Alisa Alena

Alisa Alena
bab 5


__ADS_3

Di pagi hari Alisa terbangun dari tidur nya merasakan pusing kepala karna menangis semalaman dan merasa nyeri pada tubuh nya karna kecelakaan kemaren


Alisa menuruni tangga dengan jalan perlahan dan sudah ada Eva dan Alena menunggu nya


"Alisa apa yang terjadi sama kamu" ucap Eva sambil melihat keadaan Alisa yang sedang duduk menyiapkan sarapan nya


"kecelakaan" ucap Alisa dengan jutek


"yaampun nak kenapa bisa seperti itu kenapa kmu tidak menelepon mama " ucap Eva dengan suara lembut nya


Alisa hanya tersenyum miring "hemh sok perduli banget" batin Alisa


"Assalamualaikum papa pulangg mah ..." suara teriakan Wijaya Kusuma yang mencari keberadaan Eva dan anak anak nya


Eva yang tengah duduk bersama kedua putri nya di meja makan pun bergejolak hati nya mendengar suara suami nya itu yang sudah berselingkuh


"Kalian ada di sini yah rupanya" *Cupp kecupan dari suami nya kepada Eva tetapi Eva hanya diam tidak menyambut suaminya sama sekali


Begitu dengan Alena sangat kecewa marah kepada Papa nya menatap dengan tatapan kemarahan dan kecewa


Wijaya pun duduk di samping Eva "mama sudah laper banget" ucap Wijaya dengan tersenyum hangat


Eva pun berdiri dari tempat duduk nya


"Berani nya kamu pulang!"


"sudah puas kamu bersama selingkuh mu!" Amarah Eva pun sudah tidak kuat lagi


"kamu tega sudah mengkhianati aku mas! kamu tega!


"Aku minta pisah! Sekarang juga Talak saya!" suara tegas Eva air mata nya yang sudah melupuk di kelopak matanya pun turun


Wijaya yang baru saja duduk kaget dengan perkataan Eva mengapa dia mengetahui hal itu


"maksud kamu apa mah aku ga ngerti"


ucap Angga menutupi kebohongan seolah olah tidak benar apa yang di katakan oleh istri nya itu


Eva pun melempar ponsel nya ke meja makan menunjukkan bukti perselingkuhannya


"kamu tidak usah mengelak lagi! Kenapa mas kenapa tega mengkhianati keluarga kita" tangisan Eva pun pecah

__ADS_1


"Pah Ada apa ini! Alena ada apa!" Ucap Alisa dengan tegas dan melihat foto perselingkuhan papa nya Alisa pun tida menyangka dan mengeluarkan air mata nya melihat kearah papa nya dengan tatapan tajam dan kecewa


"itu tidak bener sayang" ucap Wijaya memohon agar putrinya tidak percaya


"AKU KECEWA SAMA PAPA!" Alisa pergi meninggalkan ruangan makan menuju kamar nya


Tidak menyangka kalo papa telah berselingkuh membuat hati Alisa hancur dan melihat foto keluarga nya yang ada di kamar nya Alisa pun melempar nya hingga terpecah


"heeehhh heeehhhh kenapa papa tega kenapa " suara tangisan Alisa di kamar nya


Alena pun menghampiri Alisa dan memeluk Alisa


"kak" ucap Alena juga menangis


"Lo udah tau semua nya kenapa Lo ga cerita hah kenapa Alena!" ucap Alisa dengan menatap Alena dengan tajam


Alena hanya menunduk kan wajah nya


"maaf kak dari kemarin aku cuma menelfon kak Alisa tapi tidak ada jawaban Kaka juga tidak membaca pesan aku" jawab Alena


"kak jangan marah sama aku lagi maafin aku kak,aku sayang sama ka Alisa " sambung Alena dengan suara lirih nya


Eva yang begitu kecewa entah berapa lama suami nya berselingkuh dengan perempuan itu membuat hati Eva semakin panas dan hancur ingin minta cerai kepada suami nya,


Wijaya pun mengakui perselingkuhannya dan sangat memohon maaf kepada Eva tapi itu tidak merubah keputusan Eva ingin bercerai


"Kalau kamu tidak ingin menceraikan aku , aku sendiri yang akan mengurus ke pengadilan!" ucap Eva dengan tegas dan meninggalkan perdebatan nya lalu memasuki kamar nya dan mengunci nya dari dalam


"sayang tolong buka maaf kan aku," suara penyesalan Wijaya tidak menyangka dari mana keluarga nya bisa tau soal perselingkuhan nya ,


Dengan amarah Wijaya pun meninggalkan rumah itu untuk menemui selingkuhan nya di apartemen yang tak jauh dari kantor milik Wijaya


"sayang kamu itu baru kemarin kita liburan masih kangen yah sama aku" ucap kekasih Wijaya yaitu Lidya


"siapa yang mengirimkan foto ini!"


"JAWAB LIDYA!" Suara lantang dari Wijaya membuat Lidya kesal dan mengakui


"kenapa mas istri kamu sudah tau foto itu? Bagus deh, Aku yang sudah menyuruh orang untuk mengirim foto itu secara diam-diam!" ucap Lidya


"KURANG NGAJAR MULAI HARI INI KITA SUDAHI HUBUNGAN INI ,KAMU SUDAH MEMBUAT KELUARGA KU HANCUR!" Ucap Wijaya dengan marah

__ADS_1


" engga mas! aku sudah terlalu lama nunggu caku capek aku muak harus menjadi pacar mu terus aku juga butuh kepastian" jawab Lidya


Wijaya pun meninggalkan Lidya dan kembali ke rumah nya karena dia tidak ingin berpisah dari Eva dia


keesokan harinya Alisa dan Alena pun hubungan nya membaik setelah Alena meminta maaf dan mereka harus tetap bersekolah


"Tokk..tok.. Mama ini aku Alena, mah aku mau pamit pergi ke sekolah yah sama kak alisa" ucap Alena melihat mama duduk bersandar dengan tatapan kosong dan mata sembab


Eva hanya tersenyum "kamu sudah sehatan nak? hati hati ya sayang" ucap Eva dengan lembut


"aku sudah sehat Mama tenang aja" jawab Alena dengan tersenyum


"kak Alisa mana de, apa sia sudah sembuh Keadaan nya" tanya Eva karna Alisa tidak menemui nya


"sudah mah kak Alisa sudah membaik ko "


Di perjalanan ke sekolah Alisa dan Alena di antar oleh mang Edi yaitu supir pribadi keluarga nya


sepanjang perjalanan mereka berdua tidak mengobrol satu patah kata pun , sesampainya di sekolah


"Alena Lo udah gapapa masuk sekolah" ucap Alisa


Dengan sedikit khawatir


"aku sudah sehat kak jangan khawatir" jawab alena dengan senang karna Kaka nya bertanya


"yaudah gue ke kelas dulu yah"


Tringgg... tringgg bel sekolah pun sudah berbunyi dan pelajaran pun d mulai "alisaa Lo kemana aja kemaren ga masuk muka Lo kenapa pucet gitu " ucap Rena teman sebangku nya


"gue gapapa cuman sakit sedikit aja"


"nanggung amat sedikit hehehe" ucap Rena yang meledek


Beberapa pelajaran pun selesai tringg ..tring...Bell istirahat pun berbunyi Alisa mencari Alena di kelas nya namun tidak ada


"Ira Lo liat Alena " ucap Alisa yang bertanya kepada teman sekelasnya Alena


"kek nyadi kantin deh sa" jawab Ira


"Alenaa" ucap Alisa yang tengah mencari nya ketemu juga sedang duduk

__ADS_1


__ADS_2