
Song dan robbyn makin akrab saat hilangnya glenhsya.mereka merencanakan buat melaporkan kehilangannya glenhsya kepada polisi
"Byn bagaimana kita lapor polisi aja siapa tau glenhsya ketemu"kata song
"lo bilang lapor polisi.glenhsya aja ilang nya belum 24 jam"penjelas robbyn
"iya gw tau,tapi kalo glenhsya kenapa-napa gimana"kata song khawatir
"jh lebih baik kita cari glenhsya nya di tempat lain aja.misal nya di rumah nya.mungkin aja dia masih tidur dan handphone nya di matiin"kata robbyn dan song hanya mengangguk paham.
Dan akhirnya mereka berencana mencari glenhsya di rumah nya dan di perjalanan song terus saja menelponnya gak henti-henti tak tau udah berapa kali dia menelponnya dan tak ada respon sama sekali dari glenhsya
Dan sampai lah mereka di depan rumah glenhsya.dan memanggil nama nya pun gak kunjung ada jawaban darinya.
"glenhsya"teriak song
"glenhsya"robbyn pun ikut bersuara memanggilnya dan tak lama ada orang yang membukakan pintu gerbang kecil.dan menampakan seorang wanita paruh baya
"maaf tuan cari siapa ya"tanya wanita paruh baya itu
"saya pac/kami teman kampusnya glenhsya"ucapan song terpotong oleh robbyn
"owh temennya non glenhsya.tapi non glenhsya nya belom pulang "kata wanita paruh baya atau pembantu di rumahnya glenhsya
"Kalo kami boleh tau glenhsya nya kemana ya bi"kata robbyn.
"dari tdi none glenhsya belom pulang ke rumah"kata bibi
"owh gitu ya."jawab song
"Kalo gitu saya pamit pulang dulu ya bi"kata robbyn pamit pada pembantu di rumah glenhsya.
Song makin panik dengan glenhsya karna dirumah nya aja dia belom balik.
SONG POV
glenhsya kamu dimana sayang.aku udah cari kamu du kampus dan di rumah gak ketemu juga.dan asal kamu tau aku dan robbyn akan cari kamu terus sampai ketemu.
aku akan cari kamu sampai mati pun aku rela.
SUGA END POV
Drrrttt.....Drrrrttt
Handphone song pun bunyi sontak song langsung ngambil handphone nya di dalam celana jeans hitam yang ia pakai sekarang.song pun langsung liat siapa yang menelponnya dan yang dia liat terdapat nama bonna.langsung mengangkat nya dan dia letakkan di telinganya
"APA"bentak song pada seseorang di sebrang sana
"jangan marah dulu sayang"kata bonna manja
"lo mau apa nelpon gw"kata song marah
"Gw nelpon lo ada yang ingin ketemu sama lo sayangku"kata bonna
"maksud lo apa"tanya song mulai cemas
"song to-tolong gw..hisskk....hissk"teriak glenhsya sambil nangis
"denger kan suara siapa itu"tanya bonna
"lepasin glenhsya.jangan pernah lo nyakitin dia menyentuh dia aja gw gak akan tinggal diam"acam song
"gw akan lepasin dia ko,tapi ada syaratnya"kata bonna
"hm.ok syarat apa yang lo ingin kan"tanya song
"gw akan lepasin dia asalkan lo nikah sama gw"kata bonna sambil tersenyum sinis
song menghela nafas agak berat dia sedang di ambang ke bingungan dalam hati yang dia cinta hanyalah glenhsya saja tapi jika gw nolak syarat dari bonna glenhsya gak akan selamat.
"jika lo gak mau nikah sama gw,hm gak papa.tapi jangan harap glenhsya akan hidup"ancam bonna pada song.
"hm ok gw akan nikah sama lo tapi lo tepati janji lo buat lepasin dia"kata song frustasi
"ok.lo bisa pengang janji gw.dan sekarang lo datang ke lokasih dimana glenhsya di sekap.gw akan sharelook"kata bonna
Song akhirnya bisa ketemu juga sama glenhsya walauu dia gak akan bersama nya lagi.
__ADS_1
Song dan robbyn pun sampai di tempat diaman glenhsya di sekap oleh bonna.mereka langsung masuk dan mendapati dua sosok cewe yang satu berdiri tegak dann satunya duduk sambil mulut nya di bekam.
