
Adiba dan ke 2 kakak nya pergi ke dalam mob tanpa memperdulikan omongan mereka
Di dalam mobil
" apa maksudmu sayang" ucap Zena
" apa kakak tahu cani dia laki laki yang sudah mengambil kehormatan teman teman ku tanpa rasa malu dan bersalah, mentang mentang dia anak kepala kampus seenak jidat nya saja main mengambil kehormatan nya " ucap Adiba dengan nada benci
" tapi kamu tidak di apa apakan dengan ny " ucap Mira
" hampir ... tapi aku tidak apa apa hanya luka di beberapa bagian saja " ucap Adiba
" apppa ... kamu terluka ini tidak bisa di biarkan Zena kamu urus semuanya" ucap Mira dengan nada marah
" baik kak laksanakan 45 " ucap Zena dengan nada sedikit bercanda
" Zena Kakak tidak sedang bercanda ya " ucap Mira
" heheheh ... maaf maaf kak biar suasananya tidak terlalu tegang, kan kau tau sendiri aku tidak suka dengan suasana seperti ini " ucap Zena
__ADS_1
" hhuufftt ... terserah lah lalau apa maksud perkataan nenek sihir ular itu perjodohan siapa yang ingin di jodohkan " ucap Mira
" aku, ayah bilang aku ingin dijodohkan entah dengan siapa tapi aku tahu siapa yang ingin ia jodohkan dengan ku " ucap Adiba dengan kesal
" baiklah kamu istirahat dulu kamu pasti capek tidur lah sambil menunggu jin Hyung dan bunda balik ke mobil " ucap Zena
Adiba pun tertidur di paha Zena sambil di elus bagian Surai rambut kepala nya
disisi lain ....
" kamu keterlaluan mas, aku kecewa dengan mu dulu aku berharap banyak untuk menitipkan anak ku pada mu tapi apa yang kamu perbuat " ucap bunda
" ayo jin kita pergi dari rumah ini " ucap nya sambil melangkahkan kaki ke luar rumah
" mah ... bagaimana ini aku tidak ingin di jodohkan dengan nya " ucap jeni
" diam lah apakah kamu tidak bisa diam sebentar lalu dimana adikmu itu mamah tidak melihat nya " ucap Ratih
" iisshhh mah kenapa malah mikirin yoojun sih, harusnya mamah mikirin aku dulu " ucap jeni
__ADS_1
" apakah kalian tidak bisa diam ? " ucap ayah
sambil berlalu ke kamar
" mamah tadi bertanya dimana adik mu itu kenapa kamu tidak menjawab " ucap Ratih
" entahlah aku juga tidak tau, ngapain juga aku memikirkan nya tidak penting " ucap jeni sambil berlalu ke kamar
" yyyaaaa ... dia itu adik mu , aaiissshh anak ini apakah dia benar anak ku atau bukan, kenapa sifat nya keras sekali lalu sekarang dimana dia ?" ucap Ratih
" kenapa tlf ny jugalah tidak diangkat dasar anak ini slalu saja merepotkan " ucap ny
" hahhah ... penghalang sudah keluar dari rumah ini sekarang aku adalah nyonyya Raditya Anggara pramoto orang terkaya no 25 di dunia, tidak ada yang bisa menandingi ku " ucap nya
" j****g dan para anak nya itu akan terlantar di jalanan biar tau rasa dia " ucap Ratih sambil berlalu ke kamar
" astaga non Adiba keluar dari rumah ini " ucap pembantu 1
" aaahhh sebaiknya besok aku akan undur diri dari pekerjaan ini aku tidak ingin berlam lama di rumah ini yang ada babak belur disini gara gara nenek sihir itu " ucap pembantu 2
__ADS_1
" ya aku juga, tapi kita akan cari pekerjaan dmna ? " ucap pembantu 1
nexytt ... ?