Aku Tak Terkalahkan Setelah 1,000,000 Tahun!

Aku Tak Terkalahkan Setelah 1,000,000 Tahun!
Chapter 8 Monster!


__ADS_3

Satu bulan kemudian.


Di bawah teriknya sinar matahari. Lin Guang yang sedang berada di halaman rumahnya menunjukkan ekspresi kepuasan di wajahnya.


Lin Guang mengepalkan tinjunya dengan keringat yang membasahi sekujur tubuhnya, “Berhasil!”


Ini adalah hari di mana ia telah berhasil memahami beberapa teknik yang dipelajarinya sebelumnya. Meskipun belum memahami semua isinya tetapi dengan ini sudah cukup untuk mengalahkan beberapa kultivator dengan ranah yang berada satu tingkat di atasnya.


Dan setelah lebih 2 tahun berlalu, dia juga telah berhasil mencapai Soul Formation Realm Lapisan Pertama.


Ini adalah ranah para dewa bagi dunia fana, dan tentu saja pada ranah ini, tingkat kekuatannya bukanlah sesuatu yang bisa diremehkan.


Karena diceritakan bahwa puluhan ribu tahun yang lalu, orang pada ranah ini bahkan bisa membela lautan dan menghancurkan gunung, hanya dengan satu lambaian tangan.



“Segel Langit Dan Bumi, aku hanya sedikit memahaminya, tetapi entah mengapa, aku merasa bahwa aku yang sekarang sudah cukup untuk menyegel kultivator yang berada pada periode Body Integration Realm.”


“Dan... Teknik Seribu Pedang.” Lin Guang mencoba menebas ke arah samping dan membuat ledakan di detik berikutnya, saat dia melihat ke arah tebasan itu, terlihat hutan yang membentang puluhan mil langsung mengalami kerusakan parah.


Tentu saja itu tidak mengenai rumahnya, dan hanya menghancurkan hutan yang berada jauh dari tempatnya berdiri.


“Masih belum cukup... Kekuatan ini belum seberapa...” Saat ingatan waktu dirinya berada di bumi terlintas di benaknya bagaikan aliran listrik.


Ekspresinya berubah menjadi gelap, “Ini belum cukup... Cerita kultivator yang kubaca waktu itu masih jauh daripada ini. Kekuatan mereka benar-benar luar biasa, meskipun aku tahu itu hanyalah fiksi, tetapi entah mengapa. Aku merasa harus melampaui semuanya.”


Lin Guang menggelengkan kepalanya lalu menoleh ke arah barat, “Sudah cukup lama aku tidak pergi ke kota kecil itu, dan sepertinya Azure Dragon masih berada di sana.”


Dengan mengatakan itu, dia berjalan ke depan rumah lalu menghentakkan kakinya yang membawanya terbang ke langit.


Saat dia menembus awan semuanya terlihat dengan jelas dari matanya yang menyapu wilayah hutan belantara.


Bahkan dari sana, dia bisa melihat beberapa wilayah yang yang memiliki musim yang berbeda.


Itu adalah gunung yang dipenuhi salju dan di wilayah yang jauh di sebelahnya adalah gurun yang tandus.


Setelah melihat-lihat beberapa waktu, Lin Guang mengungkapkan senyuman di wajahnya, lalu menendang udara di belakangnya untuk mendorongnya terbang menuju barat dengan kecepatan tinggi.


Saat kota kecil itu terlihat, dia membentang kedua tangannya dan memukul udara di depannya untuk secara paksa menghentikan penerbangannya yang terlalu cepat.

__ADS_1


Saat dia mendarat di tanah, tatapannya melirik sekeliling, “Ada banyak orang di sini, bahkan ada juga pedagang yang datang dari luar kota.” Gumamnya.


Saat Lin Guang tiba di depan gerbang, dua tombak menghadang jalannya.


Lin Guang bertanya kepada kedua orang yang menghadangnya menggunakan tombak-tombak itu, “Ada apa?”


Mereka adalah penjaga gerbang, saat pertanyaan Lin Guang mencapai telinga mereka, keduanya langsung menatap satu sama lain dan kembali melihat ke arah Lin Guang lalu salah satunya berkata.


“Tolong tunjukkan sesuatu yang bisa mengidentifikasikan identitas Anda.”


