Alena & Arka [END]

Alena & Arka [END]
55


__ADS_3

Selesai kuliah, Alena memutuskan untuk pulang.


Tidak lama kemudian Mereka sudah sampai di apartemen. Lalu Arka langsung menaruh tasnya dikamar,setelah Arka langsung pamit ke kantor karena dikantor banyak pekerjaan.


"Aku ke kantor dulu sayang," ucap Arka sambil mencium puncak kepala Alena.


"Iya,hati hati ya dijalan," ucap Alena sambil mencium punggung tangan suaminya.


"Aku pergi dulu ya," ucap Arka


Lalu Arka pun langsung meninggalkan apartemen,dan Alena pun langsung menuju kamarnya.


***


Saat Alena sedang membaca Novel sambil rebahan, lalu tiba tiba ponselnya berbunyi, tanda ada notif chat masuk. Lalu Alena langsung membukanya, karena dari tadi ponselnya berbunyi terus.


Cewek cewek cantik


Azura👿


P


P


P


Ke mall yuk!


Aureen🐣


Kuy


Resti🐬


Kuy


*Berisik*!


Aureen🐣


Iya pasutri yang udah baikan nggak mau diganggu


Azura👿


Pasti lo lagi berduaan ya sama Arka, jadi nggak mau diganggu


*Siapa juga yang lagi berduaan,orang Arka


sekarang lagi kantor*


Resti🐬


Yah ditinggalin sendirian deh


*Ngeledek terus😡*


Aureen🐣


Lo ikut nggak al?


*Kemana*?


Resti🐬


Mall


*Kuy lah, tapi gue izin Arka dulu ya*


Azura👿


Iya pasutri


*Nanti gue jemput ya✌*


Resti🐬


Iya, nanti gue jemput


Setelah itu Alena langsung meminta izin pada Arka.


My Husband❤


P


Ka


Alena pun bingung, kenapa nama nomer Arka yang ada dikontaknya berubah, dan Alena pun berfikir bahwa ini  kerjaannya Arka.


Iya, ada apa sayang?


*Aku mau minta izin pergi ke mall,sama


Azura,Resti'n Aureen*


Aku akan izin kamu kalau kamu bilang ini "sayang aku minta izin mau ke mall ya"


*Ih ogah*


Yaudah kalau nggak mau, aku nggak bakal izinin kamu pergi


*Ngambek*



*Yaudah Iya aku turutin kemauan kamu,asal


aku diizinin pergi*

__ADS_1


Buruan ngomong kayak tadi


*Sayang, aku minta izin mau ke mall*



*Ih jijik gue beneran*



*Udah kan*


Kan aku udah pernah bilang aku-kamu bukan lo-gue


*Iya ya maaf✌*


Nanti sampai rumah aku bakal kasih hukuman sama kamu


*Kok gitu


Ya haruslah, orang kamu udah ngelanggar


Iya ya aku bakal Terima hukuman* dari


kamu, puaskan



*Aku diizinin nggak nih?


Iya,aku izinin


Makasih sayang😘


Aku maunya ciuman langsung nggak mau lewat chat


Ih mesum😡


Hhhhh


Ah udah ah, aku mau siap siap dulu, nanti


aku ditungguin Resti lagi*


Setelah itu Alena langsung siap siap, lalu tak lama kemudian pintu apartemen pun ada yang ngetok dan itu pasti Resti.


Alena pun langsung membuka pintunya, dan ternyata benar itu Resti.


"Ayo al!" ucap Resti


Alena pun langsung menutup apartemennya dan langsung menuju kebawah.


***


Tak lama kemudian Alena dan Resti sudah sampai diMall.


Setelah selesai membeli novel,baju,tas,make up dan sudah makan direstoran. Mereka berempat pun langsung memutuskan untuk pulang.


"Kok udah pulang?" tanya Alena


"Emang nggak boleh ya kalau aku pulang,yaudah kalau gitu aku pergi lagi deh," ucap Arka sambil melangkah menuju pintu utama


"Eh bukan gitu," ucap Alena, sambil mencegah tangan Arka


"Maksut aku tuh kenapa kamu jam segini udah pulang," lanjutnya


"Oh,"


"Ngambekkan," cibir Alena


"Kamu ngomong apa?" tanya Arka


"Nggak, aku nggak ngomong apa apa," jawab Alena


"Yaudah aku ke kamar dulu, mau mandi," pamit Alena


Lalu Alena langsung menuju kamar,tidak lama kemudian Arka pun ikut masuk ke kamar.


Setelah 10 menit dikamar mandi, akhirnya Alena pun keluar juga dari kamar mandi dengan rambut yang masih basah.


Lalu Alena langsung menuju meja rias untuk mengambil Hairdryer, setelah itu Alena langsung mengaplikasikan ke rambut, saat ingin mengaplikasikan hairdryer tiba tiba ada tangan kekar yang melingkar di perutnya.


