Aku Dikelilingi Oleh Wanita Cantik

Aku Dikelilingi Oleh Wanita Cantik
Sesuatu yang sangat memalukan


__ADS_3

Nozomi Reina yang sudah berdiri di dekat ku tanpa menggunakan pakaian dan hanya menutupi dirinya dengan handuk mandi. Aku langsung melihat ke arah lain sehingga aku tidak akan melihat tubuh nya yang menggairahkan bagi seorang laki-laki.


Aku langsung menenggelamkan hampir seluruh tubuhku hingga leher, agar tidak dilihat olehnya.


"Yuki" Kenapa kamu ada disini Nozomi-san? Bukankah seharusnya mereka ( maid ) bilang kalo ada aku di dalam kamar mandi."


"Reina" Tentu saja, mereka sudah memberitahu ku, tapi aku tidak bisa menunggu bagaimanapun aku terbiasa mandi di waktu seperti ini."


Setelah berkata seperti itu Nozomi-san, berjalan dan langsung memasuki kolam air panas yang sama dengan Yuki dengan jarak yang sangat dekat Itu membuat pikiran milik yuki pergi kemana-mana.


"Reina" Hanya saja, aku tidak menyangka kamu akan ada di kamar mandi di waktu seperti ini bahkan kamu tidak mengunci kamar mandi nya, atau mungkin kamu sengaja agar ada wanita yang masuk dan menemanimu mandi?"


"Yuki" A-aku tidak berpikir begitu."


"Reina" Fufu, aku hanya bercanda, kenapa kamu membalikkan badan seperti itu dan tidak melihat ke arah sini."


"Yuki" Bukankah itu karena ada dirimu?"


Meskipun hanya sebentar aku melihat kulit yang putih bagaikan salju dan tubuh yang begitu ramping, sekarang aku bisa melihat dia sepenuhnya telanjang itu hampir membuat batas erotisme ku tidak bisa bertahan.


Itu sungguh terlihat menggairahkan. Apa mungkin ini yang dinamakan wanita dewasa sebenarnya, tenang-tenang aku tidak boleh sampai melihatnya tenang, tenang, jangan melihat.


"Fufu, Ada seorang wanita cantik yang sedang mandi bersamamu tapi kamu bahkan tidak mau melihatnya sama sekali, itu membuatku merasa tersakiti."


Bukan berarti aku tidak ingin melihatnya! Meskipun dulu aku sering melihat tubuh wanita akan tetapi itu tidak sepenuhnya telanjang karena masih ada pakaian dalam yang menutupi mereka.


Sedangkan sekarang ada wanita cantik yang sepenuhnya telanjang dihadapan ku dan dia adalah Nozomi Reina, seorang model tercantik yang ada di Jepang dan mungkin dia lebih dari itu.


"Reina" Dengan penampilan mu yang seperti itu aku bisa menganggap kamu adalah seorang wanita, jadi aku tidak mempermasalahkan jika kamu melihatku dan harusnya kamu bahagia bukan?"


"Yuki" Ta-tapi. Bagaimanapun aku tetaplah seorang pria."


Jika aku sampai melihat kebelakang mungkin hal yang berbahaya akan terjadi, aku ingin segera keluar dari kamar mandi tapi jika aku lakukan itu dia akan bisa melihatku.


"Yuki" Seharusnya kamu tidak melakukan hal seperti ini dan juga apakah kamu tidak merasa malu Reina-san?"


"Reina" Aku sudah melakukan sejauh ini jadi bagaimana menurutmu? Karena kamu tidak mau melihat aku tidak akan memaksa, akan tetapi jangan menyalahkan ku jika."


Dia mengucapkan bagian akhir itu dengan suara yang sedikit pelan. Jadi aku tidak begitu mendengarnya tapi setidaknya dia berkata tidak akan memaksa lagi, meskipun aku masih merasa ada yang salah dengan ini.


"... Aku menjadi lebih berani."


"Yuki" .... Huh?"


Nozomi-san yang ada di belakang Yuki, perlahan mulai mendekat tanpa disadari, seketika Reina-san menempelkan tubuhnya kepada Yuki.


Aku merasakan sesuatu yang halus dan itu adalah kulit miliknya dan juga aku merasa sesuatu yang sangat lembut sedang menekan punggungku, dan itu sepertinya adalah dua buah surga milik Reina-san.


Ini adalah sesuatu yang diimpikan banyak pria diluar sana.

__ADS_1


Tenang, aku tidak bisa tenang karena miliknya menyentuh ku secara langsung dan itu bahkan terasa sangat besar dari apa yang kulihat."


"Yuki" A-apa yang kamu lakukan Nozomi-san?."


"Reina" Harusnya sudah jelas apa yang sedang aku lakukan. Dan bukankah harusnya kamu senang dapat merasakan sesuatu yang seperti ini Yuki?"


Tentu saja aku senang, karena ini adalah impian kebanyakan pria bisa merasakan tubuh seorang wanita, terutama kedua bagian opp*i yang mereka miliki.


Dengan wajah dan telinga milik Yuki yang terlihat merah.


"Yuki" Ke-kenapa kamu melakukan ini Nozomi-san?."


"Reina" Fuhh, aku hanya ingin menjadi lebih dekat dengan mu Yuki."


Dia mengatakan itu dengan berbisik tepat di telingaku, itu membuatku semakin tidak bisa bertahan aku tidak tahu seberapa merah wajahku saat ini.


"Yuki" Bukankah tidak perlu sampai seperti ini."


