
,,,, Mendengar Perkataan Dari Lia,,Ana Terdiam sejenak Tak Percaya Dengan Apa Yang Baru Saja Ia Dengar Dari Mulut Lia,,,
"..._ Li,,,Kamu Gak Becanda Kan,,,???"... Tanya Ana Dengan Suara Yang Gemetar,,
Sementara Lia Hanya Menjawab Dengan Gelengan Kepala Sambil Meneteskan Air Mata Nya,,,
Ana Langsung Memeluk Lia Dengan Erat Mereka Bersdua Pun Sama Sama Menangis,,
"Oke,,Li Sekarang Kita Ke rumah Kak Yuda,," Kata Ana Sambil Mengusap Air Mata Lia,,
" Gak Bisa,,Naa,,"__ Jawab Lia Singkat..
"Terus Gi Mana Li,,,???" Tanya Ana Sambil Panik.
" Lia,,Mau Nunggu Kabar Dari Kak Yuda Ajjah Dulu,," Kata Lia.
Mereka Berdua Pun Memutuskan Untuk Pulang Dan Menunggu Kabar Dari Yuda.
Di Rumah Lia.
Sepulang Sekolah Lia Langsung Masuk Kamar Nya Seperti Biasa, Mengurung Diri, Menyesali Perbuatan Nya, Dan Bahkan Berfikir Untuk Bunuh Diri,,,Namun Ia Mengingat Yuda Yang Betul" Mencintai Nya...
Tok,, Tok,,, Suara Pintu Kamar Lia Di Ketuk Oleh Kak Mia,,
" Lia,,Kaka Bawa Makanan Kesukaan Lia,, Niih..." Kata Kak Mia Sambil Membawa Siomay Yang Baru Ia Beli Dari Warung Bu Inah.
" Iya Kak..." Jawab Lia Sambil Membuka Pintu Kamar Nya
__ADS_1
"Lia,,Tadaaaa.,,, . Kaka Sengaja Beliin Lia Siomay,,Kaka Liat Kamu Belakangan Ini Gak Nafsu Makan,,," Kata kak Mia Sambil Menyodor kan Siomay,,,
Lia Yang Begitu Suka Dengan Siomay,,Tiba Tiba Saja Merasa Mual Saat Melihat Siomay,,,Namun Karena Di Depan Kak Mia, Mau Tak Mau Lia.Harus Menahn Mual Nya..
" Waah,,, Makasih,, Kak Mia,, " Kata Lia Sambil Menyantap Siomay Tersebut Dengan Paksa.
" Ya Udah,, Kak Mia Mau Tidur Dulu Yah, Siomay Nya Di Abisin Ya,,," Kata Kak Mia Lalu Meninggal Kan Lia.
Lia Pun Langsung Memuntahkan Siomay Yang Baru Saja Ia Santap,,,,Lia Benar Benar Tak Sanggup Lagi Menahan Segala Nya Sendiri
" Halo,,, Kak Bisa Kita Ketemu Sekarang,,...???" Kata Lia Yang Menelpon Yuda
" Iya,," Jawab Yuda Singkat Lalu Menutup Telpon Dan Bergegas Untuk Bertemu Dengan Lia.
Di Warung Bu Inah,,
" Kak,, Kapan Kak Yuda Mau Bertanggung Jawab,,?? Tanya Lia
" Kaka Lagi Usaha Dek,,, Orang Tua Kaka Sibuk Jadi Kaka Gak Bisa Ngomong,, " Jawab Yuda.
" Kak,, Lia Udah Gak Sanggup Kak,, Harus Menanggung Semua Nya Sendiri,,," Kata Lia Dengan Suara Yang Sendu,,
" Li,, Kak Selalu Nemenin Lia,," Kata Yuda.
" Kak,, Kalau Hubungan Kita Gak Ada Kepastian Nya,, Mending Lia,,," Kata Lia Terputus Karena Yuda Sudah Memeluk Nya Dengan Erat,,
" Li,,,Pliss,,, Jangan Ngomong Kaya Gitu,,,Kaka Bakal Usahakan semampu Kaka,,," Kata Yuda Yang Masih Memeluk Lia Dengan Hangat,,
__ADS_1
\_\_\_\_\_
Keesokan Hari Nya Lia Sudah Berangkat Pagi Sekali,,Lia Sengaja Agar Orang Rumah Tak Melihat Nya Saat Ia Muntah,,
" Drrtt,,,,Ponsel Lia Berdering,,,
" Halo,, "Kata Lia
"Li,, Kamu Udah Sampai Mana,,?? Biar Ana Jemput Yah,,," Kata Ana Dari Seberang
" Udah Gpp,, Lia Udah Dekat Sekolah Ko,,,Assalamualikum,, " Kata Lia Menutup Telpon Nya Karna Yuda Yang Sudah Menunggu Nya,,
☺☺.... Senyuman Hangat Dari Yuda Benar Benar Membuat Sedikit Hati Lia Tenang,,,, Yuda Benar" Tak Mau Meninggalkan Lia ,,Bahkan Yuda Sudah Mempersiap Kan Tabungan Untuk Dia Dan Lia Nanti.
"Makasih,,, " Kata Lia
" Iya,,Sayang Ku,, Istri Ku,, Cinta Ku,, Hidup Ku,," Jawab Yuda Sedikit Gombal
" Apaan Sihhh,,"Kata Lia Sambil Memukul Pundak Yuda,,
"Aw..Aw.. Sakit,, "Kata Yuda
"Oke,,Lia langsung Masuk Yaaa,,," Kata Lia Sambil Berlari Ke Halaman Sekolah,,,
Sementara Yuda Sebenar Nya Perasaan Nya Juga Tak Karuan Jika Memikirkan Semua Nya,,,
"Apa Yuda Bilang Ke Si Mbok Ajjah Kali,,," Gumam Yuda Dalam Hati Lalu Bergegas Pulang Ke Rumah...
__ADS_1