Sebelumnya Lin Guang memasuki kota ini melalui udara, jadi dia tidak tahu akan menghadapi hal semacam ini.


Lin Guang menyentuh dagunya selama beberapa saat sebelum melontarkan kebohongan, “Ah! Aku lupa membawanya, sepertinya aku harus kembali untuk mengambilnya dulu.”


Kedua penjaga kembali menatap satu sama lain dan mengangguk kepada Lin Guang, “Baiklah."


Dengan itu Lin Guang enyah dari sana dan berjalan memasuki hutan dengan tenang.


Saat dia telah menjauh dari kota dan menghilang dari pandangan penjaga, Lin Guang sekali lagi menghentakkan kakinya dan mengirim dirinya sendiri terbang ke udara, detik berikutnya, dia tiba di atas kota kecil itu lalu mendarat di salah satu gang kecil yang jauh dari kerumunan warga.


Suasana yang terdengar ramai di telinga memenuhi pendengarannya, Lin Guang dengan tenang berjalan keluar dari gang.


Lin Guang bertanya, “Daging apa ini?”


Sang penjual melirik sekilas dan menjawab, “Daging minotaur, apakah Anda ingin membelinya?”


Lin Guang tanpa ragu-ragu memesan sepuluh tusuk dan berkata, “Saya ada urusan sebentar, saya akan mengambilnya nanti.”


Sang penjual hanya mengangguk ringan, dan dengan begitu Lin Guang pergi dari sana.


Saat berjalan melewati puluhan penjual yang berteriak memanggilnya, Lin Guang bergumam sendiri, “Hmm... Di mana aku harus menemukan uang? Apakah aku harus mencurinya?”


Tiba-tiba Lin Guang menggelengkan kepalanya dan berkata, “Tidak, tidak.”


Tiba-tiba dari samping terdengar suara yang memecah pemikiran liar Lin Guang, suara yang datang dari gang kecil itu menarik perhatian Lin Guang.


Saat Lin Guang memasukinya, dia melihat tiga orang pria yang sedang mengepung seorang gadis kecil.


Pria yang memiliki luka cakar di wajahnya berkata dengan dingin, “Gadis kecil, berikan saja uangmu jika Kamu tidak ingin terluka.”

__ADS_1


Gadis kecil itu menolak dada pria yang berada di depannya dan berkata dengan tegas, “Tidak! Aku membutuhkan ini untuk menyembuhkan nenekku!”


Kedua pria yang yang mengepungnya menyeringai.


“Boss, bukankah anak ini begitu berani, mengapa kita tidak mengambilnya saja untuk dijual pada rumah bordil.”


“Benar, saya setuju.”


Pria yang memiliki luka cakar di wajahnya itu menyentuh dagunya dan berpikir sejenak sebelum dia tersenyum dan memuji kedua pria itu.


Pria tersebut menyeringai, “Baiklah nak, awalnya aku hanya berniat mengambil uangmu, tapi aku tidak menyangka Kamu begitu berani, bagaimana jika Kamu juga akan ikut bersama.”


Tepat setelah pria itu menyelesaikan kalimatnya Lin Guang datang dari samping dan berkata dengan santai, “Apakah sudah selesai mengocehnya?”


Ketiga pria itu langsung menoleh ke arah Lin Guang.


“Siapa Kamu?” Tanya pria-pria itu dengan serempak.


Lin Guang tertawa ringan sebelum berkata dengan tenang, “Apakah aku perlu menjawab pertanyaan orang yang akan mati?”


“Apa katamu!”


Tanpa peringatan, mereka mengeluarkan pedang dari sarungnya yang tergantung di punggung.


“Terima ini!”


Saat pedang mereka hampir meraih dada Lin Guang, mereka semua langsung dikejutkan oleh adegan berikutnya.


Pedang-pedang yang mampu menebas monster ranah fondasi langsung berubah menjadi partikel-partikel kecil dan menghilang begitu saja.


Dilanjutkan dengan hembusan napas ringan dari Lin Guang, mereka semua tersungkur di tanah dengan tak berdaya.


“Argh!”


“Monster macam apa orang ini!”


Lin Guang dengan tersenyum ramah mengulurkan tangannya ke arah gadis kecil itu dan berkata, “Kemarilah.”


Gadis kecil itu ragu-ragu sebelum meraih tangannya.

__ADS_1


__ADS_2