
***Saat glenhsya menasehati robbyn willans pergi menjauh dari mereka karna willans merasa cemburu atas apa yang robbyn ungkapkan pada glenhsya.
setelah itu glenhsya menyadari kalo willans telah pergi duluan.glenhsya pun pergi meninggalkan robbyn sendirian di taman.
Glenhsya ngerasa gak enak hati sama willans yabg pergi begitu aja tanpa pamit.glenhsya berpikir kenapa willans pergi begitu aja.menurut glenhsya penyebab willans pergi itu karena nya.
"kenapa willans pergi begitu saja tanpa pamit atau apapun itu.apa mungkin willans marah lagi sama aku karna robbyn ungkapin perasaannya sama aku bukan sama willans,tapi willans gak mendengarkan semua yabg aku ucapakan kali ya"kata glenhsya
Glenhsya pun pergi untuk mencari willans dan ingin menjelaskannya agar dia gak salah sangka dulu.glenhsya pergi mencari willans dengan menaiki taksi.sebelum sampai di rumah.
saat itu glenhsya baru samapi di lampu merah dan gak sengaja melihat willans di pinggir jalan sambil nangis,marah dan kecewa sama glenhsya temannya.
glenhsya pun menyuruh sopir taksi buat berhenti
"pak berhenti...berhenti.pak tunggu sebentar ya jangan pergi dulu"kata glenhsya.
"baik non"kata pak sopir taksi
__ADS_1
glenhsya pun menghampiri willans yang sedang berdiri di punggir jalan.
"willans"panggil glenhsya
willans pun menoleh ke ara suara yang nemanggil nama nya.saat dia menoleh dan ternyata yang menyebut nama nya itu glenhsya dan willans pun langsung pergi menjauh dari sumber suara itu.
saat itu glenhsya berlari ingin menemui willans dan ingin menjelaskan apa yang terjadi tapi willans sudah ditutupi oleh cemburu yang amat sangat dalam.
"will...willans...will berhenti sebentar aku pengen bicara sama kamu dulu."kata glenhsya
willans pun menurut dan berhenti dengan hati yang marah
glenhsya pun merasa bersalah apa yang dia lakukan terhadap temannya itu.sangat ***memukul hatinya.
"will kamu ko ngomong ke gitu.aku bukan nya ingin merebut robbyn dari pelukan mu tapi aku udah ngomong kok sama robbyn buat buka hati nya untuk kamu will.tolonglah percaya sama aku"jelasan glenhsya pada willans.
"aku gak akan termakan ooleh omong kosong kamu.udah sana pergi aku masih ada urusan penting yang mendadak"kata willans
__ADS_1
"will...will tolong perca"glenhsya belum selesai bicara willans malah pergi begitu saja.
glenhsya pun juga pergi menuju taksi yang tadi ia tumpangi.di dalan taksi glenhsya terus nelamun sambil keluar air mata.
sopir taksi pun merasa heran penumpangnya kenapa tiba tiba menangis tanpa sebab,dan pak sopir pun bertanya
"mbak!!kenapa mbak menangis?"kata pak sopir
"gak papa ko pak.saya cuman kelilipan pak"kata glenhsya
"kelilipan apa mbak.kan jendela nya tertutup rapat"kata pak supir
"kELILIPAN DEBU PAK!kepo aja sih urusan orang.bapak pokus nyetir mobil aja sana"kata glenhsya ngegas
"iya mbak maaf kalo gitu"kata pak supir ketakutan
***dalam hati si supir
__ADS_1
"iih si mbak ini bikin saya jantungan aja.satu menit yang lalu ceria,baik setelah satu menit kemudian malah jadi iblis marah marah sama saya yang gak salah apa apa"merasa sedih karna di marahin oleh penumpang yang diam diam emosian**.