
__ADS_1
Setiap hari kami bercumbu dan akupun sangat terpuaskan, karena aku adalah wanita dengan nafsu yang besar akupun sangat - sangat puas dengan perlakuan suamiku.
__ADS_1
Namun sifat moodyku pun tak kunjung hilang. dan pada suatu hari sang mantan yang telah aku lupakan kehadirannya dalam hidupku, kini hadir dan kita dipertemukan lagi oleh takdir, yang membuatku lebih tertarik adalah dia masih single dan belum ada niat untuk menikah.
__ADS_1
Aku terus berhubungan dengan mantanku dan kami pun janjian untuk makan siang saat istirahat kerja, aku tak pernah khawatir dengan suamiku karena dia selalu cuek dan terlalu percaya terhadap ku, aku pun dengan percaya diri bertemu dengan mantanku saat makan siang, saat bertemu dia langsung memelukku dan menghadiahiku dengan "French Kiss" emmmm..itu sangat bergairah dan aku sangat menikmatinya, namun tak ku sangka meskipun kami memilih private resto itupun tak mencegah seseorang untuk mengintip kami, ya..aku bisa melihat dari kaca yg ada didepanku, dibelakang ruangan kami ada suamiku yang sedang mengikutiku dan sedang melihat aku bercumbu dengan mantanku, aku gugup namun akupun tak kuasa menahan ciuman ini, dan akupun memilih untuk melanjutkan ciumanku lalu bergegas mencari alasan ketoilet, aku keluar dan menemui suamiku, aku menciumnya dan berbisik kepadanya, " apa kau melihatnya sayang, aku sangat bergairah dibuatnya hanya dengan sebuah ciuman, dan sekarang aku menginginkanmu" , kamipun bercumbu dan bercinta di sudut ruangan, aku tau di hatinya mungkin ada rasa kesal namun dia tak bisa menolak gairahku yang membara, tak lama kemudian telepon ku pun berbunyi, ditengah tengah pergulatan antara aku dan suamiku dengan suara lirih karena menahan sakit dan sedikit desahan akupun menjawab telepon ku, aku tau itu mantan kekasihku yang ada di balik telepon dan akupun sengaja mengangkat telepon agar dia pun terbakar api cemburu, asal kalian tahu, lelaki yang cemburu bercinta lebih ganas dan lebih memuaskan, dan aku sangat menyukai perasaan itu dan itu membuatku merasa sangat puas.
__ADS_1
suamiku mengambil teleponku dan melemparnya keatas sofa dan membiarkan mantanku mendengarkan betapa jantannya dia, aku tak bisa membayangkan bagaimana raut wajah mantanku saat dia mendengarkan desahanku, membuat dua lelakiku saling emosi dan cemburu perasaan ini seperti aku adalah seekor domba yang berada ditengah- tengah serigala yang lapar dan ingin berebut untuk memangsa ku, akupun merasa kasian terhadap mantanku karena dia sudah mempersiapkan makan siang ini dari waktu yang cukup lama namun direnggut oleh suamiku, dan akupun belum siap jika harus bercinta dengannya, aku ingin membuatnya lebih bergairah dan lebih menginginkan aku lagi.
__ADS_1