
Saat ini keano berada di ruang tamu rumah Luna bersama empunya.
"Aku numpang ke toilet sebentar ya lun"ucap keano seraya meninggalkan Luna di sofa ruang tamu
Luna hanya menganggukkan kepalanya,sudah 5 menit kepergian keano tiba-tiba dari arah belakang Luna dikagetkan oleh keano yang mengenakan kalung yang memiliki liontin sangat indah ke leher Luna
"Kalung istimewa untuk seseorang yang istimewa"ucap keano sambil mencoba duduk disebelah Luna lalu mencium kening Luna
Luna hanya menangis terharu,melihat Luna menangis keano sedih apakah hadiahnya sangat buruk?
"Maaf lun,aku gak tau kalau kamu gak suka kalungnya. Aku pikir kmu bakal suka"ucap keano menyesal
"Apasih Ken,aku nangis bahagia tauu. Makasih ya buat hari ini, ini hari terindah buat aku"ucap Luna sambil memeluk tubuh keano erat
"Aku sayang banget sama kamu Ken,gimanapun sikap kamu aku bakal berusaha bertahan untuk hubungankita"ucap Luna terisak
"Iya sayang,aku juga sayang banget sama kamu,makasih udah hadir dihidup aku lun"ucap keano
*Skip
Hari ini pembagian rapor kenaikan kelas.
Keano mendapatkan peringkat 2
Kenzo mendapatkan peringkat 1
Luna mendapatkan peringkat 8
Aurel mendapatkan peringkat 4
__ADS_1
Azka mendapatkan peringkat 15
Sedangkan Andra mendapatkan peringkat 3 dari bawah
Keano,kenzo,Luna,Aurel,Azka dan Andra naik kekelas 12 kebetulan mereka 1 kelas di kelas 12 IPA 2
"Gue sih gak nyangka bisa dapat peringkat 3 walaupun dari bawah"ucap andra terharu
"Bodoamat ndra,bukan temen gue Lo"ucap kenzo
"Yeee, gue bukan Lo zo yang tanpa belajar aja otak Lo encer. Gue bingung kita main trs kapan Lo belajarnya?"tanya Andra heran
"Hmm"balas kenzo cuek
"Najis temen nanya rumus pinter dijutekin"jengah Andra
"B A C O T" balas keano dengan mengeja kata Bacot
"Loh ko baru bilang,kapan berangkatnya?"tanya keano sambil mengerutkan keningnya
"Sore ini aku berangkat sama ibu,kebetulan ibu udah kosongin jadwal dikantor selama seminggu. maaf ya aku baru sempat kasih tau kamu aku juga taunya mendadak tadi malam"jawab Luna
"Hmm yaudah gapapa, aku anter kamu pulang sekarang ya sekalian kamu harus siap-siap kan"ucap keano sambil berjalan mendahului Luna menuju parkiran
setelah mereka berdua sudah memasuki mobil,keano segera melajukan mobilnya
"Kamu jangan macem-macem kalau aku tinggal ke Bandung Ken"ucap Luna ketika sedang diperjalanan menuju rumahnya
"Engga ko,kamu tenang aja lu "jawab keano sambil melirik kearah Luna
__ADS_1
"Hmm,aku sih lebih gak percaya kalau kamu ga macem-macem"ucap Luna sambil tersenyum menampakkan gigi putihnya
"Bisa aja maesaroh"ucap keano becanda sambil mengelus kepala Luna
Selama diperjalanan menuju rumah luna, sesekali keano meletakkan tangannya dipaha luna seraya memegang erat tangan luna.
"Kamu mau mampir dulu gak?"tanya Luna ketika mereka sudah berada di depan rumah luna
"Hmm,engga deh aku ada janji sama kenzo"ucap keano
Setelah mengantar Luna pulang,keano pergi ke apartemen pribadi Kenzo. Ya saat ini kenzo tidak berada di rumahnya melainkan di apartemen
sesampai di apartemen keano bergegas ke area parkir dan memarkirkan mobil mewahnya di parkiran khusus untuk dirinya dan Kenzo. kebetulan ia lihat disamping mobilnya terdapat mobil Kenzo yang berarti sahabatnya itu sudah berada di apartemen.
"Hmm Hay"ucap wanita kepada keano. Saat ini keano sedang menaiki lift menuju kelantai 23 dimana apartemen Kenzo berada
Keano hanya melirik sambil tersenyum misterius
"oh iya kamu tinggal di lantai 23 ya, itu lantai khusus kan? Hanya ada 2 kamar dan apartemen nya 2lantai "tanya wanita itu sok akrab dengan keano
Ya kebetulan dilantai itu juga apartemen keano, keano dan Kenzo membeli apartemen mewah sebelahan. Keano dan Kenzo memang kerap membeli sesuatu samaan seperti anak kembar padahal bukan.
"Ya,kenapa?"ujar keano
"Gapapa ko,oiya aku Vira Shafira,salam kenal ya" ucap wanita itu
Keano hanya berdehem untuk menjawab wanita itu
"Gila sih ini cowo udah ganteng,tajir pula, sungguh sasaran yang pas buat dijadiin mesin ATM berjalan"pikir wanita itu sambil sesekali melirik keano.
__ADS_1
Ketika lift berhenti di lantai 17 wanita itu keluar dan berbalik untuk melihat wajah keano sambil melambaikan tangan kearah keano sampai pintu lift itu tertutup rapat.
Keano tau dan paham wanita seperti Vira adalah tipe yang harus ia jauhi sejauh-jauhnya dari daftar calon istri, memang hanya 1 kandidat yang bisa menjadi istri keano yaitu Luna Auryn Luvena, perempuan yang bahkan selama pacaran dengan keano tidak pernah meminta hadiah ataupun sekedar mentraktir belanjaan.