
saat ini.. sebuah kapal besar yang membawa banyak anak yang di culik di dalam nya. sedang berlayar menuju ke tengah laut, saat sampai di tengah tiba - tiba kapal itu berhenti..
" hei... kau cepat bunyikan trompet nya sekarang juga.. !!!" ucap sang nahkoda kepada bawahan nya.
tanpa banyak bertanya bawahan itu segera mengambil terompet lalu berdiri di geladak kapal... dan mulai mulai meniup terompet nya.
terompet itu terbuat dari perak, yang di tengah nya tergantung mutiara yang sangat berkilau...
setelah trompet di tiup, nampak air yang tadi nya tenang sekarang mulai bergemuruh, semua anak - anak yang di culik itu, merasakan rasa takut yang luar biasa..terkecuali dua orang gadis cilik di dalam kapal itu, yang tampak sangat tenang...
berbeda dengan teman nya yang sekarang meringkuk di dalam pelukan salah satu teman nya karena baru merasakan hal baru, dirinya merasa sangat takut..
" cenanglah... di cini ada alabela... !!!!.." ucap bocah yang bernama arabela.
dengan tubuh yang gemetar, dan mata yang terpejam gadis itu semakin mengencangkan pelukan nya pada teman baru nya itu, karena masih merasa takut. " alabela.... !!!!!! alice takut, calian catu - catu nya cahabat alice colong jangan cinggalin alice... !!" ucap bocah yang bernama alice dengan wajah pucat..
mendengar ucapan teman nya... arabela merasa kasihan, dia pun menepuk - nepuk punggung sahabat baru nya itu.. cukup lama posisi mereka seperti itu, hingga suara berat seorang pria meminta mereka untuk keluar dari kapal...
" hei kalian tiga bocah yang ada di sana.. cepat keluar kalian semua harus turun.!!" ucap orang itu dengan bentakan.
mendengar itu arabela mendelik marah kepada orang tersebut karena ucapan nya barusan, rasanya arabela sangat ingin memakan manusia yang ada di depan nya itu.. sedangkan alice semakin mengeratkan pelukan nya kepada arabela saat mendengar suara menggelegar pria tersebut, alice merasa semakin takut di buat nya.. bahkan sekarang bermacam - macam pikiran aneh sudah ada di dalam otak nya..
" apa .... ? me.. mereka ingin menurunkan kami, ini kan di tengah laut... apakah kami semua akan di buang di tengah laut.. !!" batin alice
" jika kami di buang tentu kami akan mati, tidak mungkin anak kecil seperti kami bisa selamat. !!" ucap lagi batin alice..
" jika aku mati, aku hanya berharap ayah dan ibu tidak bersedih atas kepergian ku.. dan kakak bisa menemukan cinta mereka ketika besar kelak.. aku menyayangi kalian, selamat tinggal.. !!" batin alice berucap pasrah.
di satu sisi berbeda lagi dengan arabela dan alice.... saat ini lavender hanya mengikuti orang itu berjalan terlebih dahulu, di saat mereka tengah berpikir tadi...
__ADS_1
dapat di lihat wajah lavender hanya menampilkan wajah datar nan dingin.. dan jika orang melihat ke matanya, mungkin akan tersesat di alam semu, karena di dalam mata itu seperti trowongan hipnotis yang sangat dalam..
semua anak merasa ngeri saat melihat samudra yang begitu luas... saat ini mereka semua tengah berkumpul di geladak kapal dan akan di lempar dalam lubang sebuah pusaran air di depan kapal tersebut, secara satu persatu.
" sekarang kalian semua berbaris.... cepaaaaatttt... !!!!" ucap pemimpin dari penculik itu dengan berteriak melengking.
semua anak yang mendengar nya merasa sangat ngeri dan takut secara bersamaan, dan repleks, mau tidak mau mereka harus berbaris... dan itu di hiasi dengan jerita ketakutan mereka saat di lempar, dan tangisan semua anak yang melihat semua teman mereka yang sesama di kapal di lempar, sekaligus menangisi nasib mereka juga.
alice yang melihat itu semakin merasa gemetar saat melihat nya.. merasakan tubuh badan teman nya gemetar arabela memeluk teman nya, guna menenangkan nya.
lavender... dia anak yang selalu tenang sedari tadi, tidak ada sorot takut di dalam matanya, dia terus memandang putaran lubang di tengah samudra dengan intens, mencoba menerawang kemungkinan bahaya apa saja yang akan terjadi.
hingga tibalah giliran alice yang akan di lempar... tapi pergerakan orang yang ingin melemparnya terhenti dengan ucapan arabela..