"Apaa sih arka,lepas nggak!" ucap Alena


"Kalau aku nggak mau gimana?" tanya Arka sambil menaruh kepalanya dileher Alena.


"Arka cepet lepasin,aku nggak bisa gerak buat ngeringin rambut aku," rengek Alena


"Yaudah sini aku bantuin," ucap Arka menyingkirkan tangannya dari perut Alena, lalu Arka langsung mengambil alih hairdryer dari tangan Alena dan setelah itu Arka langsung mengaplikasikan ke rambut Alena.


Setelah Rambut Alena kering, Arka langsung mencabut power saple hairdryer dari stopkontak.


Lalu Alena dan Arka langsung menuju sofa dan mereka pun langsung duduk.


Saat Alena sedang fokus memainkan ponselnya tiba tiba ada kepala yang duduk dipahanya,sontak Alena pun langsung kaget.


"Arka!"


"Apa,"


"Jangan gini,"


"Kenapa?"


"Geli,"


"Eh al,tadi aku kan mau ngasih hukuman ke kamu," ucap Arka.

__ADS_1


"Hukuman yang mana?" tanya Alena pura pura tidak tau


"Yang tadi siang,jangan pura pura nggak tau deh,"


"Emang aku nggak tau,"


"Beneran nggak tau,"


"Iya bener,"


Lalu Arka pun langsung menggelitikki Alena.


"Arka hhhh stop,"


"Arka ih geli hhhh..."


"Masih nggak pura pura nggak tau hmm,"


"Hhh stop dulu,"


Arka pun langsung menghentikan aktifitasnya.


"Iya ya aku tau," ucap Alena


"Emang kamu mau ngasih aku hukuman apa?" tanya Alena


"Hukumannya kamu harus cium ini," ucap Arka sambil menunjuk bibirnya


"Nggak,aku nggak mau,"


"Yaudah kalau gitu kamu aku glitikin lagi,"


"Jangan,Iya ya aku bakal turutin,"


Cupp


Bibir Alena menempel dibibir Arka. Setelah itu Alena langsung menjauhkan bibirnya dari bibir Arka.


"Kok sebentar sih," ucap Arka, karena pasalnya ia kurang puas.


"Mesum!!" teriak Alena sambil memukul dada Arka


"Aww,KDRT nih," rintik Arka


"Alena stop atau aku cium,"


Alena pun langsung menghentikan aktifitasnya.


Lalu Adzan Magrib pun berkumandang.


Allahuakbaru...allahkuakbar...


"Udah adzan nih,ayo shalat," ajak Arka


"Hmm,"


"Hari ini kita shalat berjamaah," ucap Arka


"Yaudah aku ambil wudhu dulu," ucap Alena


Lalu Alena pun langsung menuju kamar mandi,setelah itu disusul Arka.


Setelah mereka berdua mengambil wudhu, mereka berdua langsung menunaikan shalat Maghrib berjamaah.


Allahuakbar...


Assalamu'alaikum warahmatullah...


Assalamu'alaikum warahmatullah...


Lalu Alena langsung mencium tangan Arka dan setelah itu mereka berdua langsung berdoa.


Selesai berdoa mereka berdua langsung membereskan Alat shalat Mereka.


Setelah itu Arka langsung menuju sofa, sedangkan Alena ia langsung menuju dapur untuk memasak buat makan malam.


Saat Alena sedang berkutat pada alat dapurnya tiba tiba ada tangan kekar yang melingkar pada perutnya dan Alena pun mengetahui siapa pemilik tangan itu.


"Arka lepas nggak!"


Arka pun menghiraukan ucap Alena.


"Sayang,kamu masak apa sih?" tanya Arka


Alena pun merasa geli dengan panggilan 'sayang'.


"Jangan panggil sayang, aku geli dengarnya," ucap Alena menekankan pada kata 'sayang'.


"Nggak boleh ya aku panggil kamu sayang?" tanya Arka


"Boleh, tapi aku geli dah dengarnya," jawab Alena


"Udah ah Arka lepas!" rengeknya


"Mending kamu duduk manis aja dimeja makan," suruh Alena


"Ngusir nih ceritanya," dicibirnya


"Bukan gitu,maksut aku dari pada kamu disini gangguin aku, nantikan masakanku nggak kelar kelar,mendingan kamu duduk manis di meja makan tinggal tunggu masakannya jadi doang," jelas Alena


"Yaudah Iya aku duduk di meja makan," ucap Arka sambil melepas tangannya yang melingkar diperut Alena.


Setelah itu Arka langsung menuju meja makan.


Tidak lama kemudian masakan pun sudah jadi, lalu Alena langsung menyajikan makanannya dimeja makan.


"Nih udah matang," ucap Alena sambil menaruh masakannya dimeja.

__ADS_1


Lalu Mereka berdua pun langsung menyantapnya.


TBC


__ADS_2