32 JAM KU & 32 HARI MU

32 JAM KU & 32 HARI MU
4. KETULUSAN MEREKA


__ADS_3

" kenapa perempuan itu lama sekali ", ucap Jhope yang sedang menunggu bersama member lainnya di meja makan.


" hmm.. aku jadi khawatir", sahut jungkook yang memikirkan prabotan berharga nya dikamar.


setengah jam kemudian di meja makan


" waaaaahh.. ini tidak bisa dibiarin.. sampai sekarang perempuan itu belum keluar juga dari kamar... jangan jangan dia kabur !!!", ucap jungkook sembari berdiri memukul meja memecahkan keheningan.


" aiiss.. tidak bisakah kau mengatakannya tanpa memukul meja ? itu membuatku kaget !!", coment V kepada jungkook.


" ayoo.. kita keatas", MR mengajak semua member keatas menuju kamar jungkook.


**********


" heii rambut hitam !! apa yang sedang kau lakukan didalam ?? jangan coba coba untuk mencuri atau melakukan hal yang aneh yah !", jimin berteriak dari luar pintu kamar bersama member lainnya.


" apakah aku harus mendobrak pintunya ?", Jhope mengambil posisi bersiap siap untuk mendobrak pintunya.


" (ziya membuka sedikit pintunya lalu mengeluarkan kepalanya) bajuku terjatuh dan basah.. aku tidak punya baju", ucap ziya dengan polosnya kepada para member itu.


" ( Bts saling menatap) mengapa kita menyuruhnya mandi tanpa memikirkan pakaian nya ??", bisik jin kepada member lainnya.


" kalau gitu pakailah bajuku sementara", perintah jungkook sambil tersenyum.


" sungguh ? apakah aku boleh memakainya??", ziya yang menahan kedinginan dari tadi langsung tersenyum senang mendengar perkataan jungkook.


"em.. carilah yang ukurannya besar untuk mu dan jika kau suka pakailah", ucap jungkook sambil tersenyum.


" baiklah.. kalau gitu kami akan menunggu mu dibawah.. ingat ! jangan lama lama !", ucap Jin kepada ziya.


" iyah baik.. trima kasih ", ziya tersenyum lalu menutup pintunya.


para member kembali menuju meja makan dan kembali menunggu ziya yang tak berapa lama kemudian turun berjalan menuju meja makan.


" kau pasti belum sarapan.. sarapan lah terlebih dahulu", Jin mulai menunjukkan perhatiannya.


" trima kasih", ziya duduk malu diantara mereka dan mulai menyantap sarapan yang ada di meja.


" jika kau merasa kurang katakan saja yah", ucap MR kepada ziya.


" (ziya merasa tidak nyaman dengan para member yang sedang menatap ziya lagi makan, ia mulai mencari cara untuk mengalihkan pandangan mereka) apakah kalian sudah menghubungi pihak agensi ?", ziya bertanya sambil menyuapkan makanan ke mulutnya.


" em.. kami sudah menghubunginya tadi, kami juga sudah menceritakan tentangmu", jawab V singkat.


" lalu... apa yang mereka katakan ? apakah mereka mengiziniku ? atauu ....", ziya terdiam dan menatap mereka.


" hmm.. awalnya pihak agensi tidak setuju.. mereka tidak mengizinimu tinggal di sini.. tapi kami terus menjelaskan apa yang terjadi kepadamu.. sampai akhirnya dia memberikan izin kepadamu untuk tinggal disini sementara dengan syarat kau harus benar benar merahasiakan nya dari semua orang", jelas MR kepada ziya.


" em.. baiklah, aku akan merahasiakan ini semua, aku berjanji.. trima kasih", ucap ziya dengan sangat senang.


" nanti beberapa pekerja di agensi akan datang kemari untuk mengantarkan pakaian yang akan kau kenakan selama disini, untuk perlengkapan lainnya kau bisa membeli nya sendiri, kau boleh memakai kamar yang berada disamping kamarnya V, tidak ada yang memakai kamar itu", ucap Jhope.


" tapi aku tidak punya uang untuk makan dan membeli perlengkapan lainnya", ucap ziya kepada para member.

