12 Bintang Untuk Bulan

12 Bintang Untuk Bulan
History


__ADS_3

Bel istirahat berbunyi membuat mereka semua siswa-siswi Zoodiacos Cyclos High School langsung menuju ruang makan. Tak ada yang spesial dari sana, mereka hanya menjalani kebiasaan mereka. Walau mereka siswa siswi baru tetap saja mereka harus segera beradaptasi di lingkungan sekolahnya. Gedung sekolah mereka yang terpisah oleh kakak kelas mereka membuat mereka tak perlu sungkan melakukan hal yang mereka sukai.


Semuanya terasa asing untuk seorang pria yang sedang berjalan sendirian. Dia tak suka bergaul apalagi ia tak begitu akrab dengan teman satu kamarnya. Yang ia tau ia harus sekolah yang benar dan lulus. Memang pria yang tak suka mengekspresikan dirinya dan tak suka untuk berbicara terlalu panjang itu hanya menatap datar setiap langkahnya.


Sesekali ia melirik sekitar untuk memastikan dimana tempat tujuannya. Tempat dimana dia bisa mengekspresikan dirinya tanpa perlu ragu. Dimana ia bisa menenangkan dirinya yang tengah beradaptasi dengan lingkungan sekolahnya sekarang. Di tariknya nafas lelah ketika ia tak menemukan tempat tujuannya itu. Sampai matanya menatap sebuah tulisan yang begitu ia nantikan sejak tadi.


Matanya berbinar senang lalu melangkahkan kakinya masuk ke ruangan itu. Sepi, itu yang pertama kali ia lihat sampai matanya menatap sebuah piano besar di tengah ruangan itu. Tanpa ragu ia langsung mendekati piano itu, tatapannya meneliti piano itu membuat ia memutuskan untuk memainkannya. Alunan piano yang begitu indah membuat ia langsung menutup matanya menikmati setiap alunan yang ia ciptakan tanpa tau jika ada seseorang yang memperhatikannya.


"Sangat indah" ucap seorang pria yang berada tepat di depan pintu ruang musik tersebut


Pria yang tengah memainkan piano itu langsung terhenti karena mendengar suara orang lain. Tatapan nya langsung tertuju kepada pria yang tengah bersandar di depan pintu.


"Ah..maaf, saya neron" ucap pria yang bernama neron itu membuat pria yang tengah menatapnya menghembuskan nafas pelan


Tanpa kata pria itu melangkah akan meninggalkan ruang musik itu namun di tahan oleh pria bernama neron itu.


"Pisces bukan, zodiak kita cocok apakah kita bisa berteman" ucap neron dengan senyuman yang menunjukkan gigi kelinci miliknya


Pria itu sedikit tersenyum tipis lalu menatap remeh pada neron yang masih dengan senyuman manisnya.


"Tidak" ucap pria itu dingin lalu melangkah pergi


"Eros Kayana Bima, menarik" ucap neron pelan


Nama pria itu adalah eros, dia adalah pria dingin yang malas bergaul. Tapi


hal itu juga yang akan membuatnya terjebak pada pria bernama neron itu. Eros memikirkan ucapan pria tadi, ia bilang zodiak mereka cocok apakah benar. Eros memang tak pernah tau tentang zodiaknya apalagi dengan zodiak yang lain. Sikapnya yang terlalu malas untuk mengetahui ini itu membuat ia hanya fokus pada hobinya yang berhubungan dengan musik.

__ADS_1


"Eros" panggil seorang wanita berumur yang membuat eros menghela nafas lelah


"Iya miss" sahut eros sopan


"Kepala sekolah mencarimu" ucap miss Ariel


"Iya miss" jawab eros langsung menuju tempat ruang kepala sekolah berada


Di ruangan itu tak hanya kepala sekolah saja di sana, namun eros melihat ada dua pria dari zodiak gemini dan zodiak taurus membuat ia mengerutkan dahinya bingung.


