
" Halo Ma Alena pingsan hidung nya mimisan sudah di bawa ke UKS tapi belum bangun dan pihak sekolah membawa Alena ke rumah sakit Melatih" Alisa menelfon mama nya dengan suara yang gemetar dan khawatir
Eva pun kaget mendengar dengar kabar itu pun langsung menutup telfon nya segera mengendarai mobil untuk segera ke rumah sakit, mengendarai mobil dengan sangat cepat menuju rumah sakit melatih yang tak jauh dari sekolahan nya
"ya ampun nak kamu kenapa sayang, Ada apa sama kamu bisa begini" ucap Eva
Dengan ratut muka sedih, melihat Alena yang terbaring di kasur rumah sakit dengan infusan
"maaf Ibu Eva saya akan menjelaskan , Alisa dan Alena tadi pagi telat ke sekolah dan saya pun harus memberikan peringatan kepada murid untuk menjalankan hukuman nya yang ada di peraturan sekolah " ucap pihak sekolah
"Iya saya mengerti gapapa Bu terima kasih sudah membawa Alena ke rumah sakit" ucap Eva
"iya Bu Eva sekali lagi pihak sekolah meminta maaf atas kejadian ini" jawab pihak sekolah
Setelah pihak sekolah sudah kembali ke sekolahan hanya ada Eva dan Alisa saja
Eva menatap anak nya Alisa dengan sinis
"Kamu emang gabisa menjaga adik kamu!"
Alisa hanya tersenyum miring melihat mama nya
"kenapa mama salahkan aku Alena pingsan jatuh sendiri!" ketus Alisa
"semuanya juga salah Alena anak kesayangan mama itu yang lemah manja" sambung nya
"Cukup!!! kamu itu jadi Kaka keterlaluan Adik kamu di hadapan kamu lagi sakit gara gara kamu berani nya kamu bilang seperti itu" suara lantang yang keluar lagi mulut Eva mama nya
Membuat Alisa merasa sedih dan meninggalkan percakapan
"mama dari dulu selalu menyalahkan aku, Aku benci" dalam hati Alisa menggerutu dan sedih
Saat berjalan Alisa menendang botol kaleng minuman bekas Sehingga Terkena seseorang
*teggg suara botol kaleng yang Alisa tendang terkena laki-laki yang tak jauh sedang berjalan sedang berjalan memakai jaket berwarna Hitam
Dengan Airpods di telinga nya
"Anjg!! Ucap Raka sambil memegang jidat nya
Laki laki yang sangat tinggi dan tampan hidung mancung dan berkulit hitam manis
"Aduh mampus kena orang" ucap Alisa dengan kaget
Raka pun menyadari melihat Alisa yang menendang botol kaleng minuman itu
"heh sini Lo" ketus Raka
"ee,eh sorry gue ga sengaja " jawab Alisa dan berjalan tanpa liat perbuatan nya
__ADS_1
"mau kemana Lo! tanggung jawab jidat gue gara gara Lo berdarah
Raka pun menarik tangan Alisa yang sedang berjalan meninggalkan nya
"jangan pegang gue lepasin, lagian lebay banget gue kan udah minta maaf!," jawab sinis Alisa tanpa bersalah dan melepas kan tangan Raka
"Engga engga liat nih jidat gue berdarah" ketus Raka
"ah elahh cuman kena begitu aja lebay banget, jidat Lo itu pakai air juga tuh sembuh'' ucap Alisa
"Dasar cewe gatau diri awas Lo ya" ucap Raka
"Awas apa" sinis Alisa
Raka pun meninggalkan Alisa dengan kesal sambil memegang jidat nya "Aggh cewe galak ga tau diri!ga tau aja dia gue siapa"
"'Mama ko aku ada di sini ka Alisa dimana" ucap Alena yang sudah sadar dari pingsannya
"sayang kamu udah bangun nak, Tadi kamu pingsan di sekolah kamu kecapean karna di hukum kan" ucap mamanya bicara dengan lembut
"hehe maaf ya jadi ngerepotin mama" ucap Alena
