
Disaat semua orang sedang sibuk membahas tentang masalah atau gosip tersebut, didalam sebuah kamar terlihat seorang wanita yang sedang tidur nyenyak tanpa merasa terganggu dengan suara berisik yang ada diluar makarnya itu meski pada awalnya ia sempat terganggu ketika ia merasa ada seseorang yang mencium wajahnya namun ketika ia ingin membuka mata ia tak melihat ada siapapun didalam kamar itu sehingga ia kembali tidur lagi mungkin baginya itu hanya halusinasi nya saja.
setelah matahari sudah ada di atas kepala atau sudah menunjukkan pukul dua belas siang baru lah gadis itu terbangun dari tidurnya.
setelah bangun dari tidur nyenyak nya garis itu pun merenggangkan tubuhnya supaya terasa sedikit nyaman agar tubuh tidak terlalu kaku setelah bangun tidur.
"ehh.... badan ku terasa nyaman sekali dan baru kali ini aku bisa tidur nyenyak setelah bertahun-tahun sejak kejadian kedua orang tua ku meninggal dunia" ucap gadis itu sambil meregangkan tubuhnya dan dalam keadaan setengah sadar dan mata yang setengah tertutup.
setelah mengumpulkan semua nyawanya dan membuka penuh matanya gadis itu sangat terkejut ketika melihat seluruh pemandangan yang ada disekitar nya.
bagaimana gadis itu tidak terkejut ketika ia melihat ruangan tersebut dan mendapati dirinya ada ditempat asing yang sama sekali tak ia ketahui ada dimana ia saat ini.
padahal ia masih ingat bahwa dirinya sedang berada dirumahnya sendiri sebelum tertidur.
"what...a..pa..apa ini sebenarnya dan dimana aku saat ini?? dan tempat apa ini sebenarnya ? sungguh benar-benar aneh sekali dan ku lihat tempat ini seperti tempat yang ada di zaman kuno ya. "ucapnya gadis itu
"bukankah aku seharusnya ada dikamar ku saat ini kenapa aku malah berada disini.
__ADS_1
apa jangan-jangan terjadi sesuatu dirumah ku atau jangan-jangan Simon yang memindahkan ku.
sial !! awas saja jika benar ia yang telah memindahkan diriku ketempat ini, kita lihat saja nanti " ucap gadis itu dengan senyuman kecil namun menakutkan bagi orang lain sambil memikirkan berbagai macam hukum yang akan ia berikan kepada asisten nya itu.
setelah beberapa saat ia baru sadar bahwa asisten nya itu tidak pernah mengetahui tempat tinggal nya itu dan hanya ia seorang yang mengetahui tentang rumah tersebut.
" ahhh....sial..! sial...! bodoh ! bodoh sekali !! kenapa aku harus lupa tentang masalah kecil seperti itu sih?? dan lagi ini jika bukan ulah Simon terus ulah siapa dan juga sekarang aku ada dimana?!?!?" ucap gadis itu setengah berteriak sambil mengacak-acak rambutnya karena ia merasa frustasi pada dirinya sendiri yang bisa lupa dengan hal tersebut padahal biasanya ingatan nya itu sangat-sangat lah kuat dan tak akan pernah bisa lupa apapun bahkan dengan hal sekecil apapun itu.
huh....
gadis itu hanya bisa menghela nafas panjang dan pada akhirnya tenggelam dalam pikiran nya sendiri.
"ahhh........." teriak gadis tadih sambil menahan rasa sakit yang teramat menyakitkan baginya.
setelah tersadar dari rasa sakit nya itu, gadis itu baru menyadari bahwa ia sudah berada ditempat yang berbeda lagi.
" akhirnya berhenti juga.heh...baru kali ini aku merasa kan sakit yang seperti tadih.
__ADS_1
eh.... tunggu dulu seperti ini bukan ditempat yang tadih deh? "ucapnya
"apa jangan-jangan aku pindah tempat lagi? tapi dimana lagi ini? heh...bikin kepala orang pusing aja" kata gadis itu
Dari harus merasa kebingungan gadis itu pun lebih memilih menyusuri tempat tersebut dan mencoba mencari seseorang untuk mencari informasi atau hanya sekedar bertanya saja.
setelah beberapa lama ia mengelilingi tempat tersebut akhirnya ia menemukan seseorang yang tak jauh dari tempatnya berdiri saat ini, ia melihat seorang remaja yang sedang duduk disebuah kursi yang ada dibawah pohon yang rindang.
gadis itu pun berjalan menuju kearah tempat remaja itu berada dan mencoba menghampirinya, sebelum ia sampai menuju tempat itu beberapa langkah lagi, remaja tersebut yang tadih sedang duduk di tempat itu tiba-tiba saja sudah menghampiri dirinya sambil berkata pada nya.
"Apa kau bisa membantu ku?" ucap remaja tersebut dengan polosnya.
bukannya menjawab gadis itu malah balik bertanya "heh..... apa maksudmu?😕😕" ucapnya bingung setelah mendengar perkataan remaja tersebut bukankah harusnya ia yang bertanya kepada remaja tersebut tapi ini malah kebalikannya malah remaja itu yang lebih dulu bertanya kepada nya.
" heh.. aneh banget nih bocil. harusnya kan gue yang nanya dia. lah ini malah dia yang nanya, mana tiba-tiba aja langsung minta bantuan lagi. dia pikir gue bah Google apa? " ucapnya di dalam hati
" telinga mu tidak tuli kan? maksud ku tadih bertanya kepada mu, apakah kau bisa membantu ku untuk menyelesaikan semua masalah yang saat ini sedang ku hadapi?" jelas remaja itu.
__ADS_1
" heh sayang sekali cantik-cantik kok budek ya " gumam remaja tersebut dengan suara kecil