
Amira menuju kamar nya , walau pun kamar itu tidak begitu luas , namun dirinya sangat nyaman tidur di kasur nya ..
Amira menatap langit - langit rumah nya , lalu entah bagaimana sosok Zio muncul di hadapannya ..
Amira senyum - senyum membayangkan bibirnya di cium oleh Zio ..
Namun dalam hitungan detik , Amira tersadar jika khayalan itu salah .
Tak sepantasnya kejadian itu dia ingat kembali ..
Namun apa daya , itu adalah pertama x nya seorang pri mencium bibir nya ..
__ADS_1
Amira tak akan pernah lupa akan hal itu , sampai kapan pun ..
" Apa sih yang aku pikirkan ?! kenapa Tuan Zio yang sedang ada di otak ku ini ?? "
" Tolong kerja sama nya otak !! Jangan buat aku semakin malu dengan diri ku sendiri , ayo lah jangan ingat hak itu lagi .. "
Amira menutup wajah nya dengan guling , tidak lama kemudian Amira tertidur pulas ..
Amira tidak sempat makan bersama neneknya , karena dirinya harus segera ke kantor Tuan Zio ..
Sekarang Amira sudah rapi , dan segera pamit ke nenek ..
__ADS_1
" Nek , maaf hari ini Amira tidak bisa menemani nenek sarapan , Amira harus sampai ke kantor tepat waktu , jika tidak maka Amira akan mengalami masalah besar , Nenek harap mengerti ya !! Amira sudah sediakan nasi goreng di lemari , nenek nanti makan ya , jangan lupa .. Ingat itu nek ?? "
" Iya gpp , kamu pergi lah . Nenek akan jaga diri nenek sendiri , kamu jangan khawatir .. Pergi lah !! "
" Gitu dong , baru nenek nya Amira .. Sayang nenek , jaga diri baik - baik ya .. Jangan kerja kan apa pun , setelah pulang , biar Amira yang kerja kan semuanya .. "
" Iya , kamu pergi lah !! Nanti terlambat .. "
" Ok .. Pergi dulu , Nenek !! "
" Iya , hati - hati , Sayank !! "
__ADS_1
" Ok "