
tepat pukul 10.00 malam
Driiiing... driiing..
" aah.. ribut sekali ", keluh RM meraba raba mencari alarm hendak mematikan nya dengan mata tertutup.
kriiing...kriiing...kriiiing...
" *aiis.. mengapa kau terus menggangguku !! ", rengek RM yang mulai kesal dengan alarmnya, ia duduk mengambil alarm itu dan mematikannya. " pukul 10.00 ?.. aigoo mataku masih mengantuk sekali* ", ucap RM namun tetap memaksakan dirinya untuk berdiri, ia pergi ke kamar para member lain untuk membangunkan mereka, karena bertepatan hari ini adalah jadwal RM sendiri yang membanguni para member.
RM membanguni dengan mengetuk masing masing pintu kamar para member, setelah sudah semua pintu diketuk nya, ia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan wajah. tapi setelah ia keluar dari kamar mandi, ruang tamu masih sangat sepi dan ia melihat setiap pintu kamar member masih tertutup.
" wahh... bener bener nih mereka, begitu lamanya aku di kamar mandi, aku kira mereka sudah pada siap !". RM mengomel ngomel sendiri sambil mengeringkan rambutnya pakai handuk, ia berjalan menuju pintu kamar para member untuk membanguni kembali, setelah selesai membanguni RM pergi ke meja makan untuk mempersiapkan sarapan, ia menata tujuh mangkuk yang berisi nasi untuk para member, ia juga memanasi sayur dan lauk yang akan mereka santap untuk sarapan.
" wahh.. keterlaluan ! mereka bener bener mengerjai hyeong nya, mm aku kerjai kalian yah, ehem.. ehem.. hey tuan tuan !! aku hitung sampai 3 yah, yang telat akan mendapat hukuman membersihkan rumah seluruh nya, satuuu... duu..". masih dihitungan ke dua para member berlari terkocar kacir keluar kamar ke meja makan dengan penampilan yang sangat menggemaskan.
" hahahah... apa apaan ini ? hey Jungkook mana baju mu ? ( RM menggoda Jungkook yang masih memakai boxer ) wahh.. lihat ini wajah wajah para tuan di kala galau". ejek RM ke para member.
" kau cepat sekali menghitung nya hyeong.. aku sampai terjatuh dari kasur". keluh V.
"hahahha.. hey aku sudah membangunkan kalian sampai 5 kali, tapi kalian tidak bergerak sama sekali". jawab RM tertawa bahagia.
" Jimin ?? mana Jimin ? ". jhope baru sadar, begitu juga dengan mereka bahwa Jimin tidak ada di antara mereka.
" Suga hyeong juga.. tidak ada ? ". sambung Jungkook mulai sadar bahwa Suga pun tidak ada.
" berarti hukuman akan jatuh kepada tuan muda dan haerabeojie, yeeey ". sambung jin dengan senang dan disaut dengan yang lain.
" oke kalau gitu adik Jungkook bolehkah bangunkan dua hyeong mu itu ?". minta RM.
" o'h.. dengan senang hati". jawab Jungkook bersedia membantu RM.
__ADS_1
Jungkook bergegas pergi ke lantai 2 untuk membangunkan 2 hyeong nya itu, dengan mata yang masih berat Jungkook memaksakan dirinya untuk bangkit karna di hari ini mereka akan mengadakan rekaman di satu acara.
" jimiin aaaahh ~~" . Jungkook memanggil manggil nama Jimin dari luar pintu hingga berkali kali namun Jimin belum kunjung juga bangun, dengan terpaksa ia pun masuk membuka pintu kamar Jimin, mata Jungkook terbelalak melihat Jimin tidak ada di kasur, ia membuka kamar mandi namun Jimin tetap tidak ditemukan, ketika ia melihat jendela kamar Jimin terbuka, seketika Jungkook panik.
" mengapa jendela nya terbuka ?,tidak mungkin ada penyusup masuk ( terus merasa panik, dan terus memanggil Jimin) Jimin aaah !! Jimin aaah!!!! ". ketika Jungkook masih sibuk memanggil manggil, tiba-tiba seseorang menyaut dari samping nya tepatnya di lantai samping kasur dekat jendela.
" Yaaa Jungkook ahhh.. ribut sekali kau dari tadi, mengapa kau suka sekali berteriak di kamar ku ". keluh Jimin yang tergeletak di bawah mata sipit nya.
" jimiin !!! (berlari ke arah Jimin dan membantunya untuk duduk) apa kau terluka ? ha ? apa yang terjadi ? ". Jungkook melontarkan banyak pertanyaan.
" apa yang kau bicarakan, siapa yang terluka ? apa kau tidak lihat aku baru bangun tidur ?". jawab Jimin dengan datar.
" lalu mengapa kau dilantai ? jendela mu ? mengapa jendela mu terbuka ?" tanya Jungkook yang masih panik.
" aku kepanasan tadi malam, makanya aku tidur di lantai, tapi masih terasa panas, akhirnya aku buka jendela, baru aku bisa tidur dengan nyenyak".
" SUUUG.. oou astagaaaaaaaaaaaa !!!!! "
" hyeong ! ada apa ? ", tanya JIN penasaran, begitu juga yang lain sedang melihat RM.
" ( RM tidak bisa berkata kata lagi.. ia hanya diam lalu berdiri dan menunjuk ke arah SUGA, seluruh member bersamaan melihat kearah tunjukan RM tersebut.
