Aku Dan Waktu

Aku Dan Waktu
eps 7


__ADS_3

"Nanti kalau kita berpisah, jangan saling menyalahkan. Kita pernah sama-sama bertahan dan memperjuangkan. Maafkanlah jika akhirnya lenganku tak lagi kuat menggenggam, bahuku tak kuat lagi menopang,aku mencintaimu hingga sehabis-habisnya kata" -Boy candra-


Saat ini Kenzo dan Luna sudah sampai diperkarangan rumah Luna, Kenzo bergegas mengendong Luna bridal style dan mengantarkan Luna ke kamarnya.


Sesampai dikamar Luna,Kenzo membaringkan Luna ditempat tidur seraya berkata


"lun Lo kenapa lun, siapa yang bikin Lo begini?"ucap Aurel yang sudah sampai dirumah Luna


Luna menceritakan semuanya tanpa ada yang kurang,ia menceritakan sambil menangis ia merasa dirinya hina karena hampir diperkosa. mendengar penjelasan Luna Aurel kaget bukan main. ia marah kepada dirinya sendiri, ia marah karena sudah lalai menjaga Luna andai saja ia tidak pergi kekelas Luna tidak akan mengalami hal semengerikan ini. persetan dengan tugas Luna yang utama bagi nya.


"rel mending kita pulang dulu yuk,biarin Luna tenang dia butuh waktu buat sendiri"ujar Kenzo yang diangguki oleh Aurel


"gue pulang ya lun, Lo tenang aja gue bakal pastiin orang yang bikin Lo begini bakal menderita"ucap Aurel sambil memeluk erat tubuh luna


"Gue udah minta tolong bibi buat bikinin Lo bubur, sekarang Lo istirahat dulu tenangin pikiran Lo, mungkin keano salah menangkap kejadian itu, Lo tenang aja ya gaakan ada yang nyakitin Lo lagi, gue harus pergi sekarang ada hal yang harus gue urus"ucap Kenzo


Setelah mendapat izin Luna untuk undur diri dia bergegas keluar dari kamar Luna. Sesampai di pintu rumah Luna kenzo dan Aurel melihat keano yang berlari kearahnya. Dengan penuh kesadaran Kenzo menghajar keano sampai keano tersungkur ke bawah.


"Lo emang sahabat gue Ken,tapi gue kecewa sama sikap Lo yang pecundang itu,kalau Lo gak bisa menjaga Luna biar gue yg ngejaga dia brengsek" ucap Kenzo kesal sambil melangkahkan kaki kearah mobilnya


"Kalau sekarang Lo nemuin Luna dan buat dia makin hancur gue ga segan untuk membunuh Lo Ken"tambah kenzo sambil memasuki mobilnya.

__ADS_1


Ya,keano tau ancaman Kenzo bukan main-main, tanpa diketahui orang lain kenzo sangat ahli bela diri dan memiliki agen mata-mata yang handal, anak buat Kenzo pun ahli bela diri. Kemungkinan menang melawan Kenzo sangat minim.


Setelah mengumpulkan tenaga akibat pukulan kenzo, keano berlari kedalam rumah Luna menuju kekamar gadisnya itu. Sesampai di kamar Luna dia bisa lihat bahu Luna yang bergetar karna menangis, kondisi Luna tidak bisa dibilang baik-baik saja. Akibat menerima kekerasan Luna juga hampir diperkosa. Keadaan gadis itu masih syok ditambah lagi kekasihnya tidak mempercayai dia


"Maaf,aku bodoh. Maaf lun maaf aku tau seribu maaf gak akan membuat keadaan menjadi seperti sedia kala,aku janji kekamu aku bakal balas perbuatan mereka"ucap keano menangis smbil memeluk tubuh Luna


Mendengar perkataan keano Luna semakin menangis dan mengeratkan pelukan keano. Entahlah saat ini ia tidak bisa berkata-kata, lidahnya terasa kelu.


Karna tidak mendapat jawaban luna keano naik keatas kasur Luna tepat disebelah tubuh gadis itu, keano memeluk Luna erat dan menenggelamkan kepala Luna ke dada bidangnya sambil mengelus rambut panjang Luna.


"Sekarang kita tidur dulu ya, kamu perlu istirahat nanti kita omongin masalah ini ketika kondisi kamu sudah membaik"ucap keano


"rel,Lo ikut gue aja balas dendam sama orang itu mobil Lo biar taruh disini suruh supir Lo ambil aja kuncinya titip bibi luna"ujar Kenzo


mendengar perintah kenzo, Aurel bergegas masuk kembali kerumah Luna dan menitipkan kunci kepada bibinya Luna.


"kita mau kemana zo?"ucap Aurel


"balas dendam sama para keparat itu, gue gak rela mereka membuat keadaan Luna buruk. kebetulan tadi gue udah hubungin anak buah gue,mereka udah digudang rahasia gue"ujar Kenzo sambil melajukan mobilnya dengan cepat


sesampai digudang Kenzo dan Aurel masuk dan melihat Aqila dkk beserta Bagas diikat dengan keadaan lemah tak berdaya

__ADS_1


"well,mana jagoan yang tadi hampir ngerusak Luna zo? mana yang udah bikin kondisi Luna memprihatinkan?"tanya Aurel dengan nada mengejek


Aqila sangat takut melihat Aurel mendekat, wanita itu membawa pisau ditangannya. kemudian bisa ia rasakan Aurel menjambak rambutnya lalu memotong dengan pisau nya yang teramat tajam itu


"bagus juga karya Lo rel,rambutnya jadi pendek gak bisa kibas-kibas manja lagi deh"ujar Kenzo sambil terkekeh, kemudian matanya beralih menatap tajam kearah bagas


"sayang sekali ya Lo belum mati,mau rasain kematian perlahan?"ucap kenzo yang membuat Bagas menelan ludahnya kasar


Aqila dkk sudah menangis histeris ,ia sangat ketakutan dan menyesal


"maafin gue, gue khilaf karena kecemburuan gue menghalalkan segala cara buat dapatin keano"ujar Aqila sambil menangis


"Lo tau gak? bahkan kalaupun keano gak sama luna gue gaakan pernah ngijinin keano pacaran smaa jablay kaya lo"ucap Kenzo sinis


"gue belum puas ngehajar kalian"ucap Aurel sambil menendang Aqila dkk sampai mereka terjatuh , kemudian matanya beralih kearah bagas, ia menendang Bagas dengan brutal. sungguh kondisi laki-laki itu sangat menggenaskan


"jangan bunuh Bagas,dia gak salah disini Aqila yang salah. Bagas terpaksa ngelakuin ini demi adiknya, orangtua mereka udah cerai dan punya kehidupan masing-masing sedangkan Bagas harus hidup berdua dan menafkahi adiknya"ucap salah satu teman Aqila


kenzo tampak berfikir lalu menyuruh anak buahnya membawa Bagas kerumah sakit untuk dirawat, setelah sadar nanti ia akan memberikan pekerjaan kepada bagas agar laki-laki itu tidak menerima tawaran menjadi penjahat seperti ini


"rel ayo kita keluar,biar anak buah gue yang ngelanjutin, dan buat kalian bebas ngelakuin apa aja setelah ini taruh mereka dijalankan"ujar Kenzo sambil berlalu keluar gudang diikuti oleh aurel

__ADS_1


__ADS_2