AKU, KAMU DAN SIKAPMU

AKU, KAMU DAN SIKAPMU
makan-makan


__ADS_3

🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Ke esokan harinya vini sudah berantusias menuju kampusnya tanpa drama pagi yang sering ia lakukan. Pagi ini Vini datang lebih cepat, belum ada siapapun dikelasnya. Ia mengambil kursi yang paling belakang dan mengambil buku yang akan ia pelajari pagi ini dari tasnya.


Vini memulai membaca buku, namun konsentrasinya tidak fokus terhadap buku yang ada didepannya melainkan gilirannya berada ditempat lain. Vini masih suka mengingat adegan ia kemarin yang memalukan direstorant tapi ada untungnya. Ia dan Angga bisa berbaikan karena itu walaupun Angga sedikit menyebalkan namun wajahnya begitu tampan tapi sayang Angga terlalu dingin dan cuek.


Tania yang sudah tiba dikelas beberapa menit yang lalu bingung melihat sahabatnya yang senyum-senyum sendiri sedari tadi.


" Hoy, ujar Tania sukses membuat sahabatnya terperanjat kaget. Ngapain elo senyum-senyum kayak gitu sedari tadi.


" Ya ampun Tan, elo ngagetin gue. Untung enggak copot ni jantung. Keluh Vini dengan sikap Tania yang kekanakan itu.


" Hahhahah elo juga ngapain senyum-senyum sendiri. Enggak nyapa gue lagi ujar Tania. Gue tuh udah berdiri lama depan elo


" Mana gue tahu kalau elo depan gue.


" Elo sih pagi-pagi udah ngelamun aja, kesambet setan kapok elo.


" Ada-ada saja, Duduk gih tan atau elo mau berdiri aja selama pelajaran pak Arif hahahha.


Pak Arif masuk membawa buku-buku tebal, mengunakan kacamata, dan senyum ramah. Namun matanya menyoroti seorang gadis yang tidak pernah masuk dijam kuliahnya


" Eh tumben ada vinia Disini. Biasanyakan hanya ada surat izin berbagai alasan.


" Heheh iya pak, maafin vinia ya pak Arif karena kemarin-kemarin vinia sibuk ikut papa keluar kota alasan vinia. Namun hanya mendapatkan sorotan tajam dari pak Arif.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Perkuliahan pagi ini selesai dengan cepat karena pak Arif akan menghadiri acara seminar difakultas lain.


" Eh Vin tumben elo enggak kesiangan


" Gue juga heran. Gue bangun tadi pas banget jam 06:00. Dan gue enggak tidur lagi


" Wow bisa geto ternyata ujar Tania meledek Vini.


" Eh vin, ini gue balikin dompet elo kemarin kebawak sama gue. Ujar Tania


" Astaga tania, jadi elo bawa dompet gue. Gue cari-cari kemana enggak ketemu dan elo apa yang terjadi sama gue kemarin.


" Maafin gue Vini. Gue lupa ngasih tahu elo kalo dompet elo kebawak gue. Ujar Tania menyakinkan vinia agar tidak curiga.

__ADS_1


" Iya udah enggak papa Tan. Untung kemarin gue enggak disuruh cuci piring direstorant itu. Tapi elo tau enggak yang nolongin gue siapa?


" Siapa jawab Tania dengan penasaran padahal Tania tahu pasti itu dua cowok sahabatnya sandi


" Angga sama Rian


" Ha? Siapa?


" Itu cowok yang gue tabrak kemarin.


" Oh cowok songong itu, yang dinginnya kayak batu es. Ujar Tania


" Iya , jadi namanya itu Angga


" Elo kenalan sama mereka?


" Iya, dan gue juga minta maaf. Dan sekarang udah baikan ujar vinia dengan senyum yang tak pernah berhenti.


Jadi rencana gue sama sandi berhasil dong ujar Tania dalam hatinya. tapi ada rasa tidak enak didalam hati Tania karena telah merencanakan semua ini. dan pastinya jika vinia tau ia akan sangat marah kepada Tania.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


waktu terus berlalu vinia dan Angga tidak pernah lagi berjumpa. dan sesekali vinia berharap bisa bertemu kembali dengan Angga.


Tania dan sandi berencana akan mengadakan acara makan-makan untuk merayakan atas keberhasilannya membuat vinia dan Angga berbaikan.


