
Tania : hmm, kira-kira Rere pindah ke kota mana ya?
Dhea : idk, tapi sepertinya kampung halamannya
Intan : setahuku kampung halamannya itu Bali?
Nila : woaah, pasti sangat seru disana, dan menyeramkan
Intan : lah kok menyeramkan?
Nila : iyalah, aku liat di tv tiktok
Intan : hadeeh
Tania : EEEH??!
Dhea : kenapa??
Tania : k-kok dia beli tiketnya tiket ke luar negeri sii?!
Tania : T-tapi tadi aku liat luar kota looh, cih ayo cepet ke airport
Sopir : baik!
[di airport]
Dhea : Tania, emangnya lu udh beli tiketnya?
Tania : sudh, saat di mobil aku langsung membelinya, dan ingat jangan sampai ketauan
Intan : siap!
Dhea : oh ini gerbangnya, yok cepat
Nila : woy tunggu tunggu!
Tania : ada Rere, kita tunggu sampai dia masuk dulu agar tidak ketauan
[Setelah Rere masuk]
Tania : dah yok cepet, ntar kita ketinggalan
[dalam hati Nila : waah serunya seperti sedang di dalam film😆 Totemo kakkoii]
[di dalam pesawat]
Intan : dimana Rere ya?
Tania : oh itu dia!
__ADS_1
Dhea : dia..
//Rere menggenggam erat foto saat mereka bersama//
Nila : sudh kuduga pasti dia seperti ini karna ibunya, dia tak akan seperti itu
[disisi Rere]
Rere gumam : aku sayang kalian...
Ibu Rere : berikan foto itu!, untuk apa kau masih menyimpan sampah itu, sini!
[ibu Rere menyobek² foto tersebut]
[Rere yang melihat ibunya merobek foto tersebut pun kaget, dan sangat sakit hati karna dia hanya punya foto itu dan di foto itu banyak kenangan nya]
Rere : 😰, i-ibu!
Ibu Rere : nyonya!
[orang-orang pun melihati mereka, semua mata tertuju pada mereka]
Ibu Rere berbisik : kau diam dan jangan membuat ku malu!
Rere : b-baik nyonya...
Ibu Rere : kenapa kamu masih menyimpannya!
ibu Rere : sini kauu
Orang lain : hey!, kau ini ibu macam apa?!
Ibu Rere : apa urusanmu dengan anak ku?!
Orang lain : dia hanya ingin melihat foto temannya kenapa kau malah memaki-makinya!
pramugari : kapten disini ada yang bertengkar tolong datang kemari
kapten pramugari : ada apa ini?
Ibu Rere : baguslah ada yang datang, orang ini mencampur urusan keluarga ku!
Orang lain : diam dulu kau, anak ini hanya sedang melihat foto temannya, tapi ibu ini malah memaki-maki nya dan menyobek fotonya!
Ibu Rere : teman-temannya itu tidak benar semua!
Rere : nyonya itu tidak benar!, teman² ku selalu merawat ku! tapi kau tidak pernah, kau hanya peduli dengan anak mu yang bodoh ini!
orang² : hah nyonya?,bukankah itu anaknya?
__ADS_1
orang² : dasar ibu yang tidak menyayangi anak!
Kapten pramugari : shht, sepertinya ada yang harus kita turunkan agar masalah ini cepat selesai, jika kalian diam kalian tidak akan saya turunkan
[sesampainya ditempat tujuan]
Ibu Rere : dasar anak tidak berguna!, malah bikin orang malu saja, cepat setelah kita sampai rumah kau masakan kita tlor
[Rere sibuk membenarkan fotonya]
[ibu Rere mengambil foto tersebut dan buang ke tong sampah]
Ibu Rere : sekarang apakah kau masih berani mengambil foto tersebut?!
Rere : noo!, no no no
Ibu Rere : dasar anak tidak tahu malu!
[Tania menahan tamparan ibu Rere]
Tania : saya sudh muak dengan anda, sebenarnya mau anda apa?!
Ibu Rere : awas jangan menghalangi aku!
Tania : Saya mengambil anak mu!
[Tania melempar duit dan sebuah koper💼]
Tania : didalam koper itu ada uang 10 juta, dan ini duit 1 juta untuk menyewa PEM.BAN.TU
Intan : Rere kau baik² saja?
Rere : fotonya...
Nila : shh shh, gak papa ya, ntar kita buat yang baru lagi ya, sini cuci tangan dulu ya
Rere : Tania jangan begitu, uangnya kukembalikan ini ambilah!
Ibu Rere : baiklah aku akan mengambil duit ini dan Babi ini kau ambil saja!
[ibu Rere mendorong Rere dan merampas koper itu dari Rere]
Ibu Rere : kau tidak usah balik kerumah lagi!
Rere berbisik : aku capek...
Intan : iya iya aku tau tunggu ya.., ayo kita ke hotel saja dulu!
__ADS_1