Aku Yang Kesepihan

Aku Yang Kesepihan
episode 12


__ADS_3

"hai cepat kembali duduk guru mau masuk" sentak salah satu murid di kelas.


"kok cepat banget sudah rapat nya ya nggak bisa lebih lama lgi ya". bisik orang yg duduk di depan tempat duduk syal".


"iya ya kenapa nggak lama lama aja guru tu rapat nya,lagian aku hari ini malas belajar".


"kamu tiap hari malas belajar jangan buat alasan deh tapi kalau sudah jam olaraga pasti kamu yanh paling semangat di kelas"


"ku dengar dengar akan ada pemilihan lomba dan hadia nya sangat besar lo".


"bagus ni lomba apa ya lumayan hadia nya kan.oh ya lomba apa ya,apa mungkin kita bisa masuk ke dalam lomba tersebut".


"kamu pikir nya cuma hadia atau yang gratisan aja ya.aku juga nggak tahu,tapi kalau lomba nya yg kita bisa munkin kita bisa ikut."


"tapi kalau tidak ya bagaimana pun cara nya kita tidak akan bisa masuk lomba itu kamu tahu kan sekolah kita ini banyak orang hebat".


"emang kita bisa masuk tapi mungkin kita nggak bisa menang,kalau aku masuk lomba nggak menang ya percuma saja buang buang tenaga".


"ini ciri ciri orang pemalas kalau ada kegiatan sekolah atau kelas pasti cari yang kerjaan nya sedikit dan nggak ribet".


"kamu kan tahu aku.hai rin" nama orang yg duduk di depan tempat duduk nya syal.


"Apa".


"nggak usah ngegas kali,tuh kamu lihat dia".


"emang dia kenapa sih".


"kamu nggak kesihan sama dia,orang orang pada jauhin dia".


"ya itu salah dia sendiri lo,lagian kanapa dia bersikap seperti itu jadi nggak ada orang yang mau teman sama dia".


"Iya sih tapi kamu ajak lah dia ngobrol sama kita".


"ngak aa kamu aja nanti kalau lagian siapa yang bicara sama dia nggak dia tangapin,jadi kenapa aku harus buang buang tenaga ku".


"kamu jahat banget sih kalau kamu nggak mau biar aku yang bicara".


"kalau kamu berhasil buat dia makan siang sama kita nanti aku traktir de sekalian sama dia sekalian".


"kenapa aku harus tanya kalau dia mau makan siang sama kita lagian aku cuma mau ajak dia gobrol aja kok".


"kata nya orang baik dan kesihan lihat dia melamun dan sendiri terus kenapa nggak aja dia berteman aja".

__ADS_1


"emang sih aku kehihan lihat dia dan mau berteman dengan nya tapi kamu tahu kan dia berteman dengan siapa".


"ya aku tahu,dia berteman dengan si anak berandalan dan fak boy itu siapa sih nama nya ya".


"andrean rizki putrawan kalau nggak salah sih nama nya".


"bukan salah lagi emang itu nama nya.aku heran sama cewek yg ada di kelas kiti ini".


"lah jelas andrean iti fak boy tapi mereka masih suka sama dia,apa bagus nya dia sih".


"kalau soal ganteng menurut ku rio lebih ganteng nggak sih dan dia juga baik,ramah dan pintar lagi".


"emang sosok seperti rio itu susuk di dapatkan dan tidak banyak juga cowok yang sikap nya kayak rio".


"kamu jelek jelek kan andrean nanti di dengar fans nya lo,kalau sampai kamu ada masalah dengan mereka aku nggak bakal tolongin".


"kamu jahat banget sih sampai nanti nggak bantuin aku kamu itu teman ku atau bukan sih".


"siapa suruh kamu jelek jelek kan andrean di sini jelas banyak sekali pengemar nya kalau ketahuan habis kita nanti".


"ya ya ya kali ini aku dengar kan kamu deh,tapi kamu nggak jadi tanya ke syal".


"oh iya aku sampai lupa karna dengar kan gibah kamu tadi".


"ya nggak usah di ingatin kali nih aku akan segera kesana".


"hai syal ngapain kamu melamun dari tadi nggak ada kerjaan ya".


"kalau begitu kamu bergabung dengan kami".


sempat syal beberapa menit tidak mendegar kan nya dan dia malah lihat le sana ke mari.


"oh aku lagi bicara sama kamu lo kok nggak di jawab malah dari tadi melihat ke sana ke mari".


"sudah aku bilang susuh untuk bicara dengan dia tapi dia masih saja ingin ngobrol dengan nya".


"kamu bicara ke aku atau orang lain" Jawab syal.


"ya ke kamu lah lagian mana ada orang di sini selain kamu masak aku bicara sama setan" kesal nya.


"oh sorry lagian ini pertama kali ada orang yang ajak aku bicara". Wajah syal kini ada rasa sedikit senang walau pun mereka ngak tahu.


"bukan ka kamu sering bicara ya sama andrean kenapa bilang nya nggak pernah di ajak bicara".

__ADS_1


"oh emang sih dia terus mengoceh dan bicara banyak ke aku kadang aku sih nggak peduli sama apa yang dia lakukan.tapi kamu orang pertama yang ajak aku bicara".


"oh maksud kamu aku orang pertama bicara sama kamu di kelas ini".


"tepat sekali".


"bukan nya kamu pernah bicara sama selly ya".


"oh kenapa aku harus mengangap orang yang cuma bisa tidas aku dan mengancam saja".


"Jadi apa yang mau kamu bicara kan dengan ku,kalau nggak penting nggak usa lah".


"oh aku ingin mengajak kamu makan siang bersama di kantin nanti kalau ada waktu".


"aku juga mau berteman sama kamu".


"kamu berteman dengan ku bukan karna kesihan kan lagian kalau kamu berteman dengan ku pasti banyak orang uang tidak suka".


"tidak.setelah aku ajak kamu bicara tadi kamu nggak seperti apa yang mereka katakan dan kamu orang nya asik juga".


"lagian kenapa kita tidak bisa berteman lagian kenapa kamu harus dengar kata orang lain sih".


"aku nggak peduli banget sih apa kata orang lain dan apa penilaian mereka tentang ku".


"tapi aku nggak mau ada yang terluka gara gara aku dan jika kamu berteman dengan aku pasti banyak orang yang akan mencelakai kamu".


"ngapain mereka ingin celakain aku".


"soal nya kamu teman aku dan mereka sangat benci sama aku".


"nggak usah di pedulian lagian kalau mereka lukain aku aku bakal mengadu ke guru yang ada di sini".


"itu kan kalau kamu di celakain di sekolah bagaimana kalau di luar".


"oh itu sih gampang tinggal bicara saja sama polisi".


"tapi jika mereka punya keluarga yang sangat hebat dan mereka kalau sudah masuk ke kantor polisi mereka akan bayar pengacara.


"karna bukti yang kamu punya sedikit jadi mereka bisa bebas jadi apa yang akan kamu lakukan" tegas syal.


"tenang aja lagian tinggal cari bukti yang bagus dan menbalikan keadananya" kata rin yang memotong perkataan mereka.


Tenang

__ADS_1


__ADS_2