Aku Ternyata Adalah Tuan Putri

Aku Ternyata Adalah Tuan Putri
Episode 3


__ADS_3

Aku dan adikku masuk dan disambut oleh para pelayan. " selamat siang tuan, mari saya antarkan ke ruangan pribadi anda " kata pelayan itu dengan penuh hormat," terima kasih " kataku tidak tertarik dan adikku yang sangat bersemangat.


Sesampainya di ruangan pribadi adikku mengeluarkan surat dengan sihir, suratnya telah adikk persiapkan saat di rumah, adikku memberikannya kepada pelayan dan berpesan " kirimkan surat ini ke keluarga Mirwa, bilang untuk anak bernama Kirito", lalu beberapa saat kemudian pelayan yang mengirim surat itu kembali dengan membawa Kirito " tuan saya membawa anak yang bernama Kirito, kalau begitu hamba mohon pamit undur diri " kata pelayan itu berpamitan, Kirito berkata " suatu kehormatan bisa bertemu dengan yang mulia Mikaela dan Michaela Kagurazaka " kata Kirito dengan penuh hormat.


" Pft buahahahaha " kata adikku " haish gak usah terlalu formal " kata adikku " kamu jugakan bermarga Kagurazaka " kata adikku. Lalu aku dan adikku berubah ke bentuk semula dan berkata " wah Kirito hanya 7 bulan tak bertemu kamu udah lupa sama kita " kata adikku berkata ke kirito " kamu udah dikasih nama sama kakakku, eh tau-taunya kamu lupa sama kita " kata adikku berbicara dengan dingin " maafkan aku yang mulia, aku, lupa ingatan jadi tak ingat apapun " kata Kirito ketakutan.

__ADS_1


" Ahahaha, tidak apa-apa lagipula aku yang mengusulkan ide untuk menghilangkan sebagian ingatanmu " kata adikku " kenapa? " tanya Kirito heran, " karna gak boleh ada satupun orang yang tahu keberadaan kita " kataku menjelaskan.


" Sini " kata adikku memanggil Kirito, Kirito menghampiri adikku, dan adikku menempelkan tangannya ke kepalanya setelah itu dia melepaskan tangannya dan adikku berkata " udah ingat belum sama kita? " Kata adikku.


" udah ingat, tapi aku tidak diberi tahu nama kakak " kata Kirito sedih, " aahhhh imutnya " kataku dalam hati, setelah itu adikku bicara padaku " kaka jadi gak jalan jalan ke pasarnya " kata adikku berbisik padaku.

__ADS_1


Aku pun keluar dari ruangan dengan adikku dan Kirito, sebelum berangkat aku menyamar menjadi anak kembar dengan adikku berumur 10 tahun sedangkan Kirito aku ubah menjadi anak berumur 7 tahun, kami keluar dengan teleportasi. Setelah itu kami keluar dengan jadi kakak adik, aku anak pertama, adikku anak kedua, sedangkan Kirito anak ketiga.


" Kenapa kita menyamar ? " tanya Kirito padaku, " karena sebentar lagi ulang tahun kakakku yang ke 7 " kata adikku pada Kirito " apa hubungan ulang tahun kakak dengan kita menyamar? " kata Kirito lagi. " kalau mau ngobrol, jangan di tengah jalan " kataku ketus " iya" kata adikku dengan Kirito yang merasa sudah dimarahi karena membuat keributan.


[Setelah bersenang-senang di pasar] " ahh " kataku tiba-tiba dengan suara kecil , " ada apa kak " kata Yukina dan Kirito serempak " ahh, aku kelupaan sesuatu" kataku " dadah Kirito, kakak pulang dulu nanti kalau kamu udah sampai di depan keluarga Mirwa kamu bakalan kembali normal " kata adikku sambil langsung ku gandeng tangannya untuk kembali ke rumah.

__ADS_1


" Kakak kamu kenapa sih, kita kan lagi bersenang-senang lagi setelah sekian lama " kata adikku dengan marah " ahh maaf sih, tapi kayaknya kamu juga kelupaan sesuatu deh " kataku yang tidak mau mendengarkan omelan adikku " tapikan kita harus buat undangan buat ulang tahun aku belum buat kuenya juga bla bla bla " kataku menjelaskan panjang lebar " ahh, iya, aku juga baru inget. Hehe " kata adikku dengan suara tawa kecilnya.


" Yaudah gak perlu basa basi lagi ayo kita mempersiapkan pesta " kataku " ayo kita mulai " kata adikku " ayo " kataku dan adikku dengan serempak. Setelah itu aku membuat rumah yang ditinggaliku dan adikku menjadi tempat pesta, dan kami menyebarkan undangan pesta ulang tahun kami, dan tentu saja aku mengirim undangan itu ke Kirito beserta bajunya yang buat dipakai dipesta.


__ADS_2