" aaaaaaa.... SUGAAAAAAAAA !!!! ", teriak mereka secara bersamaan.
SUGA yang tadinya tertidur pulas langsung terbangun dalam keadaan duduk.
" akhg.. mengapa kalian berteriak di pintu kamarku !!!", ucap SUGA ketika melihat teman temannya.. ia merasa sangat kesal karna benar benar terkejut.
" kau... kau.. siapa yang disamping mu itu ?", tanya V penasaran begitu juga dengan yang lainnya.
" haaaaaaaaa !!! ", teriak SUGA yang melompat dari tempat tidurnya ketika ia mengetahui ada seorang perempuan di sebelah nya, segera ia berlari ke arah teman temannya " si.. siapa itu ?", tanya SUGA dengan terbata bata.
__ADS_1
mereka ber 7 berdiri di depan pintu kamar dengan terus memperhatikan perempuan yang mulai terbangun itu.
" aduuh.. berisik sekali ~~ ". gumam ziya yang sibuk mengganti ganti posisi tidur nya dalam keadaan mata yang masih tertutup " tunggu !! mengapa tempat tidurku empuk sekali ? dan mengapa harum sekali ? ha.. mengapa tangan ku menggantung ? kasurku kan di bawah.. seharusnya tangan ku terkena lantai ! (sambil meraba raba mencari lantai) kenapa rasanya kasur ini begitu luas?, bukannya kaki ku menggantung yah? aah.. pasti aku berperan sebagai orang kaya di mimpi, Hm hebat sekali aku". ( tebak ziya dan berusaha melanjutkan mimpinya).
"permisi .. helloow.. bisakah kau bangun dari tempat tidur ku??" seorang pria berteriak membangunkan ziya.
" eet.. tunggu !! kenapa ada suara pria ? aku kan lagi tidur dikamar! apa cerita di mimpi sudah dimulai ? OMG.. apakah aku berperan sebagai seorang istri di mimpi ? hihihi ( tebak ziya yang senyum-senyum dalam keadaan masih menutup mata) tapi kenapa gelap ? aku tidak melihat apapun, apa aku harus membuka mata yah, mmm.. baiklah". ziya membuka matanya perlahan lahan dan sontak ziya menjerit terkejut melihat beberapa pria berdiri di depan pintu kamar, ia terkejut melihat ruangan yang berwarna putih abu abu itu.. ia melihat prabotan laki laki dan pakaian laki laki di sekitar nya, dan lebih terkejut lagi ketika ziya melihat beberapa laki laki yang tengah memperhatikannya berdiri tepat didekatnya.
" siapa kaliaaaan ??", tanya ziya dengan keras, namun ziya langsung menutup mulutnya dengan ke 2 tangan nya " ha ? bahasa apa ini ?, mengapa aku berbicara menggunakan bahasa asing ?", gumam ziya dalam hati merasa kebingungan " apa yang sedang terjadi.. apakah aku berada di dalam mimpi ? tapi mengapa terasa begitu nyata?", gumam ziya lagi dalam hati.
" hey.. seharusnya kami yang bertanya.. siapa kau ? dan mengapa kau bisa masuk ke rumah kami ?", sahut JIMIN dengan serius.
" ha !! mengapa .... mengapa aku bisa mengerti bahasa mereka ?? aku bahkan tidak pernah mempelajarinya.. oouuh apa yang sebenarnya terjadi padaku ? dimana aku ?", gumam ziya kembali dalam hati merasa bingung dan ketakutan.
" bisa kah kau menjelaskan nya pada kami ?", ucap JUNGKOOK dengan serius.
" jangan diam saja... jelaskan mengapa kau berada di kamarku !", tanya SUGA dengan penasaran.
" maafkan aku... tapi aku benar benar tidak tau apa apa.. aku tidak tau mengapa aku bisa disini, sungguh .. aku tidak bohong", jawab ziya sambil menangis.
" berhentilah menangis.. kami tau kau hanya berpura pura.. ooh.. apa kau seorang penggemar ?", ucap RM dengan sedikit tegas.
" ha ? penggemar ?", tanya ziya balik kepada BTS.. " apa yang mereka maksud dengan penggemar ?", gumam ziya dalam hati merasa tidak paham.
" sebaik nya kau keluar dari rumah kami..", ucap SUGA yang berjalan menuju ziya lalu menarik ziya untuk keluar rumah.
" toloong jangan usir aku.. aku tidak bohong.. aku benar benar tidak tau apa apa.. aku tidak tau aku berada dimana sekarang.. tolong kasihani aku", mohon ziya dengan menangis tersedu sedu... SUGA yang memegang tangan ziya terus membawanya ke luar gerbang rumah.. sedangkan member lain nya mengikuti dari belakang.
" ingat.. kami memaafkan mu..walaupun kau sudah masuk ke rumah kami secara tidak sopan, dan tolong jangan pernah ulangi hal seperti ini lagi", perintah SUGA lalu menutup gerbang nya.
"toloong.. aku mohon tolong aku.. aku tidak mengenal siapapun disini.. tolong bantu aku.. aku ingin pulaang... aku takut", teriak ziya dari luar gerbang sambil menggedor gedor pintu nya.. ziya menangis tersedu sedu memohon kepada BTS yang tidak menghiraukannya sama sekali.
Bersambung..
__ADS_1