Adam Dan Mentari

Adam Dan Mentari
25.masuk rumah sakit


__ADS_3

lanjut....


semua keluarga mentari sudah berada dirumah sakit.


"dimana mentari" tanya mamah Yunita


"masih didalam Bu" ucap Adam


"kenapa sama adek gue ha lu apain adek gue" ucap Gino kesal


"gua juga gak tau bang tiba² tadi pas saya ke WC saya lihat mentari sudah tergeletak dilantai badan dia banyak memar muka dia pucat dan juga lembam" jelas adam


2 jam kemudian


dokter yang menangani mentari akhirnya keluar. semua keluarga mentari segera menuju dokter yang menangani mentari.


"gimana keadaan anak saya" tanya papah Andri


"pasien mengalami demam tinggi akibat terlalu lama kedinginan dan juga benturan keras dikepalanya dan juga badannya banyak sekali memarah ditubuh dan wajah pasien hidung yang berdarah.untung pasien tepat waktu datang kesini kalau tidak kemungkinan pasien akan koma untuk beberapa hari" jelas dokter yang membuat semua kaget


"ya ampun apa sekarang kita boleh masuk dokter" tanya mamah Yunita


"silahkan Bu asalkan jangan berisik saya permisi dulu" ucap dokter


semua langsung pergi menemui mentari yang sedang tergulai lemas dikasur dengan banyak sekali selang dan infus ditangannya.


"nak bangun ini mamah siapa yang berani lakuin ini kekamu bicara biar mamah kasih dia pelajaran" ucap mamah Yunita dengan berlinang air mata dan menggenggam tangan mentari

__ADS_1


"sudah mamah jangan sedih Abang yakin pasti mentari sembuh kok" ucap Gino sambil memeluk mamah


"papah kakak kenapa sih" tanya Beby


"kakak kamu sakit Beby" jawab papah Andri


mereka semua menunggu mentari sadar.


jam menunjukan pukul 22:30 tetapi belum ada tanda² mentari sadar.


sedangkan Adam kini tengah duduk disamping mentari dan menggenggam tangan mentari.


"mentari ayo bangun jangan tidur terus,jelasin siapa yang udah nyakitin kamu hiks..hiks.." ucap Adam sambil mencium tangan mentari


"tunggu ya Adam,gue belum saatnya membuka mata,terlalu sakit mataku untuk dibuka,aku akan terus bersamamu biarkan saja Meisya memperlakukan aku bagaimana asal aku sama kamu terus" batin mentari


walaupun kini mentari matanya terpejam tetapi telinganya masih bisa mendengar apa yang diucapkan oleh orang sekitar.


"iya Tante" jawab Adam


"pulang lah nak sudah malam nanti orang tua kamu nyariin" ucap mamah Yunita


"gak Tante adam masih mau jagain mentari" jawab Adam


"besok kan masih bisa kesini lagi,besok kamu sekolah dan Senin kamu sudah ujian" ucap mamah Yunita


Adam langsung setuju dan pamit untuk pulang. sebelum pulang Adam terlebih dahulu pamit kementari

__ADS_1


"Adam pamit ya sayang cepat sadar" ucap Adam sambil mencium kening mentari


"pasti Adam tapi ini belum saatnya" batin mentari


seketika mentari meneteskan air matanya Adam yang melihat langsung menghapus air mata mentari.


skip..


sampainya Adam dirumah dia langsung masuk diruang tamu sudah ada mamah dan papahnya


"Adam dari mana kamu nak" tanya papah aji


"habis antar pacar Adam pah dia masuk rumah sakit" jawab Adam sambil duduk disofa dengan muka lusuh


"pacar kamu siapa dam kok gak kasih tau mamah" tanya mamah


"mentari mah anaknya pak andriwijaya" jawab Adam


"ya ampun pacar kamu anaknya Andri kenapa gak bilang sih dam mah besok kita jenguk ya" ucap papah


"iya pah sudah lama kita tidak berkunjung" ucap mamah


**bersambung..


like


komen

__ADS_1


and


vote**


__ADS_2