"Eros Kayana Bima" ucap Oris kepala sekolah mereka membuat kedua pria itu menoleh


Eros mengerutkan dahinya lalu ikut duduk bersama kedua pria dari zodiak gemini dan taurus itu.


"Huh..baiklah, saya memanggil kalian kesini karena ini ada hubungannya dengan kedua belas zodiak. Tentu saja kalian tau kan soal tragedi yang terjadi pada saat zaman yunani kuno. Tragedi itu terjadi karena kekuatan kegelapan yang begitu benci pada bulan. Hm..bagaimana ya, tapi kita tak bisa diam saat bulan akan di hancurkan lagi oleh mereka. Jika bulan hancur semua bintang akan ikut hancur termasuk kita semua. Aku mempercayakan informasi ini pada kalian karena ayah kalian adalah seorang yang berjasa atas negeri ini. Dan aku punya misi untuk kalian, kalian harus menemukan kedua belas guardian zodiak itu dan aku yakin kalian juga termasuk dari kedua belas guardian itu" ucap kepala sekolah membuat mereka bertiga menatap tak percaya akan penjelasan soal tragedi masa lalu


"Maaf, tapi bagaimana kita tau bahwa mereka adalah kedua belas guardian zodiak, dan bagaimana kita bisa masuk di dalamnya" tanya pria zodiak gemini


Semua terdiam lalu hanya melirik satu sama lain sampai kepala sekolah mereka menyuruh mereka untuk menuju perpustakaan sekolah. Mereka bertiga berjalan menuju perpustakaan sekolah. Wajah mereka yang begitu fokus pada ucapan kepala sekolah membuat mereka bahkan tak saling berbicara. Sampainya di perpustakaan sekolah mereka langsung mencari tempat untuk membaca buku. Dicari buku sejarah setiap zodiak dan sejarah tragedi kuno itu.


"Apa kalian percaya jika kita termasuk dalam guardian" tanya pria zodiak taurus


"Entahlah aku tak tau" jawab pria zodiak gemini


"Aku sebenarnya kesal dengan tugas yang menyusahkan ini" gerutu pria zodiak taurus itu


"Aku juga jika kau mau tau" sahut eros masih fokus mencari buku sejarah setiap zodiak

__ADS_1


Namun mereka tak bisa menemukan buku sejarah salah satu zodiak membuat mereka begitu gelisah.


"Dimana buku sejarah capricon" ucap pria zodiak taurus


"Hanya buku itu yang tidak ada, bagaimana ini" sahut pria zodiak gemini


"Aku yakin ada orang yang membacanya" ucap eros


"Tapi siapa" tanya pria zodiak gemini


"Entahlah" jawab eros membuat mereka menghela nafas


"Tunggu aku tak tau nama kalian" ucap pria zodiak taurus dengan terus berjalan mencari siapa pembaca buku sejarah itu


"Ah..iya, aku caesar" pria zodiak gemini memperkenalkan dirinya


"Eros, seperti kalian tau" lanjut eros datar


"Kalau aku Jerome" sahut pria zodiak taurus


Tatapan mereka yang melihat setiap buku yang dibawa oleh siswa-siswi yang tengah membaca di sana mendapatkan tatapan tak suka dari siswasiswi yang membaca. Seakan tak peduli mereka terus mencari hingga mereka tak sengaja mendengar teriakan dari salah satu rak buku paling belakang. Mereka menuju arah suara itu dan yang mereka lihat adalah seorang pria yang tengah bersandar di dinding dengan buku sejarah zodiak capricon.


"Akhirnya buku itu ketemu" ucap caesar membuat pria yang membaca buku itu menatap caesar


"Ini?" tanya pria itu membuat caesar mengangguk "tapi aku baru membacanya" lanjut pria itu membuat caesar terdiam


"Untuk apa kau membaca buku sejarah zodiak" tanya eros membuat pria itu membeku "kami membutuhkannya" lanjut eros membuat pria itu mengerutkan dahinya

__ADS_1


"Untuk apa?" tanya pria itu dengan tatapan tajam


"Untuk mencari guardian"


__ADS_2