
nggak terasa hari,berlalu begitu cepatnya,
sekarang,kenaikan kelas pun sudah di umum kan,
rasi berhasil meraih peringkat juara umum,sekarang naik ke kelas enam SD,
Albi pun menepati janji nya untuk mengajak Rasi liburan ke Bali,
besok adalah hari keberangkatan nya,semua sudah disiapkan oleh Albi,mulai dari tiket, pesawat dan tempat di mana dia akan menginap selama,di Bali,
sava sibuk membereskan semua keperluan Rasi,Albi dan diri nya,
semua yang di butuhkan sudang di Peking ke dalam koper masing-masing,
sedang kan Albi masih sibuk di kantor,karna dia harus menyelesaikan tugas nya,sebelum di tinggal,untuk dua Minggu ke depan.
Albi mengirim pesan pada sava,kalau dia pulang terlambat,karna harus menyelesaikan laporan,sebelum berangkat besok,
tok ...tok ....tok ....
suara ketukan pintu dari luar menghentikan kegiatan sava,
perlahan sava membuka pintu,yang ternyata si mbok yang mengetuk,
ada pa mbok,,,,?? kata sava,
di bawah ada tamu buk,jawab mbok asih,
sava melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan nya,jam menunjukkan pukul delapan malam,
*pikiran sava"siapa yang bertamu malam begini,karna biasa nya tak ada tamu yg tak memberi kabar terlebih dahulu.
ia mbok,sebentar lagi aku turun,tolong mbok buatkan minum dan cemilan nya ya mbok,ujar sava pada mbok asih,,
nggak berapa lama sava menuruni tangga,
sava kaget, ternyata yang datang,Abi ayah kandung Rasi,,
Abi datang dengan seorang wanita,wanita yang tidak dikenal sava,
__ADS_1
assalamu'alaikum,sava memberi salam pada Abi dan perempuan yang di bawa nya,
waalaikumsalam,jawab Abi dan perempuan itu
apa kabar Sava,"kata Abi sedar basa-basi"
aku baik,ujar sava,
oh...ya,kenal kan ini istri mas,kami baru menikah enam bulan ini,,,
aku Lala...,Sabil mengulurkan tangan kepada sava,
sava menerima uluran tangan Lala,
salam kenal,aku sava,mama nya rasi,,
silahkan duduk,ujar sava,
"sava bertanya"ada keperluan apa kmu kesini,
udah dua tahun berlalu,aku pikir kita tak kan bertemu lagi,dan dari mana kamu dapatkan alamat rumah ku,
"Abi menjawab"sebelum nya mas mintak maaf,klo kedatangan mas membuat kamu.tidak nyaman,
bukan karna apa-apa,mas cuma kangen sama Rasi,
semenjak kamu pergi,mas nggak pernah lagi ketemu Sama Rasi,
TPI rasi nggak ada di rumah sekarang,
tadi setelah terima rapor sekolah,dia di ajak KA Yuna kerumah nya,
mungkin pulang nya nanti di jemput ude,setelah pulang dari kantornya,
nggak berapa lama,terdengar suara mobil Albi,
mbok asih yang juga mendengar suara mobil,berlari ke depan untuk membuka kan Albi pintu,,
assalamualaikum,kata Albi,
__ADS_1
waalaikumsalam,jawab sava dan yang lai nya,
sava berdiri dan dan mencium tangan suami nya,karna itu udah kebiasaan sava sebelum dan sesudah Albi pulang kerja,
.dan tak lupa Albi,mengecup kening istri nya,.
semua itu tak luput,dari pandangan Abi,
.
"Albi bertanya,", sayang diluar mobil siapa?,tadi ude liat,klo ada mobil di depan.apa di dalam ada tamu,
"sava menjawab"ia di dalam ada tamu,
siapa,?jawab Albi,
sambil berjalan mendekat keruang tamu, Albi dapat melihat,tamu yang sava maksud,
"sava mengenal kan Abi apa Albi"ude kenalkan ini,mas Abi dan istri nya,,
kenal kan,saya Abi bara,ayah kandung nya Rasi,dan ini Lala,istri saya,
Albi menerima tangan Abi dan menjawab,
.saya Albi Mahendra,suami sava Mahendra, jawab Albi,
rasi mana ude,?seru sava yang tak melihat Rasi,
nanti kak Yuna yang mengantar kan Rasi kesini,,
todi kak Yuna telfon ude,dia bilang, ude nggak usah,jemput Rasi,karna dia yang akan mengantar rasi ke sini,
sekalian kak Yuna mau mengantarkan ibu,kerumah bang Galvin,kan sekalian lewat rumah kita,,,jawab Albi,....
ya...udah,mohon maaf,saya izin bersih-bersih dulu,kalian lanjutkan aja ngobrol nya,kata Albi,
silahkan minum dan makan cemilan nya,mas ,saya mau, menyiapkan keperluan ude dulu,,kata sava,silahkan Lala,jangan sungkan,mungkin sebentar lagi kak Yuna dan rasi akan Datang ,
Albi menggenggam tangan Sava,berjalan menaiki tangga,,,,
__ADS_1
sementara' Abi tak lepas memandang sava,di hati kecil nya ,Abi berkata,kalau aja dulu dia tak mendua,mungkin sekarang masih dia yang ada di sisi sava, dia yang akan menggenggam tangan Sava,...
TPI sekarang tampak nya sava sudah jauh lebih bahagia, dibandingkan dulu hidup dengan diri nya...Abi sadar akan hal itu...