__ADS_1


" jika kau butuh sesuatu.. katakan saja kepada kami.. jangan sungkan2, selama kau dirumah ini.. kami akan mengurusmu.. dan anggap lah rumah ini seperti rumahmu sendiri", V menjawab perkataan ziya.


" sungguh? (ziya tersenyum) ouh.. aku jadi merasa malu dan tidak enakan kepada kalian semua", ungkap ziya dengan jujur.


" mengapa ?", tanya jungkook penasaran.


" kalian semua sangat baik dan memiliki hati yang tulus.. bahkan pihak agensi juga sudah mengatur nya dengan baik, aku benar benar berterima kasih kepada kalian semua, aku berjanji akan merahasiakan ini semua dari siapapun", ucap ziya kepada para member.


"(para member tersenyum kepada ziya) bukan hanya itu saja", tiba tiba jimin memecahkan situasi.


" apakah masih ada lagi ?", tanya ziya.


" em..", jimin mengangguk.


" hedeh.. banyak amat peraturan disini.. kirain udah selesai", gumam ziya dalam hati.


" ada beberapa hal yang harus kau ketahui, kebetulan dibulan ini kami akan banyak menerima tamu yang akan mewawancarai kami dan ada beberapa acara juga yang akan di adakan dirumah ini, kau tidak bisa terus terusan dirumah ini.. karna itu akan membahayakan kita semua, pihak agensi menyuruh kami untuk mengurus perlengkapan sekolahmu, untuk masalah identitas dan berkas berkasmu.. pihak agensi yang akan mengurusnya", jelas Jimin kepada ziya.


" apa ?? tunggu.. tunggu... maksudmu pihak agensi menyuruhku sekolah?", ucap ziya yang terkejut mendengar kan ucapan jimin.


" iyah.. ini demi keamananmu dan kami semua", ucap jimin kembali kepada ziya.


" waaahhh... hahhaahhaha (ziya tertawa seakan akan ingin menangis karna tidak percaya) tapi kenapa harus sekolah?", tanya ziya.


" karna sekolah adalah satu satunya cara yang lebih mudah, terlalu sulit untuk mencari pekerjaan dikorea dengan melihat usia mu yang bisa dibilang masih terlihat muda, kami juga tidak akan tega melihatmu panas2 an diluar", ucap jungkook.


" tapi aku...", pembicaraan ziya dipotong.


" kau harus menerima nya.. ( V menunjukkan hp nya) salah satu pekerja agensi mengirimku pesan bahwa kau sudah didaftar dan diterima disekolah Konkuk university, disana masa pembelajarannya mulai pkl 07.15 sampai 16.00 dan mulai besok kau sudah bisa masuk", V menjelaskan isi pesan nya.


" itu adalah sekolah yang paling cepat pulang nya dari sekolah lain", jawab Jin tersenyum.


" aaaaa...(ziya menggaruk garuk dan memijit mijit kepalanya karna merasa pusing) apakah kalian juga ikut dengan ku ke sekolah ?", tanya ziya kepada para member.


" kami tidak bisa mengantarmu.. selain kami harus melakukan banyak kegiatan.. keramaian sangat berbahaya untuk kami.. apalagi disekolahan tanpa pengawas", jelas MR kepada ziya.


" aiis.. yang benar saja aku akan sekolah", ziya berkata pada dirinya sendiri dengan pelan.


" tenang saja walaupun kami tidak disana.., nanti akan ada salah satu pekerja di agensi yang akan dipekerjakan untuk mengantar jemputmu dan menjaga mu disekolahan", jelas Jhope sembari tersenyum.


" kau siapkan ?", tanya Jin dengan serius.


" meskipun aku berusaha untuk menolaknya.. pasti kalian juga akan berusaha menyuruhku untuk sekolah.. (ziya menarik dalam dalam nafasnya) hmm baikalah.. akan kucoba", ucap ziya kepada para member merasa tidak percaya diri, namun ziya tidak menampakkan ketidak senangannya bersekolah kepada para member.


" baguslah kalau kau senang dan menerimanya", ucap MR dengan tersenyum senang begitu juga yang lainnya.


" oh hyeong.. sepertinya kita harus membeli perlengkapannya nanti malam", ucap jimin kepada MR.


" em.. nanti malam adalah waktu yang tepat", MR menyetujui ucapan jimin.


" lalu kami akan memanggil mu apa ?", tanya Jhope kepada ziya.


