
"Kurang Ajar...!!!" Plaaakkk..Tampar papa Yuda Kembali."Selama Ini papa Ikutin Apa Mau Kamu,,Sekarang Kamu Malah Membangkang...!!" Kata Papa Yuda..
Rasa Nya Yuda Ingin Sekali Menangis, Namun Ia Tak Mau Di Anggap Lemah Oleh Orang Tua Nya"...Pah....Yuda Gak Minta Apa Sama Papa...Yuda Cuma Mau Papa Jangan Kecewain Mama Pah..." Ucap Yuda Lalu Meninggalkan Ayah Nya Begitu saja.
Papa Yuda Hanya Terdiam Dan Mengepalkan Telapak Tangan Nya."Dasar....." Gerutu Ayah Yuda.Lalu Pergi Meninggalkan Rumah.Dan Menenangkan Diri Dengan Bertemu Wanita Simpanan Nya.
Sementara Yuda Berfikir Keras ,Agar Pertunangan Antara Dia Dan Putri Tak Terjadi.Perasaan Cinta Nya Sudah Ia.Curahkan Kepada.Lia.
Di Rumah Lia.
"Li...." Panggil Kak Fendi
"Iya Kak..." Jawab Lia Lemas Dengan Hidung Memerah,,," Kamu Kenapa..? " Tanya Kak Fendi Sambil Memegang Jidat Lia Yang Terasa Panas."Ayo Kita Ke Rumah Sakit..." Kata Kak Fendi. "Udah Ka..Lia Gpp Kok...Lia Cuma Butuh Istirahat."..Jawab Lia Lalu Tidur Kembali. Kak Fendi Pun Menyuruh Istri Nya Membuatkan Sup Agar Menghatkan Tubuh.
Keesokan Hari Nya Di Sekolah.
"..Apa...? Lia Sakit?? ...Kata Ana
"Iya..." Jawab Adi Sambil Menggelangkan Kepala Nya Melihat Reaksi Ana Yang Berlebihan.
Ana Pun Bergegas Memberitahu Kepada Yuda Kalau Lia Sedang Sakit. Yuda Pun Langsung Menghubungi Lia....
__ADS_1
"Halo..." Jawab Lia Dengan Suara Yang Lemas Karena Hidung Nya Tersumbat.
" Kamu Kenapa Dek...?" Tanya Yuda Khawatir.
" Gpp Ko Kak...,,,Lia Cuma influenza Ajja.."
"Lia Mau Makan Apa Nanti Kak Yuda Beliiin..." Tanya Yuda.
" Ice Cream Sama Siomay..." Jawab Lia..
"Ya Udah Assalaumalaikum,,," Ucap Yuda
"Waalikumsalam.." JAWAB lia Sembari Menutup Telpon Nya.
" Astagaa...." Kata Yuda.
ia Pun Segera Membeli Ice Cream, Dan Siomay,,Dan Segera Pergi Ke Rumah Lia,,,,Sesampai Nya Di Rumah Lia,,Semua Lampu Telah Padam Hanya Ada Satu Lampu Yang Menyala,,Yuda Yakin Itu Pasti Kamar Lia.
Yuda Pun Memberanikan Diri Melihat Lebih Dekat,,Dan Ternyata Memang Benar Lia.Belum Tidur Ia Tak Bisa Tidur Karna Kepala Nya Terasa Sangat Berat.
"Tok..Tok. Suara Jendela Lia.
__ADS_1
Lia Pun Menoleh Ke Arah Jendela Dan Ada Seseorang Sedang Berdiri Di Dekat Jendela Nya...Yuda Pun Menyalakan Senter Hp Nya Agar Lia Mengenali Nya.Lia Pun Segera Membuka Jendela Dan Mempersilahkan Yuda Masuk..
" Kak Ngapain Ke Sini..." Tanya Lia Dengan Suara Pelan Ia Tak Mau Fendi Atau Ayah Nya Mengetahui Kalau Di Kamar Nya Ada Laki Laki.
Yuda Hanya Mengangkat Bungkus Ice Cream Dan Siomay.Lia Pun Berjalan Mengunci Pintu Kamar Nya Agar Kak Fendi Tak Langsung Membuka Pintu Kamar Nya...
Yuda Dan Lia Pun Duduk Bersampingan Di Dekat Ranjang Lia.Mereka Berdua Hanya Diam Saling Membuang Tatapan Satu Sama Lain.
"Li....Kamu Udah Makan..Obat..?" Tanya Kak Fendi Dari Pintu Kamar.
Mendengar Suara Kak Fendi Lia Pun Segera Menyuruh Kak Yuda Bersembunyi Di Dalam Di Atas Ranjang Dan Menutupi Kak Yuda Dengan Selimut.
"Hufft.....Cepat Ka..." Kata Lia Sambil Menutupi Seluruh Tubuh Yuda Dengan Selimut.
Yuda Hanya Menuruti Kata Kata Lia.Dalam Selimut Yuda Beberapa Saat Menahan Nafas Nya.Jantung Yuda Berdetak Begitu Cepat...
Lia Pun Segera Membuka Pintu Kamar Seolah Olah Ia Baru Saja Terbangun...
" Udah Kak...." Jawab Lia Sambil Menggosok Mata Nya.
" Ohh..Kamar Kamu Kenapa Di Kunci...Kan kaka Gak Bisa Memeriksa Kamu Tiap Saat..." Ucap Kak Fendi.
__ADS_1
"Eeee....Mmmm... Anu Ka....eeeee..
"Lia Gpp Kok..."Jawab Lia Dengab Senyum Penuh Misteri.