
Adiba Afia Aisyah biasa di panggil Aisyah atau Adiba 22 tahun memiliki karakter yang baik, sopan, pintar, cantik, jenius seorang wanita yang memiliki paras cantik tetapi slalu minder dengan keadaan nya seorang yang slalu merasa dirinya tidak seperti orang lain
slalu merasa dirinya tidak bisa seperti yang ia bayangkan, slalu merasa gagal dalam dirinya padahal mereka melihat ia adalah sosok yang sempurna sehingga mereka ingin menjadi sepertinya
ia dia adalah seorang wanita yang merasa slalu salah jalan dalam kehidupan nya
apa yang menyebabkan dirinya seperti itu ?
apakah karna lingkungan yang dia tempati seperti tosix ?
Terlalu banyak tekanan yang ia tempati sehingga mau tidak mau ia akan memiliki sifat yang membuat dirinya slalu gagal dan bersalah dalam hal apapun
...........
19 tahun yang lalu
anak yang memiliki banyak potensi, cantik, pintar, bisa dalam hal apapun berubah menjadi anak yang pendiam, mudah menangis, mudah merasa bersalah bahkan dunia seperti menutup matanya seolah olah dia mengabaikan pertolongannya
" Adiba apakah yang akan kamu lakukan setelah lulus apakah kamu akan melanjutkan sekolah mu atau bekerja" ucap salah satu teman nya
" hhmm entah lah aku masih bingung, aku akan fikirkan nanti ketika aku sudah bisa membuat keputusan ku saat ini "
" hhhmmm baiklah aku hanya berharap kamu bisa.melanjutkan sekolah mu " ucap salah satu teman nya
" lalu bagaimana dengan mu Sarah ? " ucap Adiba
__ADS_1
" hhmmm ... insyaallah aku akan melanjutkan sekolah ku di salah satu universitas tapi aku bingung dimana " ucap Sarah
" apakah kamu sudah melihat lihat universitas tersebut? bagaimana dengan cara belajar nya, fasilitas, lingkungan, dll ? " ucap Adiba
" hanya beberapa saja, aku belum melihat yang lainya tetapi belum ada yang tertarik begitu juga dengan jurusan yang akan aku ambil " ucap Sarah
"hhhmmm ... aku berharap kita bisa terus bersama sama" ucap Sarah
Hari hari pun berlalu dengan sangat cepat begitu juga banyak sekali perubahan perubahan yang di alami Adiba mulai dari karakter nya hingga hidup yang ia jalani tak terasa 3 tahun lebih sudah ia lalui
" Adiba ayah ingin kamu menikah dengan calon yang ayah siapkan untuk mu" ucap ayah Adiba
" ayahhh ... aku sudah bilang padamu kalau aku tidak ingin menikah kenapa ayah slalu memaksa ku menikah " ucap Adiba
" apakah dengan menikah hidup ku akan bahagia yah ? tidak ayah hidup ku ini yang akan aku jalani jadi aku aku tahu mana yang bisa membuat ku bahagia, tapi tidak dengan menikah yah" uacap Adiba
" tapi nak, ayah pastikan calon mu yang terbaik" ucap ayah
" tidak ... aku tidak mau dan aku Menolak itu " ucap Adiba
" tidak ada penolakan!!! kamu akan menikah ayah akan kabari kapan dan hari apa kamu menikah dan untuk calon mu kamu akan tahu nanti " ucap ayah dengan tegas tanda tidak ada penolakan dari ucapan nya
" kenapa tidak ayah saja yang menikah kalau begitu ? " ucap Adiba dengan nada kesal
" Apa !!! kamu jangan bercanda ya ini tidak lucu kamu tahu itu " ucap ayah marah
__ADS_1
" aku sedang tidak bercanda ayah slalu memaksa ini itu tanpa persetujuan dari ku aku ingin atau tidak, ayah slalu bilang demi kebaikan ku tapi apa ayah juga sudah dan slalu berjanji akan hal tapi ayah juga slalu mengingkari nya " ucap Adiba
" ayah hanya memikirkan Zena saja yang note bag nya YANG BUKAN ANAK KANDUNG AYAH , sedangkan aku ? apakah kau tahu apa yang slalu aku fikirkan dll ? " ucap Adiba Dengan marah
" Adiba !! perhatikan nada bicara mu itu pada ayah mu " ucap Ratih ibu tiri
" Kau diam, kau bukan siapa * di sini kau hanya wanita j***** yang di pungut oleh ibu ku kedalam keluarga ini, gara gara kau ibu ku pergi " ucap Adiba dengan nada marah
plakkk .... plaakkk ....
" adibaaaa !!! apakah seperti ini kamu berbicara pada orang tua " ucap ayah
" ayah ... kau menampar ku, demi wanita itu " ucap Adiba dengan kecewa
" apakah ayah tau gara * perempuan itu bunda pergi dari rumah dan membawa adik ku, gara * perempuan itu ayah dan bunda bercerai, dan gara * perempuan itu aku tidak bisa menerima kasih sayang bunda ku " ucap Adiba
" apakah ayah tau anak dari perempuan yang sekarang kau nikahi ini aku slalu di bully di sekolah, gara * dia aku slalu di jahui teman - teman ku bahkan uang yang biasa ayah kasih dengan nominal yang besar slalu di ambil oleh nya ? aku slalu sabar dengan semuanya aku bisa terima ini dan itu yang terjadi di hidup ku tapi tidak dengan ini aku sangat kecewa dengan mu " ucap nya dengan nada kecewa, marah sedih
" nak maafkan ayah , ayah hanya terbawa emosi " ucap ayah
" hahahaha kau puas sekarang, gara gara kau dan anak mu keluarga ini hancur, hidup ku hancurr puas " ucap Adiba pada ibu tiri dengan nada marah
" ( sangat puas sayang, tapi ini belum seberapa masih ada banyak yang belum terjadi ) nak, apa maksudmu?
nexytt ....
__ADS_1