ANAK KEMBAR JENIUS SANG CEO

ANAK KEMBAR JENIUS SANG CEO
MEMBASMI ULAT BULU


__ADS_3

Saat semua orang berdatangan berkumpul di koridor itu untuk melihat meri dan lisa...tiba tiba saja meri merubah sifatnya menjadi tukang drama


...plak......


"Awwww"ucap meri yang menampar dirinya sendiri dan menjtuhkan dirinya kelantai seolah olah lisa telah menmparnya


"Wawwww...hahha kau ingin berekting"ucap lisa tertawa melihat tingkah meri yang ingin menjebaknya


Sementara orang orang yang baru saja tiba yang melihat kejadian itupun langsung berfikir negatif kepada lisa bahkan ada yang mengeluarkan hpnya untuk memvidio meri dan lisa


"Maaf nyonya saya tidak sengaja meumpahkan kopi itu....mengapa anda malah menampar saya"ucap meri duduk menangis sambil memegangi pipinya


"Berdiri lah..kau jangan menfitnahku yah..aku bahkan tidak menyentuhmu"ucap lisa membela diri


"Maaf kan saya nyonya..saya benar benar tidak sengaja..namun anda malah menampar saya" ucap meri sambil berdiri


" Oh yaa Tapi saya merasa kau sengaja menumpahkanya"ucap lisa mulai kesal


"Anda jangan memfitnah saya nyonya..saya memang orang tidak sekaya nyonya tapi saya tidak mungkin dengan sengaja menumpahkan kopi kepada bos saya sendiri"ucap meri sambil mengeluarkan air mata buayanya...lalu meri mencoba melap baju lisa namun dengan sengaja iya malah melap menargetkan gunung kembar lisa hingga lisa tanpa sadar langsung menepiskan tangn meri...


"Apa yang kau lakukan"ucap lisa kesal


"Huhuhuhu maafkan saya nyonya saya hanya ingin membersihkan baju nyonya...mengapa anda sekasar itu nyonya...saya bahkan tidak pernah mengganggu anda mengapa anda sangat membenci saya...bahkan saat mengantar berkas tadi anda bahkan mempermalukan saya"ucap meri mulai duduk bersimpuh di kaki lisa...


"Jika anda membenci saya karna mengira saya ingin merebut suami anda...saya minta maaf anda salah nyonya saya tidak pernh mencoba menggoda tuan arnold...saya tidak mungkin menggoda suami orang,,,,huhuhuhu"ucap meri menangis sambil masih memeluk kaki lisa


Sementara lisa hanya bisa mengerutkan alisnya melihat kelakuan meri yang benar benar seperti orang tersakiti


"Huhh dasar ulat bulu ini..benar benar cari gara gara denganku..dia bahkan sangat jago berdrama kenapa ngg jadi artis aja si"ucap lisa dalam hati...


Sementara pegawai yang melihat itupun mulai menatap lisa dengan tatapan tidak suka...


"Aku tidak menyangkan nyonya lisa orang yang seperti itu"ucap pegawai yang satu


"Aku pikir nyonya lisa sangat baik dari wajahnya dia keliatan sangat baik dan ramah"blas pegawai lain


"Tapi di balik wajahnya yang polos itu ternyata nyonya lisa memiliki sifat sombong dan semena mena"ucap kariawan lain


"Jangan menuduh seperti itu kita kan tidak tau kejadian sebenrnya seperti apa"balas yang lain


"Berdirilah kau benar benar jago berdrama kenapa ngg jadi artis aja sii"ucap lisa kesal sambil melepaskan kakinya...


"Apa maksut anda saya berdrama nyonya..saya benar benar tidak sengaja..."ucap meri smbil berdiri dengn air mata di wajahnya...


"..kumenangissss...membayangakn betapa kejam nya dirimu atas diriku...huhuhu"ucap lisa tersenyum mengejek

__ADS_1


"Heh ulat bulu..Kau pikir karna saya kelihatan polos lalu kau seenaknya mau memfitnah saya..oooh tidak bisa kau salah orang"ucap lisa menegaskan


"Apa maksut anda nyonya"ucap meri menatap lisa


"Apakah kau pikir saya tidak tau apa yang kau lakukan sebelum masuk ke ruangan ceo tadi....kau dengan sengaja membuka beberapa kancing bajumu kan untuk memperlihatkan dadamu yang montok itu...


