
sekarang kehamilan Kania memasuki 4 bulan setelah di cek di dokter kandungan ternyata anknya kembar
pagi hari di rumah mama dan papa kania
POV kania
"pah mah Kania mau minta persetujuan"
"apa nak?"tanya papah
"Kania mau mengundurkan diri dari pekerjaan, nggak papa kan, soalnya Kania mau fokus menjaga anak kania"
"nggak papa sayang itu malah bagus buat jaga kandungan kamu"
setelah itu aku pun kekantor untuk mengurus pemberkasan pengunduran diriku
tok tok tok
"permisi pak"
"silahkan" kata itupun diucapkan dalam ruangan tersebut
cklek pintu terbuka
"eh Kania, ada apa?"
"pak saya ingin mengajukan pemunduran diri"
"loh, knp?" kata bosku
"saya ingin fokus untuk menjaga kandungan saya" ucapku bersungguh sungguh
"yaudah nanti kamu bisa mengundurkan diri, tapi aku mau tanya dong mbak, kamu terus kerjanya apa?" tiba tiba mengucapkan non formal karena kami sudah dekat, dan juga dia sudah kuanggap kakak, kalau lagi serius biasanya berkata formal
"aku sih pengen usaha rumah makan kecil kecil lan"
"wahh kabarin ya aku akan mampir kesana pas waktu luang"
"okey siap"
kenapa sih Kania bisa Deket sama Daniel?
__ADS_1
F l a c b a c k o n n
2 b u l a n y a n g l a l u
"duh pake lowbat segala, au ah nanti aku ces dikantor" sebal ku
bru aak
"aduh aduh maaf mas ga seaja"
"iya gpp mbk"
aku pun mengambil tas ku yg jatuh
setelah itu
"loh Kania"
"ya? kita kenal"
"masa lupa sih aku daniel, sepupunya Saskia" jelas daniel
"iya "
"eh gimana kabar Saskia sekarang, aku wa kok nggak aktif"
"Alhamdulillah Saskia baik sekarang mah Saskia udh punya suami, soal nomor nya yg nggak bisa dihubungin itu hp nya jatuh di jln raya jadinya hpnya kelindes sama kartu nomor telepon juga rusak"
"aa yaampun udh punya suami udh punya momongan belum?"
"sudah anaknya hampir menginjak usia 1 th"
"wahh Alhamdulillah kalau gitu"
"eh yaudah kan aku pamit dulu ya" pamit Daniel
"ah ya silakan "
akupun melanjutkan perjalanan tertundaku dikantor
"permisi semua mohon perhatian nya, perkenalkan ini direktur baru kita namanya pak daniel admaja"
__ADS_1
"salam kenal semua nya" ucap Daniel
"salam kenal juga pak" sambut semua
"baik lah semua lanjutkan pekerjaannya"
"baik pak"
"untuk Kania tolong antarkan pak Daniel melihat lihat kantor ini"
Daniel pun langsung menatap kania
Kania POV
"salam kenal juga pak" sambut semua
"loh itu kan Daniel, berarti dia direktur dong" monolog ku dalam hati
"untuk Kania tolong antar kan pak Daniel untuk melihat lihat kantor ini"
Daniel reflex menatap ku
akupun tersenyum perfesonal dan setelah itu aku maju di dekat Daniel
"wah mbak Kania kita ketemu lagi ya"
"iya ga nyangka kamu direktur disini"
"haha bisa aja"
"loh kalian kenal ya?"
"iya pak saya sepupu temannya mbk Kania"
"owh yaudah lanjutkan aja saya permisi dulu"
back . . .
setelah itu kami pun dekat dan Daniel pun aku ceritakan anakku awal nya kaget tapi lama aku menjelas kan dia paham dan kami saling menganggap adik kakak
f l a c b a c k o f f
__ADS_1