"Reina" Berhubungan badan seperti ini adalah cara tercepat untuk kita agar bisa menjadi lebih dekat."


Apa yang dimaksud berhubungan badan? Sial, dia mengatakan sesuatu yang membuat ini terlihat sedang melakukan hubungan intim, jima orang lain mendengar mungkin akan terjadi kesalahpahaman.


"Yuki" Umm... Bisakah kamu menjauh Nozomi-san? ini sangat memalukan dan jika ini terus berlanjut mungkin sesuatu yang tidak diinginkan akan terjadi."


"Yuki" Benarkah? Kalo begitu aku ingin tahu apa yang akan terjadi?."


Dia mengatakan itu dengan berbisik kembali ke telinga ku. Sial adik kecil milikku sudah tidak bisa bertahan lebih lama lagi.


"Reina" Baiklah aku bisa menjauh akan tetapi..... Kamu harus mengatakan siapa dirimu sebenarnya?"


Apa yang sedang dia katakan, bukankah aku sudah memberitahu namaku sebelumnya.


Adik ku dibawah sini sudah tidak bisa bertahan lebih lama.


"Yuki" Apa yang kamu maksud Nozomi-san? Bukankah kamu sudah tahu namaku adalah Tachibana Yuki."


"Reina" Tentu saja aku tahu tapi bukan itu yang kumaksud, jika kamu tidak mengatakan yang sebenarnya mungkin aku akan melakukan sesuatu yang lebih dari ini."


Sesuatu yang lebih berani? Jika dia melakukan lebih dari ini mungkin aku mungkin tidak akan bisa bertahan lagi. Kemudian aku memutar balik badanku dan langsung mendorong Nozomi-san menggunakan kedua tanganku agar dia menjauh.


"Reina" Ahh."


"Yuki" Ah, Apa ini? Kenapa sangat lembut dan sangat besar."


Aku langsung melihat kearah depan untuk melihat apa yang sedang aku pegang sekarang dan saat kulihat ternyata itu adalah kedua opp*i milik Nozomi-san.


Setelah sadar dengan apa yang sedang dia pegang, Yuki langsung mengeluarkan darah dari hidung nya.


"Reina" AhAku tidak menyangka kamu menjadi sangat berani Yuki-kun....."

__ADS_1


"Yuki" A-Aku tidak sengaja, maaf kan aku."


Aku langsung menarik tanganku. Lalu berdiri dari kolam air panas tempatku berendam dan langsung bergegas keluar dari kamar mandi.


Saat tiba di pintu luar kamar mandi, aku masih melihat kedua maid yang berdiri menunggu.


"Maid-Itsumi" Anda sudah selesai Yuki-sama?."


"Yuki" Aku sudah selesai bisakah kalian memberikan pakaian ku, aku ingin segera memakai nya."


"Maid-Itsumi" Silahkan dan maafkan kami, karena tidak bisa menghentikan Reina-sama untuk masuk ke dalam."


"Yuki" Itu bukan salah kalian jadi tidak perlu meminta maaf, sudah selesai aku akan langsung kembali ke kamar."


Bagaimanapun mereka adalah maid disini dan Nozomi-san adalah nona mereka, jadi mereka tidak bisa melakukan apa-apa."


"Maid:Asuka" Kalo begitu kami akan mengantar anda kembali."


"Yuki" Ti-Tidak perlu aku bisa kembali sendiri."


Setelah selesai aku memutuskan langsung kembali ke kamarku dan berbaring di kasur.


"Yuki" Aku tidak tahu bagaimana aku harus berhadapan dengan Nozomi-san, jika kita bertemu kembali."


Itu adalah pertama kalinya aku merasakan tubuh telanjang seorang wanita, aku juga memegang opp*i besar miliknya dan rasa kelembutan dari memegang nya aku masih bisa merasakan itu hingga sekarang.


"Yuki" Memikirkannya kembali itu terasa sangat memalukan, akan tetapi di dalam kehidupanku inj, aku tidak akan pernah bisa melupakan apa yang sudah terjadi hari ini."


** Disisi Maid-Itsumi dan Maid-Asuka, setelah kepergian Yuki **


"Maid-Asuka" Hey Itsumi, bukankah itu cukup besar dan panjang mungkin itu sekitar 20cm."


"Maid-Itsumi" Apa yang sedang kamu katakan itu sangat tidak sopan."


"Maid-Asuka" Meskipun kamu berkata seperti itu lihatlah betapa merah nya wajah milikmu."


Disitu terlihat kedua Wajah milik Maid-Itsumi dan Maid-Asuka yabg terlihat sangat merah setelah melihat hal sebelumnya.


***


** Sedangkan Nozomi Reina, yang masih ada di dalam kamar mandi **


"Itu tadi sangat memalukan, sungguh memalukan. Ini adalah pertama kali aku melakukannya kepada seorang pria dan dia bahkan menyentuh tubuhku dimana tidak ada orang yang pernah melakukannya."


Aku beruntung dia langsung pergi, jika tidak dia akan melihat betapa merah nya wajahku karena malu. Mungkin dia akan mengira aku adalah seorang wanita murahan karena melakukan itu.


Aku akan pergi minta maaf dan menjelaskan semua kepadanya nanti, tapi aku juga tidak akan menyerah untuk mengetahui dirinya.


"Tapi di dalam hidupku. Sepertinya aku tidak akan pernah bisa melupakan apa yang telah terjadi hari ini."

__ADS_1


Masing-masing dari mereka tidak akan pernah melupakan apa yang sudah terjadi saat itu juga.


__ADS_2