
Bar
seorang gadis bernama Kania sedang mabuk karena tantangan teman temannya
dia sedang mencari mencari kamarnya di no 201
setelah dia masuk dia tepar begitu saja di kasur dan bergumam tidak jelas
sunyii......
kreettt...
ternyata ada orang guys 😱
Someone POV
"akkkhhh shitt, knp saya nggak hati hati sih"
setelah tutup pintu dia mendapati seorang wanita yg dikasurnya
"siapa lagi dia?🤨"
bingung nggak bingunglah wong ada wanita eh gadis yg dikasurnya apa lagi pakaiannya berantakan
"ahhk terserah paling juga ****** "
yapps dia itu laki laki
ternyata Kania salah kamar guys harusnya nomor 201 tapi malah masuk nomor 200 panik nggak tuhh ya nggak lah dia mabuk
B a c k ...
setelah itu laki laki itu ngeukung Kania dan ahhhh
SKIPP biar nggak nambah dosa
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
hari telah berganti fajar eh? pagi yak?
__ADS_1
Kania POV
"emmmkkn" geliat si Kania
'knp perutku berat dan terasa tidak pakai baju'
'aduhh knp juga missV sakit, kayak diperkosa aja' batin Kania didalam hati
setelah membuka mata
'wow indah sekali pahatan tuhan' kagum Kania dalam hati
SKIPP......
hufft akhirnya sampe rumah (ekhm pada ngira Kania tinggal bareng ortu nggak? jawabannya tidak dong, Kania tuh nggak mau jadi beban ortu pengen mandiri , kalian?)
seelah itu Kania membersihkan diri
⚕️didepan kaca
"huufff gimana ya bilang Ama ortu gw, gw udh nggak perawan + gw di perkosa, apa lagi nanti ketahuan gw di bar" (bingung kan bingunglah orang bar itu tempat nya ber dosa)
e m a n g y a n y e s e l i t u s e l a l u d i a k h i r
(sama kek sayaಥ‿ಥ)
flashback on
"anjirr beneran dong gw udh nggak perawan "
"okey Kania jangan nangis dulu"
"hirup udara buang nafas"
"okey udah tenang"
"okey yukk kita ambil uangnya dia dulu buat ongkos terus jangan sampai dia bangun "
setelah mengambil 100 rb padahal didompetnya juga ada kartu + uangnya banyak, baik hati sekali Kania cuma ngambil 100rb doang༎ຶ‿༎ຶ
__ADS_1
back
setelah memunguti bajunya ternyata sobek dong,
'nasib nasib udh diperkosa malah bajunya juga di robek' Kania meratapi nasib bund
setelah itu Kania mengendap endap dan memesan taksi
flashback off
Kania end
someone POV
"ekkhmmm"dia ngerjab ngejab
"dimana dia?" menoleh kesamping
mengerutkan alis "dia masih perawan?", maka nya kok sempit, pikirnya (sempit apa kah itu 🌚)
dia mengambil hand phone
"ren siap kan baju saya, antar ke roseana hotel nomor 200"
"siap bos" ucap sekretaris pria itu
tittttt
"bos kampret pagi pagi gini suruh nganterin bajunya "
back.
"akchu" 'si pasti Rendi sedang mengumpati saya awas saja saya potong gaji nya"
setelah itu dia mengecek dompetnya
menaikkan alisnya 🤨 "kenapa dia ambil sedikit banget"
"awas aja kelinci kecil saat ketemu saya" sambil tersenyum kecil
__ADS_1