"Hah!glenhsya/glenhaya"teriak mereka berdua kompak
song dan robbyn langsung berlari dari ambang pintu menghampiri glenhsya yang duduk tak bergerak karna glenhsya pingsan
"Sya kamu gak papa kan."kata song khawatir
"sya bangun"kata robbyn menggoyang-goyang kan tubuh glenhsya yang menutup mata.
song langsung berdiri menghampiri bonna dengan mata penuh amarah
"lo apain glenhsya"teriak song
"gw gak ngapa-ngapain dia"kata bonna tanpa perasaan tak bersalah
"denger ya lo bisa bohongin orang lain tapi gw gak bisa lo bohongin.katakan yang se jujur nya lo apain glenhsya.hah."bentak song sampai bonna terkejut langsung menundukan kepalanya.
SONG POV
*Sya jika terjadi apa-apa sama lo gw gak akan maafin diri gw sendiri.jika lo mati gw juga akan mati.jika gw hidup tanpa lo di dunia ini akan terasa hampa selamanya.mungkin hidup gw gak akan ada artinya lagi tanpa lo.
Dan hati gw akan terasa hampa tanpa kehadiran hati lo di sini
Jika waktu bisa berputar akan ku gantikan posisi lo yang sekarang.karna hidup tanpa cinta gak serasa hidup dengan kebahagiaan.
jika lau dunia ini kiamat mungkin aku akan mati terlebih dahulu agar bisa selalu bersama mu Sya.
jika dunia tidak berpihak dengan ku akan ku musnahkan orang-orang uang telah membuat mu seperti ini.
Aku akan selalu bersama mu agar kau tidak pergi di kehidupan ku lagi.akan ku pegang cinta dan hati mu hanya untuk ku saja.
jadi mohon bangun lah.aku gak sanggup liat kamu masih memejamkan mata.ayok bangun lah sayang.aku akan menemani mu hingga tua nanti aku gak akan pernah niggalin kamu*
SONG END POV
Tiba-tiba sebuah tangan putih nan lembut dan wangi itu mengelus-elus rambut hitam song.sontak song pun mendongakkan kepalanya liat tangan siapa yang berada di kepalanya dan hal hasil dia glenhsya.
Glenhsya yang liat song sedang menangis boombay hanya tertawa pelan karna dia baru pertama kali liat song yang sombong,arogan itu bisa nangis juga.
"apanya yang lucu"kata song malu-malu
"kenapa ketawa emang apa nya yang lucu hah"bentak song
"ya maaf"kata glenhsya sambil mengangkat dua jari
"Hm,ok kali ini aku maafin kamu.jika kamu ketawain aku lagi.akan gak ada lagi kata maaf buat mu"kata song marah
"dih tuan song yang sombong bisa marah juga"ledek glenhsya
"ehehhmm udah kan adegan bebas nya.ayok lah sayang kita pergi buat bikin acara lamaran"kata bonna
Glenhsya yang mendengar ucapan bonna tadi membuat hati nya hancur ada rasa kecewa dan sakit hati yang campur aduk di dalam hatinya.tiba-tiba beningan kecil jatuh tepat di pipi putih glenhsya dengan pelan.
"hiisssk.....jadi kamu akan tunangan sama dia.hah.jawab aku"teriak glenhsya sambil tahan isakan tangisannya yang tak tertahan lagi
"Hem..i-iy-iya glenhsya."kata song terbata bata
"....."
"maaf jika aku gak bisa selamanya ada di sisi kamu"kata song kecewa
"....."glenhsya lagi dan lagi hanya diam dan menangis.
GLENHSYA POV
*Selama ini perhatian yang kamu berikan buat aku itu gak ada artinya sama sekali.aku pikir kau orang yang dapat di percaya tapi saat aku mulai mencintainya dia telah pergi dan gak akan bisa kembali lagi sama ku.
Mungkin dia bukan jodoh ku.akan ku pasrahkan semuanya pada tuhan yang bisa menentukan jodoh,rezki dan umur.
Orang bilang aku jomblo itu gak ada yang suka dengan ku.tapi belum tentu dengan jodoh yang tuhan berikan pada ku suatu saat nanti.
Kita hidup di dunia gak akan selamanya.jadi aku akan pokos buat masa depan ku nanti.dari pada buat mikirin cowo yang membuat hati kita sakit dan kecewa.
**GLENHSYA END POV***
Song dan bonna pergi meninggalkan glenhsya yang masih nangis tak henti hentinya dan robbyn yang melihat glenhsya yang masih menangis.dengan sigap dan langsung memeluk glenhsya agar dia nangis di pelukannya.
