Aku Permaisuri?

Aku Permaisuri?
5. part 5


__ADS_3

AUTHOR POV


"mati gw...."gumam Ziyi yg masih bisa d dengar seseorang d hadapanya.


"siapa yg mati?"ucap orang itu.


"emmm....itu...anu..siapa yah"pikirnya seperti orang bogo.


pria yg ada d hadapannya hanya memasang muka datar,lalu melangkah pergi meninggal kan Ziyi tanpa sepatah kata pun.kalian tahulah siapa yg selalu memasang tampang datar, yah dia kaisar.


"selamatt....."sambil mengelus dada menghembuskan nafas "lagian kenapa sih tuh laki² mukanya datar, amat padahal dia yg pertama ngebujuk gw buat GK takut dia huhh....tapi dia yg bikin takut gw"gerutunya


 


Ziyi melanjutkan langkahnya untuk melihat kediaman yg ia tempati selama berbulan-bulan itu,ia melangkah menuju tepi danau,saat melihat ada beberapa orang yg berpakaian lumayan bagus,sepertinya mereka para bangsawan.


 


Ziyi melangkah menghampiri para bangsawan itu dengan anggun.


sesampainya ia d dekat mereka tiba-tiba semua orang yg ada d situ menoleh ke arahnya


melihat permaisuri mereka yg bodoh para bangsawan itu tunduk sambil mencibir


"salam permaisuri!"ucap para bangsawan serempak


"sendang ada ac...."saat hendak ingin menanyakan sesuatu tiba tiba ada seorang anak perempuan yg berlari kencang ke arahnya.dan


BRUKK.....


"Aduhh...apes banget sih gw hari ini"keluhnya pelan memejamkan mata sambil ngenglus pantatnya... tanpa ia sadari semua orang menatap dirinya,seolah ia barang paling berharga


"apa ada yg salah dari gw"gumamnya pada diri sendiri, lalu ia meraba raba anggota tubuhnya sendiri lalu beralih kemuka barulah ia sadar bahwa cadar yg ia pakai terlepas.


JELEGER!!


gagal sudah rencana yg ia siapkan ia merutuki dirinya sendiri karna ceroboh.


"maaf kan anak hamba permaisuri "ucap salah seorang wanita paru baya yg masih lumayan cantik itu saat sadar dari kekagumamnya.


"tidak apa-apa... tetapi lain kali hati-hati"


baru saja baru saja Ziyi akan mengambil cadarnya,tapi cadar itu tiba tiba terbang.

__ADS_1


"wahh.. cantik"ucap seorang anak yg menabraknya.


Ziyi hanya tersenyum kecil lalu saat melangkah akan pergi ke kediamannya ia bingung kediamannya lumayan jauh dari sini....tapi sebelum itu ada seseorang yg memakai kan jubah kebesaran padanya.ia kaisar


"terima kasih"gumam Ziyi yg masih bisa d dengar wu yi fan.


namun kaisar tidak mengucapkan sepatah kata pun


lalu mereka berdua mulai melangkah pergi dari tempat itu kekediaman Ziyi,


......


sejak sampai d kediaman Ziyi kaisar hanya fokus menatap Ziyi dengan tampang datarnya


"kanapa ada yg salah"tanyanya


"....."


"ada apa?"


"jangan pernah menunjukan wajah mu d muka umum bahkan d hadapan kaisar"ucapnya


"kenapa..bukannya tadi orang-orang sudah melihat wajahku"jawab Ziyi


"pokonya Zhen bilang jangan yah jangan"geram wu yi fan


"tapi kenapa kau menyembunyikan wajahmu...padalkan kau akan mendapat pujian jika memperlihatkan wajahmu"tanya wu yi fan


"memangnya boleh?"tanyanya


"tidak!"


"hutf...sebenarnya saya juga tidak mau menunjukan wajah saya sih nanti bukanya mendapat pujian tetapi cibiran dari orang-orang...permaisuri kok cantik tapi tidak bisa apa-apa"Ziyi sambil memanyun kan bibirnya


"lalu kenapa kau selalu


memarahi pada pelayanmu"tanya wu yi fan yg sejak dulu penasaran dengan Ziyi hanya saja ia gengsi untuk mengobrol dengan istrinya itu


"aku tidak tau karna dulu itu bukan aku"gumamnya tetapi masih lumayan bisa d dengar sedikit oleh wu yi fan


"maksudnya"


"a...apa...aku tidak mengatakan apa apa kok"kilahnya cepat

__ADS_1


"saya tidak budek"jawab wu yi fan memutar matanya"jelas kamu tadi mengatakan sesuatu"ucapnya kekeh ingin tau


"tetapi emang dulu kita sedekat ini? karna aku tidak ingat apa-apa tentang kita"tanya Ziyi


JLEB!


"tidak"jawab wu yi fan dingin


"lalu kenapa kau d sini bukan dengan selir tercintamu itu"Ziyi sinis


"kau cemburu"


"engga!"


"sangat jelas kau cemburu"ucap kaisar entah kenapa hatinya senang saat Ziyi tidak suka ia dengan selir meyin


"aku bilang engga yah engga...sana keluar"usirnya


"kau berani mengusirku?"kesal wu yi fan


"tidak..."cicitnya takut


"saya ke sini cuma mau bilang ibu suri ingin bertemu dengan mu kita ke kediaman ibu suri...aku tunggu d luar"ucapnya sambil melangkah pergi


......


saat d perjalanan menuju ke Diaman ibu suri Ziyi tidah pernah bisa diam ia melihat kesana kemari memekik girang saat tidak mengajak melihat danau yg d banyaki bunga anggrek


kalau melihat tangan dan leher yg d penuhi perhiasan dan giok yg berkualitas tinggi ia berpikir jika d jual berapa kira-kira uang yg akan ia dapat mungkin ia harus banyak banyak mengumpulkan perhiasan serta giok ini untuk d bawa pulang ke dunianya.. iya harus!


d sebelahnya wu yi fan hanya menatap Ziyi bingung karna sejak tadi ia menatap tangannya sambil tersenyum ia tau karna mata yg semulanya belo jadi sipit saat Ziyi tersenyum.ah masa bodo lah pikirnya


"apa masih jauh?"tanya Ziyi karna ia kira ia akan menaiki tandu atau kereta kuda tapi tidak d sangka ternyata jalan kaki katanya dekat tidak perlu memakai tandu tapi ini sudah lumayan jauh menurutnya"katanya Deket"keluhnya


wu yi fan hanya diam dengan muka datarnya seperti biasa tidak ada niatan untuk membalas ucapan ziyi sambil sesekali meliriknya


sebenarnya Ziyi tidak Maslah ia jalan sampai sejauh mana pun tetapi ia punya penyakit anemia yg membuatnya gampang lelah dan


*BRUK...


permaisuri*!


***bersambung*....

__ADS_1


mohon maaf ya readers baru bikin dah GK up soalnya author lagi sibuk-sibuknya setahun ini😥


semoga suka sama ceritanya😣**maaf banyak typo


__ADS_2