
***skip...
keesokan harinya***...
kini keluarga mentari dan juga Adam sudah dirumah sakit mereka semua berkumpul untuk menunggu mentari sadar.
Adam terpisah dari sofa dia duduk disamping mentari dan menggenggam tangan mentari sambil mengucapkan kata² untuk mereka berdua.
"mentari asal kamu tau aku Adam sangat butuh penerang mentari disetiap langkah ku dan aku membutuhkan mentari untuk mencerahkan kehidupanku,aku Adam sangat membutuhkan sinar mentari untuk menghangatkan ku,jika kau tak ada hancur sudah harapan aku,aku harap kamu bangun mentari bertahanlah"ucap Adam sambil menangis
"Adam begitu besarnya cintamu sama aku,aku akan berusaha Adam"batin mentari
sekali lagi mentari menangis akibat mendengar perkataan Adam yang sangat membuat mentari terharu.
"kau menangis apa kau mendengar perkataanku" ucap Adam
akhirnya keajaiban datang mentari perlahan membuka matanya dan menggerakkan jarinya. Adam yang merasa tangan mentari bergerak langsung menatap mentari dan tersenyum karna mentari perlahan membuka matanya.
"mentari kau sudah bangun mamah papah om Tante mentari bangun" ucap Adam
__ADS_1
sontak semua mendatangi Adam dan melihat mentari sedang menatap atas-atas langit ruangan bang gino langsung memanggil dokter.
dokter akhirnya datang dan langsung memeriksa mentari.mentari masih melakukan hal yang sama menatap langit² ruangan.dokter langsung melambaikan tangan didepan mentari seketika mentari langsung menatap kesemua keluarganya.
"Alhamdulillah mba mentari telah sadar dari komanya karena perkiran saya dia akan bangun dihari Senin kalau tidak Selasa ini sudah anugrah tuhan.jangan bicara terlebih dahulu biarkan dia bicara" jelas dokter
semua keluarga senang termaksud mamah Yunita dan papah Andri mereka langsung mencium kening putrinya itu
"mamah papah" ucap mentari
"iya sayang mamah Disni" jawab mamah Yunita
"mentari kenapa"tanya mentari dengan suara lemasnya
"iya mah" jawab mentari sambil tersenyum
semua keluarga Adam pulang sedangkan keluarga mentari keluar mencari makanan. di ruang rawat mentari tinggal Adam Eci dan juga Wulan yang menemani mentari.
"mentari kamu gak apa² kan"tnya Adam
__ADS_1
"iya Adam aku gak apa² tapi kenapa aku bisa disini apa sebenarnya yang terjadi" tanya mentari
"apa kau tidak mengingat nya 5 hari yang lalu kamu mengalami kecelakaan kecil diwc untung Adam membawamu kesini dan 5 hari itu kamu koma" jelas Eci
mentari merasa sedih dengan kondisinya dia baru mengingat kejadian dia saat diwc dimana dia dibully sama Meisya dan teman²nya..
"Meisya?"tanya mentari
"dia sudah dikeluarkan dari sekolah dan dia masuk penjara" jelas Wulan
"ha kenapa dia masuk penjara kasihan dia, masa depan dia bisa hancur kalau dipenjara terus" lirih mentari
"itu hukuman buat dia Tante Yunita mempermalukan dia didepan semua siswa di sekolah terus mamah kamu menyebut identitas kamu jadi mereka semua tau deh identitas kamu yang sekarang" jelas Eci
"hftt mamah kenapa sih kan mentari males dibongkar identitas mentari pasti setelah pulang dari ini semua pada datang kementari" ucap mentari kecewa
"tenang aja ri mereka gak akan kaya gitu kok kita yang akan menghalangi mereka" ucap Eci
mereka mengobrol panjang lebar hingga akhirnya keluarga mentari datang sambil membawa beberapa makanan untuk mereka.
__ADS_1
mereka semua makan bersama sambil bercanda ria dan bercerita.
bersambung...