__ADS_1
"Nangis lah dengan puas di pelukan gw.biar lo agak tenangan"kata robbyn
Glenhsya bangkit dari pelukannya robbyn dan dia menghapus semua air mata yang membasahi pipi nya dengan kedua tangannya dengan kasar.
"hmm..ya udah kita balik aja.gak baik lama-lama disini"kata glenhsya yang mulai membaik.
Saat mereka sudah sampai di depan mobil robbyn membukakan pintu mobil buat glenhsya.dan glenhsya masuk dengan senyum manis nya.di dalam perjalanan glenhsya melamun dan tak ada yang beranikan diri buat mulai bicara.
"Sya"panggil robbyn
"Hm"gumam glenhsya
"lo gak papa kan"tanya robbyn
"yap.gw baik baik aja ko"jawab glenhsya.
"apa lo dah ikhlas buat kehilangan song untuk selama nya"tanya robbyn memastikan glenhsya
"kaya nya gw udah ikhlas.gw akan pokus sama kuliah gw.dan mulai mencari kerja yang lebih baik"kata glenhsya
ROBBYN POV
*Jika glenhsya udah move on dengan song betarti gw gak akan ada halangan lagi buat deketin glenhsya.dan gw juga gak usah capek-capek buat ngerusak hubungan mereka tanpa turun tangan.
Gw udah lelah buat ngejar dia lagi karna di hidup nya selalu aa song dan song,tapi sekarang gak ada lagi nama song di hidup nya lagi akan ada nama robbyn di hidup dan hatinya.
Gw akan bahagiakan kamu buat seumur hidup lo.gw gak akan bikin lo nangis.jika ada yang nyakiti lo gw akan bikin hidup nya sengsara selamanya.
"andai dia mau menerima gw di dalam hidup nya.tapi gw akan terus berjuang demi lo"batin robbyn
Emang cinta gak boleh di paksa-in karna itu akan membuat kita makin sakit dan menderita meliat orang yang kita cintai malah mencintai orang lain sama kaya aku yang mencintai glenhsya tapi dia mencintai song.
Tapi sekarang song akan menikah dengan bonna dan glenhsya akan menjadi milik gw seutuh nya dan gak akan ada yang bisa merebut nya dari sisi gw
*ROBBYN END POV
<<<<<Sampai di rumah glenhsya robbyn mengantar dia sampai ke kamarnya.Adik nya yang melihat kakak nya yang gak seperti biasa nya ceria sekarang murung"kak kenapa"tanya syilla"kak kamu butuh istirahat dia gak enak badan aja ko Syill"kata robbyn"ya udah.kak mau makan dulu gak"tanya syilla pada kak nya.dan glenhsya hanya diam tak menjawab satu kata pun keluar dari mulut nya."Sya gw balik dulu ya.lo istirahat biar lo gak sakit"kata robbyn.dan glenhsya hanya bisa mengangguk paham.Robbyn pergi dan menutup kembali pintu kamar glenhsya dengan perlahan.glenhsya yang melihat punggung robbyn yang tak terlihat lagi.dia langsung menangis kembali Perkataan yang bonna katakan terus menerus teriang iang di telinganya"kenapa gw mikirin dia terus.dia hanya mempermainkan hati gw"batin glenhsya.Glenhsya merasa bosan di kamar terus dia turuh ke bawa.perut nya terasa lapar dia pergi ke dapur dan menghampiri kulkas lalu membukanya dan hanya ada buah -buahan saja di dalam nya gak ada cemilan apa pun di dalamnya.Dia pun mengambil satu apel.dan memakannya sambil berjalan keluar rumah.niat nya ingin duduk di depan rumah.tapi pas mau duduk dia melihat mobil BMW bwrwarna silver berhenti di depan rumah glenhsya.Glenhsya yang melihat mobil itu nampak familiar bagi nya.saat dia mengamati mobil itu tak lama pemilik mobil keluar.sontak glenhsya kaget karna pemilim mobil itu song.dengan sigap nya glenhsya lari masuk ke rumah.song yang liat glenhsya lari saat liat dirinya keluar dari mobil song pun langsung lari menyusulnya.Glenhsya yang sudah masuk dan langsung menutup pintunga namun pintu itu tertahankan oleh kaki song yang mengganjal pintunya"Glenhsya tolong ijin kan aku buat jelasin semuanya"kata song"udah gak ada lagi yang perlu lo jelasin.sekarang pergi dari rumah gw"kata galenhsya sambil nangis"Tolong beri aku waktu buat jelasin semuanya Sya"kata song.Glenhsya pun mengalah pada nya karna sudah gak kuat buat ngedorong pintu karna tenaga nya lebih kecil dari pada tenaga nya song"Aku memilih menikah sama bonna ini semua demi keselamatan kamu.jika tidak kamu akan di bunuh.aku gak mau kamu mati dengan sia sia sayang.kamu harus hidup buat masa depan kamu"kata song"Owh jadi kamu lebih baik mengorbankan cinta kamu dari pada mati"kata glenhsya heran dengan pilihan nya song"Lebih baik kamu pergi.aku udah muak liat muka kamu yang tanpa berdosa"kata glenhsya yang mulai menutup pintu nya.dan song yang ada di luar pintu hanya bisa menunduk dan menatap pintu itu dengan lama.lalu dia pun pergi meninggalkan glenhsya yang sedang bersandar di pintu."Jika saja kau gak datang di hidup gw.mungkin hidup ku gak ada penderitaan seperti ini.ini rasa nya sangat sakit.gak bisa buat di lupain apa yang telah kamu lakukan pada ku"batin glenhsya yang menangis an berjongkok mukanya di tutupi oleh lutut nya.