Dan juga menaikkan rokmu yang yang sudah sangat pendek itu...menurutku itu adalah sifat seorang j..a..l..a..n..g....******"ucap lisa tersenyum mengejek


"Wahh ternyata meri melakukan itu..tak salah si jika nyonya tidak menyukainya..jika aku menjadi nyonya mungkin meri sudah ku pecat"ucap pegawai


"Meri benar benar tak tau malu"balas yang lain


"Masih untung nyonya lisa hanya mempermalukanya..kalo nyonya adalah aku kupastikan aku akan membakar meri hidup hidup"ucap yang lain


"Meri benar benar ******"ucap yang lain


"Dan yah....apakah kau kira saya bodoh...jelas jelas koridor ini jalan nya sangat luas dan saya berjalan sangat dipinggir lalu mengapa kau bisa menabrakku kecuali jika kau buta baru kau bisa menabrakku tanpa sengaja..."ucap lisa yang membuat meri diam membisu


"Dan soal kopi yang kau tumpahkan yang kau bilang tidak sengaja...apakah kau tidak punya otak..jelas jelas kopi yang kau pegang itu di sebelah kanan dan kau menyenggolku di sebelah kiri bagaimana bisa kopi itu tumpah ke arahku...dan jus yang aku pegang pun hanya tumpah sedikit tapi mengapa kopimu bahkan tumpah sampai tetes terakhir...semua bisa terjadi kalau kau sengaja melakukanya bukan..."


"Lain kali kalo mau berdrama pake otak"ucap lisa menegaskan


"Benar juga yah yang di katakan nyonya...meri benar benar cari masalah"ucap pegawai satu


"Apakh meri tidak tau konsekuensinya jika di pecat tidak hormat dari perusahaan ini.."ucap yang lain


"Emang kenapa kalo di pecat tidak hormat"tanya pegawai baru


"Kau tidak akan bisa di terima di perusahaan manapun"jawab pegawai tadi


"Wahhh meri benar benar bodoh"ucap yang lain


Tiba tiba alex datang


"Ada apa ini" tanya alex


"Ulat bulu cari masalah.."ucap lisa yang menatap sinis meri


"Ulat bulu????"tanya alex bingung


"Itu"jawab lisa yang mengerti kebingungan alex


"Apa yang kau lakukan"tanya alex ke meri


"Maafkan saya tuan"ucap meri

__ADS_1


"Astagaaa baju anda nyonya...kembalilah ke ruangan tuan arnold..saya akan membawakn baju ganti untuk anda"ucap alex...lalu beralih menatap meri tajam


"Huhhhh..tunggu aku masih ingin melakukan sesuatu"ucap lisa lalu mundur sedikit menjauh dari meri,,dan orang yang berada disitupun bingung dengan apa yang di lakukan lisa...


Tiba tiba lisa berjalan dan langsung menyenggol meri dan menumpahkan semua jusnya di baju meri


"Astagaaa bajuku"ucap meri kaget


"Apakah kau pikir hanya kau yang bisa..aku juga bisa bahkan jika aku mau aku bisa berbuat lebih dari ini" ucap lisa tajam lalu berniat ingin pergi dan meri hanya bisa tertunduk


"Dan oh ya saya melupakan sesuatu"ucap lisa kembali mendekati meri


...plak....


"Awwww"ucap meri yang sambil memegangi pipinya yang di tampar oleh lisa


"Aku tidak mau hanya mendapat fitnah nya saja"ucap lisa tersenyum mengejek


Sementara pegawai yang lain termasuk alex memberikan tepuk tangan kepada lisa...


"Wahhh nyonya benar benar keren"ucap pegawai yang lain...


"Alex pecat dia"ucap lisa lalu berlalu meninggalkan tempat itu menuju ke ruangan arnold...


"Baik nyonya"ucap alex


"Kau Di pecat secara tidak hormat dan tidak akan mendapat uang pesangon dari perusahaan...kemasi barang barangmu dan pergi dari sini"ucap alex dingin


"Tapi tuannn maafkan saya"ucap meri memohon


"Kau yang mecari masalah jadi tanggung akibatnya...pergilah sebelum tuan arnold mecarimu dan mencincang cincang tubuhmu"ucap alex menatap tanjam ke arah meri yang mulai menangis bersimpuh di lantai


"Yang lain bubar kembali bekerja"ucap alex lalu berlalu..


Sementara lisa yang sudah sampai di lif tidak berhenti memuji dirinya sendiri


"Awwww aku tak menyangka aku bisa sekeren itu"ucap lisa


"Kau benar benar hebat lisa...hahahah"ucap lisa terus terus memuji dirinya,,,hingga liff terbuka lisapun bergegas menuju ke ruangan arnold...


hayoo seperti apa reaksi arnold????


TERIMA KASIH YANG TELAH MEMBACA MOHON DUKUNGANYA YAH DAN JUGA SARAN DARI KALIAN SANGAT BERARTI BAGI AUTHOR...πŸ₯°


DAN MAAF YAH KARNA SUSAH UNTUK UP DOBEL SOALNYA AUTHOR JUGA SEDIKIT SIBUK DI DUNIA NYATAπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2