" ahh.. iya benar.. kami belum mengetahui namamu", ucap Jungkook yang juga baru sadar.

__ADS_1


" e... ziya, nama ku ziya, kalian bisa memanggil ku ziya, maaf sebelumnya baru memperkenalkan diriku", ucap ziya kepada para member.


" tidak papa..", sahut V sambil tersenyum.


" ziya.. kami berharap kau bisa menjaga rahasia ini, dan kami juga berharap semoga kau merasa nyaman dirumah ini, dan seperti yang kau lihat kami disini hanya ber 6.. mungkin untuk saat ini salah satu dari kami masih ada yang sulit menerima keberadaan mu dirumah ini karna kami rasa dia masih tidak terima atau marah dengan apa yang terjadi tadi pagi, tapi kami yakin suatu hari nanti dengan pelan pelan dia pasti akan menerima keberadaanmu, jangan takut padanya.. dia orang yang baik", jelas Jin kepada ziya.


" maksud mu ... Suga ?", tanya ziya kepada Jin.


" em..", jin membenarkan pertanyaan ziya.


" aku mengerti.. suga pasti sangat marah kepadaku atas kejadian tadi.. aku akan berusaha untuk meminta maaf padanya nanti", ucap ziya kepada para member.


" (para member tersenyum kepada ziya)".


" mulai sekarang aku akan membalas kebaikan kalian.. walaupun aku tidak bisa membalasnya dengan uang..setidak nya aku bisa membuat kalian merasa lebih tenang dan santai", ucap ziya denga tegas dan percaya diri.


" ( para member tercengang melihat ziya yang tiba tiba saja berdiri) apa yang akan kau lakukan ?", tanya Jungkook penasaran.


" mulai sekaraang.. akuuu.. akaaan... menjadiiii... malaikat penolong kalian..", ucap ziya dengan lantang dan percaya diri.


" ha ? ahahahhaa apa maksudmu malaikat penolong ?", Jimin dan Jhope menertawakan ziya.


" hei rambut hitam.. bahkan melihat keadaanmu tidak memiliki apa apa sekarang.. sepertinya kami lah yang akan menolongmu", sahut V yang ikutan mengejek ziya.


" mm..kalau itu memang sudah kewajiban kalian untuk menolongku.. dan aku juga mempunyai kewajiban untuk membalas kebaikan kalian.", ucap ziya tersenyum.


" kau ini ada ada saja", ucap MR mulai menggeleng gelengkan kepalanya melihat ziya.


" oh iya.. kalau aku boleh tau mengapa tadi kau memanggilnya (MR) dengan sebutan hyeong ?", tanya ziya kepada Jimin.


" karna itu adalah panggilan untuk yang lebih tua atau panggilan untuk lebih sopan kepada orang", jelas jimin kepada ziya.


" hmm.. kalau begitu aku akan memanggil kalian hyeong", ucap ziya dengab senyum.


" terserahmu saja jika kau suka", sahut Jungkook.


" trima kasih hyeong V", ucap ziya senang yang mulai memperaktekkannya.


" hei rambut hitam ! mengapa kau menyebut nama ku tapi kau melihatnya !", comentar V kepada ziya.


" ha ? ( ziya merasa bingung) bukankah nama mu adalah V ?", ziya bertanya kepada Jungkook.


" waahh.. kau menyakitiku secara langsung.. kau bahkan tidak hafal namaku", canda Jungkook kepada ziya yang sedang bingung.


" aku lah V.. dia Jungkook", ucap V tidak terima


" benarkah ?? auuh.. maaf kan aku hyeong V.. hyeong Jungkook.. mm sepertinya aku harus lebih mengenal kalian lagi", ucap ziya merasa bersalah.


para member dan ziya tertawa bersamaan, ziya senang melihat keadaan yabg akhirnya para member menerima ziya dengan hangat dan senang hati walaupun awalnya dia sempat tidak diterima, namun dibalik kesenangan nya.. ziya masih merasa bersalah kepada salah satu member yang sama sekali tidak ingin melihat ziya.


" (ziya melirik ke lantai atas) hm.. dia bahkan tidak penasaran denganku", gumam ziya dalam hati sambil melihat pintu kamar suga.


 

__ADS_1


Bersambung...


 


__ADS_2