
" lumere" panggil mimosa sambil memeluknya.
" kau baik baik saja" tanya mimosa penuh khawatir.
" iya, cuman sedikit sakit" jawab lumere.
" sakit nya dimana" tanya lumere semakin khawatir.
lumere yang menyadari mimosa sangat khawatir hendak menggoda lebih jauh lagi.
" iya, di sebelah sini" jawab lumere sambil menunjuk ke arah dada nya.
" hah, benarkah" balas mimosa sambil memeriksa dadanya lumere.
" tak ada luka pun" kata mimosa.
" iya memang, sakit karena aku rindu sama kamu" kata lumere.
" ih, kau menggoda ya" balas mimosa.
" haduh, jiwa jomblo ku meronts ronta" kata endevor.
" hahahaha" seluruh orang ada di sana tertawa geli karena ucapan endevor.
kemudian...
" emm, kalian semua jangan kembali ke ibu kota dulu, mari kita beristirahat sebentar dan makan hidangan dulu" kata wali kota.
" baiklah paman" balas lumere.
tak lama pun makanan pun di hidangkan.
" paman, apa kita boleh ajak para tahanan kerajaan itu makan bersama" tanya lumere.
" yah, boleh saja, asalkan mereka tidak mengacau lagi" jawab wali kota.
__ADS_1
" woy, kalian semua" panggil lumere sambil mendekati para tahanan itu.
" iya ada apa tuan" tanya salah satu tawanan.
" kalian boleh ikut makan bersama kami semua, dan ingat jangan buat onar lagi" kata lumere.
" baik" balas salah satu tawanan.
KEMUDIAN...
" teman teman semuanya, maaf mengganggu, saya mewakili tawanan lain hendak mengucapkan terima kasih atas kebaikan kalian dan kami ingin meminta maaf kepada kalian semua. kami berbuat demikian karena kami di ancam oleh tuan bloodust kalau kami tak menjalankan perintahnya kami akan di bunuh" kata salah satu tawanan.
" iya, kami semua sudah memaafkan kalian, bertobatlah dan jadilah orang yang lebih baik lagi" nasihat wali kota.
setelah itu, semua orang menyantap makanan dengan sangat lahap.
tepat pukul 14:00 siang, lumere, rekan rekan nya, beserta tawanan pun berpamit kepada seluruh warga desa.
" sampai jumpa lagi" balas seluruh warga kota fiore.
tak lama menempuh perjalanan mereka pun hampir sudah tiba di ibu kota...
" baik tuan" balas marx.
lumere dan yang lainnya tiba di gedung sidang.
" selamat sore, tuan lumere dan tuan ksatria sihir" sapa seorang prajurit gedung.
" sore" serentak menjawab.
" anda semua sudah di tunggu 8 komandan ksatria sihir dan tuan gerrard juga" kata prajurit.
" baiklah, terima kasih atas infonya" ucap lumere.
mereka pun memasuki nya dan...
__ADS_1
" selamat sore teman teman, maaf kami sedikit terlambat" kata lumere.
" iya tidak apa apa" balas gerrard.
" kita langsung saja membahas rapatnya" pinta gerrard.
" baiklah" serentak semua anggota rapat.
" prajurit bawa semua tawanan ke ruang ini" pinta lumere.
" baik tuan" balas prajurit dengan sopan.
tak lama pun para tawanan sudah di bawa masuk ke ruang rapat.
" semuanya, mereka semua terbukti bersalah kecuali dia" kata lumere menunjuk kearah aurel
" apa maksud anda" tanya willian vangeance.
" ya, kita harus menganalisa nya lebih jauh lagi" kata lumere.
" atas dasar bukti apa, anda mengatakan dia tak bersalah" kata komandan orca ungu.
" ini" menunjukkan bukti rekaman.
" dan kau marx tolong analisa pikiran dia" pinta
lumere
" baik" balas marx.
setelah mereka menyaksikan proyeksi dari marx mereka pun sudah melihat bahwa aurek tak bersalah dan mereka pu. sudah melihat penyebab aurel bergabung dengan assasins hunter.
" sudah jelas aurek tak bersalah" kata lumere.
" baiklah. kau benar, tapi dia harus di hukum selama 1 bulan di ruang bawah tanah terdalam" kata gerrard.
__ADS_1
" baiklah, tapi aku minta tawanan yang lain tidak di hukum mati" kata lumere.
" baiklah, kalau begitu rapat selesai" kata gerrard