
sebelum gadis itu ingin mengeluarkan kata-kata nya tiba-tiba saja remaja itu menyerang nya dan langsung menghantam kan kepala ke gadis itu hingga gadis itu merasakan kembali sakit kepala yang tadih sempat ia rasakan.
"bagaimana enak bukan? haha...hahaha" ejek remaja itu sambil tertawa nyaring
sedangkan saat ini gadis itu saat ini sedang menahan rasa sakit yang ia dapatkan dan dari rasa sakit nya itu gadis itu pun mendapatkan sebuah ingatan tentang masa lalunya.
setelah sepenuhnya mendapatkan ingatan nya itu barulah gadis itu berhenti mendapatkan rasa sakit di kepalanya.
Dan setelah rasa sakit itu hilang gadis itu hanya diam saja tanpa berkata-kata namun diwajahnya tersirat sebuah kemarahan.
sedangkan remaja yang melihat gadis itu sudah berhenti merasakan sakit, remaja itu pun kembali menghampiri gadis tersebut lalu mencubit dagu gadis itu sambil berkata
"bagaimana apa kau masih tidak ingin membantu ku j*Lang murahan?!?" ucap remaja tersebut
gadis itu hanya diam saja ketika mendengar perkataan dari remaja tersebut lalu gadis itu hanya memberikan tatapan tajamnya sebagai jawaban sedangkan remaja yang mendapat tatapan tajam tersebut langsung merasakan ketakutan dan tubuhnya langsung bergetar saking ketakutannya ia.
namun karena ego dari remaja tersebut lebih besar dari otaknya, remaja tersebut pun menyakinkan dirinya sendiri bahwa apa yang ia lihat tadih hanya sebuah ilusi semata saja dan tak akan pernah membuat ia merasa taku SMA sekali.
__ADS_1
setelah mencoba menstabilkan dirinya remaja itu pun kembali maju sambil melontar sebuah hinaan yang tak pernah ia ketahui dan ia bayangkan bahwa apa yang akan ia lakukan saat ini akan membawa nya kepada kehancuran.
"dasar j*Lang murahan berani kau menatapku seperti itu. apa kau tau kau tak pantas memandang diriku yang seorang permaisuri ini" kata remaja tersebut
" atau jangan-jangan kedua orang tua mu tak pernah mengajarkan kan tata Krama dan juga sopan santun heh?
oops... seperti nya tidak jika dilihat dari sikap mu yang seperti seorang j*Lang murahan atau jangan-jangan kedua orang tua juga orang yang hina dan juga murahan sama seperti mu Hem...?? haha...haha..." ejek remaja tersebut dengan suara tawa dan juga cemoohan
sedangkan gadis itu yang mendengar pun langsung marah dan sorot matanya semakin menakutkan serta dari tubuhnya itu terpancar hawa membunuh yang sangat-sangat pekat sekali dan juga sangat-sangat menakutkan
Dilain sisi remaja yang melihat hal tersebut tanpa sadar berjalan mundur dan merasa sangat ketakutan..
namun perkataan remaja tersebut tak dihiraukan oleh gadis itu.
Gadis itu semakin mendekati ke arah remaja tersebut hingga remaja tersebut terpojok dan tubuhnya jatuh ketanah.
ketika gadis itu sudah sampai didepan remaja tersebut ia pun sedikit berjongkok sambil mencengkram leher remaja tersebut dan tatapan yang diberikan oleh gadis itu amatlah tajam.
__ADS_1
"ampun...ampuni aku......
ku mohon ampun aku....
aku tidak ingin mati....ku mohon ampuni aku tuan ! " ucap remaja itu sambil berlinang air mata dan juga tubuh yang bergetar ketakutan
"apa kau tahu kesalahanmu hemm.. ???" ucap gadis itu
pada awalnya remaja itu diam saja karena tidak berani dan tidak bisa mengeluarkan satu perkataan sehingga ia hanya bisa menganggukkan kepalanya dengan keras sebagai jawaban namun ketika melihat sorot mata gadis itu yang sangat tajam dan malah semakin membuat nyalinya menciut dan ketakutan sehingga ia pun dengan terpaksa mengeluarkan suara dengan tubuh yang gemetar hebat dan akibat ia bicara dengan terbata-bata.
"a..a-pa tuan? " jawab remaja itu mencoba memberanikan diri walaupun tubuhnya bergetar hebat saking ketakutannya ia.
" heh...apa kau tidak tahu sama sekali" tanya gadis itu lagi
Dan remaja itu hanya sanggup menggelengkan kepalanya sebagai jawaban dari pertanyaan gadis itu karena ia sudah tak bisa lagi berbicara karena nafasnya yang tercekat-cekat dan hampir kehilangan oksigen.
"apa kau ingin tau jawabannya"tanya nya lagi dan dibalas anggukan oleh remaja tersebut
__ADS_1
"baik...baik kalau begitu aku akan menjawab dan menjelaskan semua nya secara rinci, jadi dengarkan baik-baik semua perkataan ku! jika sampai ada satu kalimat saja yaang tak kau dengar, kau akan tau akibatnya.kau dengar itu?" ancamnya