
Tangan Anna terus berselanjar kesana kemari,pandangan kosong menatap lurus kedepan hingga tak menyadari dari tadi ada 2 pasang mata menatap nya, Hingga suara tepukan tangan membuyarkan lamunannya,
" Kamu ngapain disini heh " suara Pak Aby sedikit membentak sehingga membuat Anna dan Heri sedikit tersentak
dengan gerakan cepat Anna mengusap sisa sisa air matanya " Maaf Pak, Saya sedang dihukum keluar kelas " jawab Anna sambil terisak,
" itu salah kamu sendiri, sudah sana keluar ! ngapain kamu sembunyi disini heh ? ah kalau begitu kamu beresin aja ruangan ini sampai selesai saya sama Heri istrahat dulu " kata Pak Aby santai ,Heri Hanya senyum kikuk karena di pandangi Anna dwngan Tatapan penuh pertanyaan
" Mengerti Tidak..!!?" bentak Pak Aby sambil berkacak pinggang
Anna dan Heri terperanjat kaget, ini untuk pertama kalinya mereka melihat Pak Aby berteriak seperti itu di depan mereka
" mengerti pak " kata Anna terbata bata ,
Pak Aby dan Heri keluar dari ruangan dan berjalan ke kantor guru,
" Nak sobana ngak apa apa kalau buat Anna begini, ?" tanya kepala sekolah khawatir, beliau takut membuat mental salah satu murit nya sedikit down ,
" Om jnagan Khawatir, Sobana yakin ini gpp,oh ya katanya Om Abimanyu mau datang ke sini ya ?" tanya Sobana,
" Iya pak Abimanyu mau datang ke sekolah mau melihat perkembangan sekolah s3kalian mencari keberadaan Ànaknya ,katanya sih Istri pertamanya membawa pergi putrinya karena suatu kesalah fahaman " jelas pak kepala sekolah , sobana haya ber o ria,
Dari arah jalan seorang pemuda berseragam berbeda berlari ke arah sekolah Anna dwngan membawa sekotak kado , sesampainya di depan gerbang sekolah, pemuda itu memanggil pak satpam sekolah ,pak satpam yang bernamtag sakur itu pun mendekat
" eh aden, pasti mau titip buat Nak Anna ya, ah aden pasti pacarnya ya,kok s3lalu kasih kado buat Nak Anna ?" tanya Pak sakur kepo ,ya selama ini pemuda itu selalu menitipkan barang barang untuk Anna di pak sakur
'' hehehe ngak kok pak, kami hanya berteman ,oh iya ini titip lagi ya buat Anna soalnya sekarang Dia lagi ulang tahun " kata Pemuda itu sambil menyodorkan kotak kado kepada pak sakur ,pak sakur menerimanya dengan senang hati,
" oh kirain pacarnya, soalnya den Nandar sama Nak Anna so sweet banget hehehe " kata Pak sakur, ya pemuda itu adalah Nandar teman dekat Anna,
Nandar terkekeh geli " ya udah pak saya permisi dulu ya, takut di omelin guru kalau lama lama " kata Nandar pamitan
" hati hati ya den " kata Pak sakur,Nandar menganguk lalu pergi dari sekolah,
__ADS_1
di kelas Anna
kelas begitu heboh menyusun dekorasi kelas menjadi ruang ulang tahun,ya ulang tahun Anna di lakukan di dalam kelas nya, semua temwn teman Ana bergotong royong,
" Nes bagaimana sudah semua, kalau udsh gue bilang ke kakak tampan tadi ya " Kata Nisa sambil senyum sendiri akan bertemu dengan kakak tampan nya uang baru dia bertemu, siapa lagi kalau bukan Sobana,
" ya udah sana ,aku akan jemput Anna di gedung musik," kata Ines sambil berjalan ke pintu dengan menunduk merapihkan bajunya,di saat bersamaan dari arah pintu seorang pemuda masuk kedalam kelas dengan menunduk memainkan ponselnya,
karena sama sama tidak melihat ke depan ,ines dan Sibana bertubrukan
" Aduh aduh...sakit " kata Ines mengaduh kesakitan sambil mengusap usap pa****nya
sedangkan pemuda itu langsung berdiri memasukan Hp nya kedalam saku celana nya," maaf saya tidak sengaja " kata Sobana,sambil menjulurkan tangannya ke arah Ines yang setia duduk di lantai ,