Tania dan sandi bertemu direstorant B tanpa sepengetahuan sahabatnya masing-masing. ternyata sandi telah menaruh hati kepada Tania sejak lama namun mereka tidak begitu dekat tapi berkat sahabatnya angga, sandi berhasil dekat dengan Tania membuat sandi tidak menyia-yiakan kesempatan yang ada saat ini. sandi terus berusaha mendekati Tania dari awal rencana tersebut ada. bak gayung bersambut Tania juga telah menaruh hati kepada sandi karena kedekatannya beberapa waktu yang lalu.


Tania sibuk berdandan dan memilih gaun apa yang akan ia kenakan untuk bertemu sandi. Tania ingin membuat sandi terpukau dengan kecantikan malam ini.


Tania mengobrak Abrik semua pakaiannya mencari yang paling pas namun ia belum juga menemukan yang cocok untuk dirinya, dengan keputus asaannya Tania. Tania menghempaskan tubuhnya ke atas ranjang yang sudah penuh dengan pakaiannya berserakan.


beberapa menit kemudian Tania membuka matanya seakan menemukan pakaian yang cocok untuknya. ia membuka lemari disebelah gaun-gaunnya dan menemukan pakaian yang akan ia kenakan.


Tania memutuskan memakai kemeja kotak-kotak dengan kaos putih didalamnya dipadukan dengan rok mini jeans ditambah sepatu putih dan tas kecil untuk menyempurnakan penampilannya.


Tania mulai sibuk memoles wajahnya dengan make up yang senatural mungkin dengan rambut yang digerai.


Tania segera turun dari kamarnya menuju garasi mobil miliknya dan segera menaiki mobil berwarna merah yang lumayan mewah.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼

__ADS_1


Tania tiba direstorant tersebut dengan cepat ia memasuki restoran dan mencari keberadaan sandi.


Tania celingak celingukan mencari sandi namun tidak ia temukan dan tiba-tiba


" hey.. ujar sandi sukses membuat Tania kaget


" elo ujar Tania melihat sandi dari atas sampai bawah, sandi mengenakan kaos oblong putih dipadukan dengan celana jeans pendek biru Dongker dan sendal swalow. berhasil membuat Tania tertawa melihat penampilan sandi hanya mengenakan sendal jepit bertemu dengan dirinya. " elo enggak salah, pakai sendal jepit kesini? ujar Tania sambil tertawa


" what! sendal jepit? sandi kaget dengan penuturan Tania dan segera melihat kakinya " astaga, gue lupa pakai sepatu"


🌸 flashback


sandi mengingat kejadian sebelum ia berangkat bertemu Tania. sandi terbangun kerena pembantunya memangil sandi untuk makan malam bersama. dan sandi terbangun dan langsung teringat dengan janjiannya bersama Tania dengan kecepatan tinggi sandi berlari ke kamar mandi setelah selasai sandi segera berlari ke garasi mobilnya dan tanpa sengaja ia melupakan sandalnya karena terburu menuju restoran


" san, elo mau kemana? tanya mama Ratna melihat putranya yang berlari sangat kencang.


sandi dengan segara melajukan mobilnya menuju restoran.


" san san elo kok bisa ketiduran sih. pasti Tania udah lama nunggunya gerutu sandi didalam perjalan


🌸 flashback off


" heheheh, sorry Tan ujar sandi dengarkan cengiran kudanya


" oh iya enggak papa san, Selo ujar Tania denga tertawa tidak berhenti.


" yaudah ayok kita duduk


" duduk disana aja yuk san. menunjuk meja yang berdekatan dengan jendala dan terlihat jelas banyak mobil dan motor yang berlalu lalang.


sandi dan Tania berjalan menuju tempat yang ditunjuk Tania. sandi Menarik kursi Tania dan mempersilahkan Tania duduk.


" makasih san


" sama-sama san ujar Tania dengan senyum yang sangat manis.


assalamualaikum Annyeong πŸ‘‹πŸ‘‹


apa kabar ni temen-temen semua sehatkan.


semoga temen-temen suka sama yang Vivi bikin,

__ADS_1


jangan lupa vote, like and comment, dan jangan lupa dishare juga ya kalo suka.


__ADS_2