Aku Mencintaimu Dalam Diam

Aku Mencintaimu Dalam Diam
chapter 1


__ADS_3

haii...


Namaku Yoona Alesa Naira yang bisanya dipanggil yoona atau Nana aku dari keluarga yang sederhana. kisahkah ku berawal dari sekolah menengah pertama (SMP) aku mengenal seorang laki-laki yang bernama Devin Setiawan yang membuat ku merasakan cinta pertama tapi aku tidak tau itu cinta atau hanya rasa nyaman. Yang jelas aku hanya rasa nyaman dan aman saat bersamaan berbeda dengan rasa yang aku rasakan ke pada laki-laki lainnya.


Aku mengenal dia saat aku duduk di bangku kelas VIIC aku mengenal dia karena dikenalkan oleh temen ku yang bernama Naira yang berada di kelas VIIB. Saat aku melihat dia aku hanya rasanya biasa aja tidak ada rasa kagum atau apapun aku hanya rasa normal² saja saat itu sama saja seperti yang aku rasakan sama temen laki-laki lain.


waktu pun berlalu begitu cepat. saat ini aku sudah menduduki bangku kelas IX.


Pagi ini aku sudah mulai masuk sekolah untuk menduduki bangku kelas XI. Saat aku dan temen² ku mencari kelas aku mendapatkan kelas paling akhir yaitu kelas IX G. Aku dan beberapa temanku yang dulu juga sekelas dengan ku pas aku kelas VIII D aku juga sekelas lagi dengan mereka adalah teman baik ku yaitu Sandra,Cika,Dewi dan Alex. Dewi dan Alex adalah teman yang sangat Deket denganku karena aku dan dia sudah sekelas dari kelas VII sampe sekarang aku dan dia kelas IX pun kita sekelas.


Saat aku dan teman²ku sudah di dalam kelas kita mencari tempat duduk masing masing.


Aku duduk dengan Dewi dibarisan nomer 3 di sebelah jendela dan depan ku ada Sandra dan Cika. karena aku sangat jenuh didalam kelas menunggu waktu bel berbunyi aku dan teman²ku keluar kelas kita di duduk didepan pintu sambil mengobrol hal yang tidak penting dan menunggu bel berbunyi. Aku berdiri didepan pintu sambil melihat ke dalam kelas yg sudah hampir penuh diisi dengan temen²ku kelas IX G. Aku melihat sekeliling ruang kelas ku didepan pintu tiba² ada yg menutup mata ku tiba ² aku tidak tau siapa itu.


"kita sekelas ya" kata orang itu yg menutup mataku


aku mengerutkan keningku aku bingung siapa dia tapi ada satu nama di dalam pikiranan ku saat mendengar suara nya yaitu Diven Setiawan tapi aku tidak yakin jadi aku kerjakan saja dia.


"ah ilah siapa sih nggak jelas banget dah lu gila" kata ku

__ADS_1


aku tau pasti dia sedang terkejut karena aku berkata kasar padanya tapi aku ingin sekali menjahilinya karena dia duluan yg menjahili ku.


"ngomong kasar banget sih jadi cwe lu, blm pernah ditabok apa tuh mulut sama gua" kata ia sambil membuka mata ku yg ia tutup dengan kedua tangannya.Aku pura² terkejut saja saat tau dia orang yang telah menutup mataku.


"eh lu ven kirain siapa" kata ku


"tuh mulut blm pernah ditabok ya sama gua aah"


"kan udh pernah waktu itu lu tabok mulut gua, lu lupa ya dasar tua"


"klo dah pernah ditabok kenapa tuh mulut masih kasar aja"


"tadi apa coba"


"lah yg mana orang gua nggak ngomong kasar juga"


"tadi lu ngomong kasar Yoona Alesa Naira"


"yang mana sih Diven Setiawan"

__ADS_1


"lu ngomong gila Yoona Alesa Naira"


"ya Allah cuman karena gua ngomong gila lu bilang gua ngomong kasar hah"


"iya kan emang itu kasar"


"ya Tuhan itu nggak kasar Vin"


"itu kasar Yoona"


"nggak Vin"


teman²ku yg sudah mulai jengah melihat aku selalu berdebat dengan Devin apa lagi Dewi yang sudah sekelas dengan ku hampiri 3 th dan ya dia yg selalu memisah ku dan Devin saat kita lagi berdebat seperti ini.


"woi lu bisa pada diem nggak sih"


"cape gua liat lu berdebat setiap ketemu"


"nggak cape apa lu berdua" kata Dewi

__ADS_1


Aku dan Devin hanya bisa diam melihat Dewi marah ya kita selalu seperti itu disaat Dewi Mulai marah disaat itu juga kita diem seperti anak yg habis dimarahin ibunya.


__ADS_2