubuh . karna dia betul betul menjaga penampilan. nama nya juga anak muda walau di rumah tetap harus tampil okey .. setelah semua okey dan beres langsung dia ke luar kamar menuju ruang keluarga . di sana ke dua orang tua nya masih bercengkrama.
" ibu bapak aku sudah selesai" kata rendra sambil duduk di sofa sebelah ibu nya.
" wach anak ibu sudah semakin besar dan tambah tampan yach. duuuuh pasti banyak anak gadis orang yang jatuh hati dengan putra ibu satu ini " kata ibu rendra sambil tersenyum.
" jelaslah tampan orang bibit bapak kan bagus bu. makanya putra kita ini tampan menawan " kata bapak menimpali .
" ya ya ya ya bapak benar, bibit bapak memang bagus dan perlu di ragukan lagi " jawab ibu sambil manggut manggut .ternyata suaminya punya kepercayaan diri begitu tinggi
__ADS_1
sedangkan rendra. pemuda itu hanya tersenyum . lucu saat melihat ke dua orang tua nya bercanda gurau. hatinya merasa tentram damai . sangat harmonis, ia berdoa dan berharap kelak dia juga mempunyai keluarga yang harmonis seperti
Duduk becanda gurau dengan mikayla pasti akan jadi pemandangan indah, oooooh astaga bayangan apa ini .rendra mengggeleng geleng kan kepala nya.
" kenapa kamu menggeleng geleng kan kepalamu ren. kamu sakit kah. atau sedang memikirkan sesuatu" kata bapak pada putra nya
" bukan pak , cuman rendra bahagia melihat kalian ber dua selalu akur" jawab rendra sambil tersenyum hangat
" oh kalau itu sudah pasti bapak sama ibu mu selalu akur dalam hal apa pun" kata bapak .
" dan yang pasti kita selalu bahagia dalam hal apa pun." kata bapak melanjut kan.
rendra hanya tersenyum mendengarkan perkatan bapak nya.
" nak .... sebenar nya bapak sama ibu ingin membicarakan masalah penting".... bapak menjeda ucapan nya. "masalah tentang perjodohan mu dengan anak teman bapak yang kamu sendiri sudah mengenal nya nak . dulu waktu kalian masih kecil kami sepakat akan menjodoh mu nak " kata bapak rendra menerangkan.
" semoga kau tidak marah kepada kami dan mau menerima gadis itu apa ada nya . mau kan ren ber lapang dada menerima gadis yang akan kami jodohkan dengan mu nak" kata bapak lagi
" siapa gadis yang akan di jodoh kan dengan ku, pak " tanya rendra
" dia teman masa kecil mu putra ku " kata ibu
" teman masa kecil??? emang siapa bu" kata rendra
" si ira.... humaira . kamu ingat kan dulu kita selalu main ke rumah nya " kata ibu rendra
" hah..... si ira yang lagi mondok itu bu???" tanya rendra sedikit kaget
" iya si ira. giamana nak. mau kah kamu setelah ini menikah dengan ira. menjaga dan membimbing nya , kalian sudah sedari dulu kenal. tidak akan susah ber adaptasi kan" kata bapak
__ADS_1
" tapi apakah si ira tau kalau dia akan di jodohkan dengan rendra pak " kata rendra lagi. sepertinya pemuda itu ingin mencari celah
" tentu saja nak ira mau nak. sedari dulu sebelum dia masuk ke pesantren umi sama abi nya sudah memberi tahu jika kelak dia akan menikah denganmu anakku .jadi waktu dia berangkat dan mondok dia hanya akan fokus belajar saja dan menuntut ilmu. karna dari awal dia sudah di beri tahu tentang perjodohan ini" kata bapak menjelaskan.
"tapi kenapa bapak sama ibu baru memberi tahu kalau aku akan di jodohkan dengan ira. kenapa tidak memberi tahu rendra sejak dulu . kenapa baru sekarang pak. kenapa baru jujur sekarang " kata rendra seperti dia keberatan akan perjodoh ini . kenapa dia baru tahu akan di jodohkan dengan ira setelah bertemu mikayla . andai kata tahu dari awal dia tidak akan memandang mikayla tadi.
" kenapa nadamu seperti nya kamu menolak ren" kata ibu
" bukankah kalian saling kenal jadi tidak masalah kan .karna sudah tau sifat masing - masing ren" kata bapak menimpali
"apa kamu punya kekasih di luar sana ren" kata ibu berfikir seperti nya putranya tidak mau menerima perdojohan ini dan punya kekakasih
" jangan katakan kepada kami bahwa kamu sekarang dekat dengan seorang gadis di luar sana rendra "kata bapak
" bukan,,,,, bukan aku punya kekasih pak.... bu .tapi kenapa mendadak seperti ini" kata rendra mematahkan anggapan ke dua orang tuanya kalau dia punya kekasih.
" lalu kenapa nada bicaramu seperti tidak menerima perdojohan ini" kata bapak dengan nada tegas nya.
" katakan kepada kami sejujurnya rendra, apa yang tengah kamu sembunyikan" kata bapak lagi. sedangkan pemuda itu hanya diam tanpa merespon perkataan bapak barusan .tidakkah orang tua nya berfikir ini terlalu dini dia menikah . sedangkan usia nya baru menginjak 18 tahun.
" rendra jawab pertanyaan bapak " kata bapak dengan nada tegas nya.
sedang ibu di sebelah rendra hanya mentapnya tanpa berkata kata. tapi tangan kanannya seraya mengelus pundak bapak nya. tangan kirinya memegang tangan rendra. ibu terlihat sedih dengan apa yang terjadi. apa lagi ini baru pertama kalinya rendra membatah perkataan bapak nya. biasanya putra nya selalu menurut.
" apakah rendra tidak ber hak menentukan masa depan rendra sendiri pak ...bu..." apakah rendra tidak boleh menuliskan garis takdir rendra sendiri" kata rendra dengan parau seakan dia ingin memberontak .
tidakkah ke dua orang tuanya sudah mengekang rendra dari kecil. harus patuh dan menurut tanpa protes. membatasi aktifitas keseluruhan . di kekang dan terus di beri peraturan yang super ketat. tidak kah ke dua orang tuanya membiarkan rendra sediikit bernafas ingin kebebasan tanpa aturan .ingin menemukan cinta tanpa paksaan.
,,,,,,,,,,,, NEXT
__ADS_1
SELAMAT MEMBACA