" cungggu caman cua... !!! ." ucap arabela dengan berteriak, sambil menghampiri orang yang ingin melempar alice itu... di sebelahnya ada tangan lavender yang di gandeng oleh arabela.
" ada apa... ?.. kau tenang saja, giliran mu setelah ini..!! " ucap orang itu dengan angkuh, dan memandang ketiga bocah yang tersisa di atas kapal itu dengan pandangan remeh.
" caman... ijinkan cami berciga berpejangan cangan... cami cidak ingin jacuh cendili - cendili.. !!" ( paham ijinkan kami bertiga berpegangan tangan... kami tidak ingin jatuh sendiri - sendiri ) " ucap arabela dengan wajah memohon..
sedangkan pemimpin penculik itu yang mendengar nya semakin senang.. " baikklah.. sekarang cepat borgol tangan mereka dan berikan kunci nya kepada salah satu nya.. setidak nya jika mereka selamat mereka bisa membuka borgol itu.. !!!" titah nya kepada bawahan nya..
segera perintah itu di turuti oleh bawahan nya.. hingga beberapa saat kemudian borgol itu telah terpasang rapi di tangan mereka bertiga, setidak nya saat mereka terguncang ombak di dalam mereka tidak akan terpisah..
mereka bertiga pun berdiri di pinggir kapal sambil berpegangan tangan... alice bahkan sudah sesegukan sekarang memikirkan akhir hidup nya.. sedangkan arabela berusaha berani di depan penculik itu, dia tidak akan menunjukkan sisi lemah nya, jika dia takut maka orang yang menculik mereka akan semakin senang...
hingga pandangan arabela dan bertemu dengan lavender... arabela menatap ke dalam mata lavender seperti jurang yang menyesatkan sungguh dalam dan gelap tanpa ujung, tiba - tiba arabela bisa melihat kilatan kehidupan di mata lavender dan itu menyiratkan sebuah pesan pada nya.. hingga arabela hanya bisa mengangguk, lalu cahaya kehidupan itupun hilang kembali, dan mata lavender kembali seperti semula.. dalam,gelap, dan tanpa ujung.
sekarang arabela hanya bisa mempercayai sahabat nya itu,, meskipun ragu.. tapi dia tidak ada pilihan lain selain mempercayai pesan dari sahabat nya.
__ADS_1
angin berhembus dengan kuat.. lalu mereka di jatuhkan dari atas kapal ke dalam pusaran air yang dalam dan berputar, dan mereka pun hilang di telan kuat nya putaran air itu.
...****************...
di lain sisi... polisi yang sudah menemukan jejak dari mobil itu, yang berhenti di pelabuhan terbengkalai segera mencari informasi nya..
setelah di dapat kan ternyata bukan hanya mereka saja yang di culik tetapi banyak anak yang di culik.. dan polisi menyakini ini sebuah organisasi gelap penculikan anak yang selama ini menjadi buronan polisi...
segera polisi menelpon para tentara dan meminta bantuan nya..
setelah di tungguh beberapa saat banyak para polisi dan tentara berkumpul di pelabuhan.. banyak kapal yang berlabuh para polisi memutuskan mencari dengan kapal... dan para tentara memastikan mencari dengan helikopter...
sedangkan orang tua arabela dan orang tua lavender sudah ada di tkp..
hingga hari semakin sore tapi mereka masih juga belum di temukan..orang tua arabela dan orang tua lavender memutuskan untuk pulang ke rumah untuk mengisi energi terlebih dahulu.. lalu mulai mencari lagi...
siang berganti malam, hingga tak terasa dua hari sudah pencarian mereka tapi masih juga belum di temukan...
******
sedangkan di tempat lain.. setelah melempar semua anak yang di culik oleh mereka.. para penculik itupun menarik jangkar nya dan mulai pergi ke negara k menuju pelabuhan terbengkalai lainnya..
bersambung..
soryy yah.. lama up, author soal nya lagi badmod, nanti kalau mood nya balik baru deh lanjut..
jangan lupa like 👍
follow juga yah ❤️
__ADS_1