Sampai di rumah glenhsya robbyn mengantar dia sampai ke kamarnya.
Adik nya yang melihat kakak nya yang gak seperti biasa nya ceria sekarang murung
"kak kenapa"tanya syilla
"kak kamu butuh istirahat dia gak enak badan aja ko Syill"kata robbyn
"ya udah.kak mau makan dulu gak"tanya syilla pada kak nya.dan glenhsya hanya diam tak menjawab satu kata pun keluar dari mulut nya.
"Sya gw balik dulu ya.lo istirahat biar lo gak sakit"kata robbyn.dan glenhsya hanya bisa mengangguk paham.
Robbyn pergi dan menutup kembali pintu kamar glenhsya dengan perlahan.glenhsya yang melihat punggung robbyn yang tak terlihat lagi.dia langsung menangis kembali
Perkataan yang bonna katakan terus menerus teriang iang di telinganya
"kenapa gw mikirin dia terus.dia hanya mempermainkan hati gw"batin glenhsya.
Glenhsya merasa bosan di kamar terus dia turuh ke bawa.perut nya terasa lapar dia pergi ke dapur dan menghampiri kulkas lalu membukanya dan hanya ada buah -buahan saja di dalam nya gak ada cemilan apa pun di dalamnya.
Dia pun mengambil satu apel.dan memakannya sambil berjalan keluar rumah.niat nya ingin duduk di depan rumah.tapi pas mau duduk dia melihat mobil BMW bwrwarna silver berhenti di depan rumah glenhsya.
Glenhsya yang melihat mobil itu nampak familiar bagi nya.saat dia mengamati mobil itu tak lama pemilik mobil keluar.sontak glenhsya kaget karna pemilim mobil itu song.dengan sigap nya glenhsya lari masuk ke rumah.song yang liat glenhsya lari saat liat dirinya keluar dari mobil song pun langsung lari menyusulnya.
Glenhsya yang sudah masuk dan langsung menutup pintunga namun pintu itu tertahankan oleh kaki song yang mengganjal pintunya
"Glenhsya tolong ijin kan aku buat jelasin semuanya"kata song
"udah gak ada lagi yang perlu lo jelasin.sekarang pergi dari rumah gw"kata galenhsya sambil nangis
"Tolong beri aku waktu buat jelasin semuanya Sya"kata song.
Glenhsya pun mengalah pada nya karna sudah gak kuat buat ngedorong pintu karna tenaga nya lebih kecil dari pada tenaga nya song
"Aku memilih menikah sama bonna ini semua demi keselamatan kamu.jika tidak kamu akan di bunuh.aku gak mau kamu mati dengan sia sia sayang.kamu harus hidup buat masa depan kamu"kata song
"Owh jadi kamu lebih baik mengorbankan cinta kamu dari pada mati"kata glenhsya heran dengan pilihan nya song
"Lebih baik kamu pergi.aku udah muak liat muka kamu yang tanpa berdosa"kata glenhsya yang mulai menutup pintu nya.dan song yang ada di luar pintu hanya bisa menunduk dan menatap pintu itu dengan lama.lalu dia pun pergi meninggalkan glenhsya yang sedang bersandar di pintu.
__ADS_1
"Jika saja kau gak datang di hidup gw.mungkin hidup ku gak ada penderitaan seperti ini.ini rasa nya sangat sakit.gak bisa buat di lupain apa yang telah kamu lakukan pada ku"batin glenhsya yang menangis an berjongkok mukanya di tutupi oleh lutut nya.