5 Clover

5 Clover
latihan keras


__ADS_3

lumere pun langsung mengeluarkan sihirnya" sihir cahaya: elang cahaya".


tanpa basa basi dan waktu panjang ia pun tiba hutan perbatasan antar 2 kerajaan.


dan pada lumere tiba, waktu sudah menunjukkan pukul 13:00.


lumere pun latihan dengan keras, tetapi kali ini ia melatih sihir naga dan melatih fisiknya.


lumere pun melatih sihir naga nya selama 5 harj sekalian ia memantau apakah ada yang menyusup kerajaan.


tak berpikir panjang pada hari keenam, lumere pun memutuskan untuk beristirahat sedangkan pada hari ke tujuh lumere pun langsung menuju ke ibu kota kerajaan victoria.


SIHIR CAHAYA: ELANG CAHAYA.


lumere pun tiba di ibu kota dalam waktu tempuh 1 jam.


lumere pun berencana untuk menghancurkan ibu kota dengan sihir pembunuh naga nya.


MODE NAGA: RAUNGAN NAGA CAHAYA.


lumere pun menyerang dari atas.


buar bam brak, seketika itu rumah di ibu kota pada hancur lebur.


lumere pun langsung melompat dari sihir transportasinya.


MODE NAGA: CAKAR NAGA CAHAYA.


tetapi serangan kedua dari lumere tidak mendapatkan hasil karena di lokasi kejadian terdapat seorang penyihir senior yang cukup kuat.


" woy kau siapa, ha?, berani sekali melakukan onar disini" kasar seseorang.


di ketahui nama orang itu adalah, martosan.


" cih aku hanya ingin mengetes kekuatan ku" ucap tak merasa bersalah.


" woy, berani kau menghancurkan ibu kota ini" kasar martosan.

__ADS_1


" hahahaha, jangan kasar, santai saja" menentabg".


" dasar bocah ingusan kau, berani kau menantang ku" semakin kasar.


" banyak omong , kutantang dirimu berduel disini" tawar lumere.


" dasar aku tidak gentar" balik menantang.


lumere adalah orang yang cerdik, ia sengaja menantang martosan untuk berduel untuk membuat daerah sekitar lebih psrah lagi.


" SIHIR PASIR: HOLE SAND.


SIHIR CAHAYA: HOLY RAY".


BRUK BRAM BAM.


seketika itu tempat di sekitar mereka berdiri semakin hancur.


clash lumere pun mencsri tempat baru untuk bertarung.


"cih pengecut tak akan ku biarkan" geram msrtosan.


" dasar orang tua, aku takkan menahan diri lagi" kesal lumere.


" cih kau pikir siapa kau, berani berkata itu" geram martosan.


" aku tidak peduli kau siapa " semakin kesal.


" aku adalah panglima terkuat di kerajaan ini" kata martosan.


" kan sudah ku bilang aku tidak peduli" gaya menantang.


" dasar kau...


" MANA ZONE: AIR FIRE GLORIA".


BAR BRAM BUM.

__ADS_1


. seketika itu area pertempuran itu langsung hancur lebur.


martosan, pun langsung terplanting ke belakang hingga beberapa meter.


" cihh aku belum kalah" kata martosan.


" oh ya?" menanfang".


" SIHIR PASIR: BADAI PASIR".


SIHIR CAHAYA: PEMBELAH DIMENSI.


seketika itu badai pasir milik martosan langsung terbelah menjadi dua.


" tidak mungkin" sambil menganga.


" sudah ku bilang aku takkan menahan diri", kasar.


" SIHIR PASIR: SAND BLOCK.


" SIHIR CAHAYA: PEDANG CAHAYA: TEBASAN SABIT.


" HAH langsung lenyap?," ternganga martosan.


" sihir cahaya: tusukan pedang cahaya.


seketika itu martosan langsung menyucurkan darah, karena pedang dari lumere tepat menancap di bagian perut, dada, dan leher.


" cih panglima terkuat, aku bahkan masih pemanasan.


" hah pemanasan, sudah mengeluarkan mana zone masih pemanasan, sekuat apa orang itu" gumam martosan dalam hati.


aku takkan membunuh mu, tetapi kalau kau mati akibat kehabisan darah bukan salah ku ya" kata lumere.


" a a apa..." martosan tak bisa melanjutkan kata katanya karena tenggorokannya tertusuk pedabg milik lumere.


" cih kau lihat, kehancuran ibu kota ini" kasar lumere.

__ADS_1


seketika itu martosan langsung tak sadarkan diri


__ADS_2