
"tiga bulan setelah pernikahan"
tiga bulan sudah pernikahan sava dan Albi,sampai saat ni tak ada kemajuan,sava diam dengan pemikiran nya,Albi pun tenang dengan pikiran nya,
sejak saat pertemuan itu ,tepat nya tiga bulan yang lalu ,Safa memutus kan menerima lamaran Albi,,
dan disini lah sava sekarang,sendiri berdiri di balkon kamar nya,memandang KerLiP bintang di langit,, begitu indah,walau bintang kecil,Cahya nya pun tak seterang rembulan,tpi dia tetap menawan bagi siapa yg memandang nya,
tiga bulan ini sava berusaha memantaskan diri nya,berusaha menjadi istri yang baik,buat suami nya berharap kejadian yang dulu tak kan terulang lagi,tpi mungkin ini hanya harapan saja,walau pun Albi memberi kan hak penuh atas rumah tangga nya,dan menjadi suami yang baik,tapi sampai saat ini itu semua tak membuat sava yakin,apa kah Albi mencintai nya atau tidak,
karna udah tiga bulan ini Albi tak meminta hak nya sebagai suami,
sava berfikir untuk apa pernikahan ini,kalau dia tak membutuh kan kehadiran nya,untuk apa status SE orang istri kalau,dia tak butuh istri,
kadang sava berfikir,apa di rumah ini dia se orang istri, atau , sekertaris pribadi,sava hanya bisa menangis dalam diam,Sabil memandang bintang yang berkilau di atas langit ,SE akan bintang juga ikut mempertanyakan kan status nya..
sementara Albi di bawah,tepat nya dalam ruangan kerja nya,nampak sibuk dengan berkas-berkas,yang menumpuk,tiga bulan ini,sava menguras pikiran nya,dia selalu bertanya kenapa istri nya selalu diam,Tampa bertanya, Tampa marah kalau Albi pulang terlambat, Albi akui sava melayani nya dengan baik,dari makan,,pakaian,semua nya di urus Dengan rapi dan baik,
tpi itu semua tak membuat Albi bahagia,karna dia mau punya istri yang bisa marah saat nggak ada kabar dari nya,bisa ngambek klo dia pulang larut malam,bahkan tiga bulan ini,Albi menahan diri untuk tidak me minta hak nya pada sava,tpi sava tetap diam Tampa mempertanyakan ka semua nya,apa kah sava tidak butuh semua itu,atau apa kah dia menyesal menikah dengan nya,
__ADS_1
tiga bulan ini sudah cukup buat Albi tau semua nya,kenapa sava kaget pas pertama berkenalan dengan nya,Riko sahabat Nya mencerita kan kalau dulu mantan suami sava juga bernama Abi,Beda nya hanya huruf nya aja,
apa diam sava selama ini ada hubungan nya dengan mantan suami nya,apa mungkin sava belum bisa melupakan mantan suami nya,
hati Albi sakit mengingat semua itu,hari ini tepat tiga bulan pernikahan nya,
Albi meyakinkan hati nya,mencoba bertanya dari hati ke hati pada sava,kalau benar sava tidak bisa menerima pernikahan ini,dia akan ikhlas melepas kan nya,
dari pada melihat sava tak bahagia di sisi nya.
Albi melihat jam di tangan nya,jarum jam menunjukkan pukul 9-30,dia menutup semua berkas nya dan akan di kerjakan besok hari.karna walau di paksakan bekerja tak akan beres,karna pikiran nya yang kacau.
kemana dia,,,,? pikiran Albi,pas dia balik badan hendak keluar,dia melihat kearah balkon kamar nya,ternyata sava sedang berdiri menatap langit,entah apa yg sedang dia perhatikan,sampai sava tak menyadari kalau Albi udah ada tepat di belakang nya,
kemudian Albi berdiri di samping sava,Sabil menatap sava dari samping,Albi bertanya,apa yang kau pandang di langit yang begitu tinggi,sampai kamu tak menyadari atap rumah mu lebih rendah dari langit itu,
sava kaget lansuang memalingkan wajah nya, dan menghapus air mata nya ,dia tak mau tampak rapuh di depan suami nya,suami yg baru tiga bulan ini mengikat dia dengan janji suci,
tpi semua itu tak luput dari mata Albi, karna Albi tau sava baru saja menangis,
__ADS_1
itu tambah menguat kan hati Albi dan berfikir kalau sava tak bahagia menikah dengan nya.. Albi akan berusaha bicara baik-baik dengan sava,kalau sava memang tak bahagia dengan pernikahan ini,Albi akan ikhlas melepas qn sava,karna dia nggak mau melihat sava yang diam-diam,menangis,itu semua membuat dia sakit,melihat orang yang dia cinta mengeluar kan air mata,,ya Albi telah mencintai sava,bah kan terlalu dalam,sampai mungkin Albi tak kan mampu hidup tanpa sava,rasa nya cinta Ini begitu besar,bah kan lebih besar dari mantan istri nya dulu,...
sava,,sava menoleh,ya ada apa?,Abi dapat melihat mata yang merah dan sembab,karna mungkin sava terlalu lama menangis
apa kamu habis menangis?,,
tidak,,,sava memalingkan wajah nya,Albi menarik tangan sava agar menghadap pada nya,dia menatap mata sava ,yang bnyak kesedihan dan beban dalam pacaran mata nya,lalu Albi bicara sambil menyelipkan rambut yang tertiup angin ke telinga sava.albi pandang wajah sava,
apa aku tak bisa buat kamu bahagia ??sampai setiap malam kamu selalu menangis dalam diam?
sava kaget,kenapa Albi bisa tau kalau dia menangis dalam diam selama ini,
Albi melanjut kan bicara nya,apa aku tak bisa menjadi sandaran setiap kesedihan mu?
apa bahu ku ini tak pantas untuk menampung air mata mu,sehingga istri ku lebih memilih menangis sendiri,,,
aku merasa tak berguna menjadi seorang suami,aku merasa gagal membuat mu bahagia,
aku ingin bertanya sava,
__ADS_1
apa masih ada dia di hati ini,sambil menuju dada sava,apa tak bisa Abi bara,di ganti dengan Albi Mahendra,?