"gapapa sayang kmu sama sekali ga ngerepotin siapapun, Mama cuman khawatir sama kmu takut kamu kenapa kenapa" sambung Eva
"kak Alisa mana mah" ucap Alena sambil melirik ruangan kamar nya
"Kaka kamu tuh emang gabisa jagain kamu, dia sudah pulang kayanya" ucap Eva
"Engga ko ma ini bukan salah Kaka"ucap Alena sedih
Dokter pun datang memasuki ruangan Alena,
"Dok aku sudah boleh pulang kan " Ucap Alena
"Sudah bisa ko tapi kamu harus istirahat dulu yah karna badan kamu sangat drop Akibat terlalu kecapean" Ucap dokter dengan ramah
"Ibu Eva Alena sudah boleh pulang nanti ibu tinggal ke ruangan administrasi buat mengambil obatnya yah"
"Iya dok terimakasih"
saat sampai di rumah,
"mah papa dimana" ucap Alena
"papa kmu sedang ada di luar kota nak dia lagi ada kerjaan"
"mah jangan kasih tau papa yah keadaan aku"ucap Alena karna tidak mau kalo papa nya khawatir saat sedang bekerja
__ADS_1
Bi inah pun menyambut Alena dan Eva
"Ehh non sudah pulang" ucap bi inah
"iya Bi , bi inah kak Alisa mana ko ga kelihatan" ucap Alena
"Iyah bi kemana Alisa"sambung Eva
"Non Alisa belum pulang ibu"jawab bi inah
Eva pun mengambil ponsel milik nya di tas dan menelfon Alisa tetapi tidak ada jawaban
"Alisa angkat , Alisa " dengan kesal karna sudah jam 7 malam belum pulang dari pagi Eva mengira kalo Alisa dari rumah sakit pergi pulang
"Ade kamu ke kamar yah istirahat" ucap Eva dengan lembut penuh perhatian
"iya mah nanti aku coba telfon teman nya kak Alisa juga buat nanyain siapa tau kak Alisa lagi sama Rina teman nya" ucap Alisa
"yaudah iya nak"
jarum jam menunjukkan jam 10 malam tetapi Alisa belum pulang "kemana itu anak belum pulang juga bikin khawatir aja" batin Eva yang sedang menunggu Alisa di ruang tamu sambil mencoba Alisa
Alisa yang masih memakai seragam sekolah nya dia menyendiri di salah satu cafe yang sering dia datangi saat main bersama teman teman sekolah nya
Alisa menyendiri sangat sudah tidak kuat dengan perlakuan Eva terhadap nya yang merasa di salahkan dan selalu di beda kan
"udah jam 10 aja pasti pulang mama marah lagi sama gue huh" ucap kesal nya
Alisa membuka gerbang dan berjalan menuju pintu milik rumah nya yang besar lalu membuka pintu Dan melihat wanita Paruh baya yang duduk di sofa sambil memandang Alisa
"Dari mana saja kamu kan segini baru pulang"ucap Eva dengan marah tetapi sangat khawatir
Alisa tidak menjawab pertanyaan Eva dan tetap tanpa merasakan bersalah dan mengacuhkan Eva
"Alisa jawab, dari mana kamu udah bikin mama khawatir" ucap Eva
Alisa pun Berhenti berjalan saat mendengar mama nya dengan tersenyum miring
" hehe penting banget mau tau buat mama aku kemana?" jawab Alisa
"Aku mau kemana ke mau aku pulang atau engga itu terserah aku" jawab Alisa
"Kamu itu yah sudah berani sama mama! Adik kamu sakit gaada perduli sedikit pun Alisa!" ucap Ucap Eva dengan sangat marah
"mah benar aku ga perduli! benar ko, Karna apa? Karna mama selalu menyalahkan aku atas apa musibah yang terjadi kepada Alina!" jawab Alina
"Kamu emang keterlaluan sudah berani berbicara seperti itu sama mama" ucap Eva
Alisa pun meninggalkan Eva ke dalam kamar nya dan menangis...
__ADS_1