
[saat bell pulang sekolah]
Intan : Ree, ee kamu pulang bareng kita kan?
[Rere menggeleng kepala]
Dhea : emang kenapa si?
Tania : cerita Doong, kenapa si?
Nila : kamu beneran bareng cowo lain?
Rere : no, im just.., i cant tell it
//Rere pun menangis//
Rere : this gonna be so hard for me and all you guys
//di pikiran Rere : aku akan pergi keluar kota.., aku harus membuat mereka malupakan aku, mungkin dengan sifat brutal ku?
tapi itu akan membuat mereka membenciku bukan melupakan ku, baiklah aku sudh mengambil keputusan//
//mengusap air mata//
Rere : just forget me okay?
Rere : im not your friend anymore
Intan : tapi re kenapa?, why we need to forget you?!
[Rere tidak menghiraukan Intan]
ibu Rere : lama banget si?!
ibu Rere : kamu tu tinggal kesini doang apa ribet nya si?!
__ADS_1
Rere : iya tadi aku abis ambil barang ku yang ketinggalan di kelas...
ibu Rere : jangan banyak ngeles kamu!
ibu Rere : masuk kedalam mobil sekarang!
[suara mobil berjalan]
Dhea : see?, it must be because of his mother
Tania : bingshit ni ibu², anak gak dirawat tapi tetep di suruh pulang
[suara telpon]
Mama Tania : hello darling
Tania : mom told my teacher that I and my friend took 1 month off, then just give him a bribe if he don't want it, I'll change it later
Mama Tania : okay darling, gak usah digantiin juga gak papa kok, mama bakal urus itu tenang aja, emang nya kenapa kamu mau libur 1 bulan
Tania : I don't have time to explain that, I'll explain later okay bay love you
//dalam pikiran intan : duh Tania marah banget nih kalo udh urusan Rere, aku pengen nanya sesuatu tapi takut//
Tania : kenpa intan?
Intan : eh aku blom ngomong loh padahal
//pikiran intan : ih ya Allah serem banget, insting nya jadi lebih tajem, ya Allah selamatkan hamba//
Intan : kita bakal ngapain?
Tania : heh, ya tentu saja ngikutin Rere aku baru masang sesuatu di hp nya, jadi aku tau isi chatan Rere dengan ibunya, dan aku juga masang apk lagi, jadi aku tau keberadaannya dimana 😏
Tania : saat sampe rumah beresin barang² yang mau dibawa, kita ngikutin dia 1 bulan, bukan ngikutin dia tapi kita curi dia
__ADS_1
[saat sampai rumah dan membereskan barang² yang mau dibawa]
Tania : hmm, katanya luar kota ya.., dimana kira², dasar emak bodoh kau kira aku tidak bisa mengambil anak mu lagi?
Dhea : emangnya lu udh ngambil Rere berapa kali?
Tania : 39 kali, dan ditambah sama yang sekarang jadi 40 kali
[disisi Rere]
Rere : ...
ibu Rere : bereskan barang² mu, kita pergi keluar negeri
Rere : wait what?!
Rere : tapi ib- nyonya bilang keluar kota?, kenapa jadi luar negeri?
ibu Rere : saya sudh akan menebak kalau temanmu itu bakal menjemput mu, jadi saya memilih untuk tempat lebih jauh lagi
//pikiran Rere : i-i-i cant meet my friend again😦😞//
Rere : nyonya!, kenapa kau tetap ingin aku ikut bersama mu?, kau saja tidak pernah mengurusku sama sekali!, untuk apa aku pergi bersama mu
Ibu Rere : cih, ya tentu saja ada yang harus mengurus rumah
Rere : kenapa kau tidak langsung menyewa pembantu?
Ibu Rere : tidak perlu, karna disini sudh ada 1
Ibu Rere : sudahlah kau ini jangan banyak bacot, bereskan barang² mu dan kita langsung berangkat!
Rere : you know what?, this is all because of you, i had to forget my best friend, and they had to forget me too, and the person i love misunderstood me, and now he hates me
Ibu Rere : lalu?, apa ada hubungannya denganku?, lebay
__ADS_1
//Rere mengatakan sesuatu dengan gumam : If you weren't my mother I could have killed you//