Ines mendongakkan kepala nya,DEGH jantung Ines berdetak kencang,dia amat terpesona dengan ketampanan Sobana,tak ingin menyia yiakan kesempatan, Ines meraih tangan sobana untuk membantunya berdiri
" kau tak apa apa ?" tanya Sobana kepada ines yang menatapnya,para siswi mengelilingi mereka berdua membuat Sobana sedikit risih,
" Kak mau saya antar ke Uks "
" Kak mari saya obati luka kakak* "
Dan banyak lagi lainnya,karena malas maledeni para Anak anak itu sobana memutuskan untuk keluar dari dalam kelas ,sebelum dia keluar, dia mengingatkan kepada teman teman Anna untuk diam diri di dalam kelas,
Sobana melangkahkan kaki nya menuju gedung musik dengan membawa se botol air dingin dan tissu kering,
Sobana membuka pintu pelan pelan,melihat sang pujaan hati tengah beres beres, keringat bercucuran dari Dahinya membuat Sobana tak tega melihatnya, tapi mau bagaiaman lagi, ini adalah salah satu rencana dia,
perlahan lahan dia mendekat Ke Anna,yang tengah menyusun alat alat musik.
" Ehemm " Sobana berdehem berdiri di belakang Anna sambil menyodorka sebotol minum air meneral,
Anna membalikkan badannya ke belakang,Waw betapa terkejutnya Anna melihat laki laki yang sangat ia rindukan s3lama ini, tanpa basa basi Anna langsung berlari ke dalam pelukan laki laki di depan nya,
__ADS_1
Sobana tanpa cangung lagi membalas pelukan erat Gadis kecilnya,mengusap usap pungung sang gadis untuk meredakan tangisannya," sudah ...sudah kenapa jadi cengeng gini sih ?" tanya Sobana seraya tersenyum mengejek,
" Ines...dan teman teman yang lainnya tadi diemin aku, pak Aby juga tadi berteriak ke aku huhuhu mereka jahat " kata Anna sambil terisak di dekapan Sobana,
hahahah dia ngelakuin juga ,bagus bagus, Maaf kan aku ya sayang,Aku janji setelah ini tidak akan ada yang berani membentak mu lagi,tentu saja setelah kau menjadi istriku Hahhaha, batin Sobana
" sudah ya, sekarang kamu balik aja ke kelas, bel pulang sebentar lagi kan ," kata Sobana berhenti ketika merasakan getaran di saku celana nya," Aku angkat telvon dulu "sambung nya lagi sambil menjauh dari Anna,
Anna menatap pungung Sobana yang berjalan menjauh dari jangkauan nya,
Di dalam kelas,
" ingat ya Anak anak, nanti se sampainya Anna masuk ke dalam kelas, langsung tutup pintu nya,kita nunggu Sobana memberi kode s3lanjutnya ok " Kata Pak Aby di depan Anak anak memberikan peringatan ke pada mereka tentang rencana memberikan kejutan Ulang tahunnya Anna,
Bagas memberitaukan agar Anak anak bersiap di tempat mereka masing masing setelah dia mengintip dari celah jendela Anna sudah berjalan menuju kelas nya,
" target di depan pintu,semua siap siap," kata Bagas setengah berbisik,
Ceklek ( anggap saja itu suara pintu terbuka,)
Gelap...kelas nya menjadi gelap,aneh, ya Anna merasa kelas nya mendadak jadi horor,saat Anna ingin keluar dari kelas tiba tiba ada tangan se seorang menariknya semakin masuk kedalam kelas,
Takut, Anna merasa takut sekarang, tiba tiba pintu tertutup,
" Tolong...huhuhu..please tolong aku takut, tolong ...hiks his hiks tolong " cerit ke takutan Anna ,
entah kenapa semua orang yang ada di dalam kelas ikut sedih mendengar isakkan tangisan Anna,tak lama kemudian pintu terbuka lebar dan lampu menyala
doorrrrrrr...
Halo terima kasih sudah maampir ,jangan lupa like komen vote dan rate ya,
tolog di kritik ya kakak kakak
__ADS_1