ANAK KEMBAR JENIUS SANG CEO

ANAK KEMBAR JENIUS SANG CEO
DI RUMAH SAKIT


__ADS_3

Sementara di rumah sakit ria telah di tangani oleh dokter di ruang igd


Sementara di luar alex dan lisa mulai sangat khawatir...


Alex terus saja memarahi dirinya karna merasa bersalah


"Kenapa kau menolongku ri..mengapa kau tak membiarkan aku saja yang tertusuk..bagaimna kalau terjadi apa apa denganmu..aku akan sangat merasa bersalah"ucap alex dalam hati


"Kau bodoh alex kau tak becus..kau sangat sangat bodoh kau pantas di hukum jika terjadi apa apa kepada ria"ucap alex dalam hati


Sementara lisa berjalan mondar mandir iyaa sangat pusing sekarang....


Lisapun mengingat kembar


"Lebih baik aku telpon oma dulu menanyakan keadaan kembar pasti mereka sangat khawatir"ucap lisa namun iya lupa membawa handphone


"Aku akan meminjam telpon alex saja"ucap lisa lalu berjalan mendwkati alex yang duduk merenung


"Apakah kau membawa hp"tanya lisa


"Spertinya tidak"ucap alex memeriksa pakaiannya..alex dan arnold memang tidak memakai jubah markasnya karna mereka tak mau lisa dan ria curiga.


"Akuu ingin mengabari oma dan kembar mereka pasti khawatir"ucap lisa...


"Emmmmm tenanglah...arnold pasti telah mengabari mereka"ucap alex


"Aku harus mengabari mereka..aku akan meminjam handphone resepsionis"ucap lisa


"Tetaplah disini...jangan kemana mana...bagaimana kalau terjadi apa apa denganmu"ucap alex


"Tenanglah kan ada mereka yang akan ikut denganku"ucap lisa menujjuk rangga


"Baiklah...."ucap alex..


Lisa dan rangga pun pergi menuju ke meja resepsionis...


Setelah sampai


"Mbaa bisa pinjam telponya..."ucap lisa


"Ohh bisa nyonya silahkan"ucap mba resepsionis itu


Lisapun langsung menelpon nomor rumah...


"Halooo"ucap lisa


"Iyaaa haloo dengan siapa yah"ucap pelayan


"Lisa...bisa tolong sambung kan ke mami"ucap lisa


"Baik nyonya..."ucap pelayan itu lalu menyambungkan dengan emi yang berada di kamar


"Haloo"ucap emi


"Haloo mi..ini lisa"ucap lisa


"Astagaaaa lisaaa bagaimana keadaanmu nak"ucap emi...disusul bram yang ikut mendekat


"Alhamdulillah aku baik baik saja mi..tapi riaa terlukaaa dan sedang di tangani di ugd teruss arnolddd dia masih berada di sana mi "ucap lisa sedih


"Tenanglah nak..arnold pasti baik baik saja...kami akan menyusul mu kerumah sakit...kamu sekarang berada di rumah sakit mana"tanya emi


"Di jln..xxx....rumah sakit cepat sembuh"ucap lisa

__ADS_1


"Oke baiklah kami akan menyusul segera.."ucap emi


"Bagaimana ke adaan kembar mi?"tanya lisa


"Emm..emmm...kembar ..."ucap emi terbata bata sambil melihat bram


"Tidur tidur"ucap bram tanpa suara dan memperaktekkan dengan tanganya..


"Mii"ucap lisq


"Owhh anuuu mereka tidur...kami tak memberitahunya kalau kamu di culik"ucap emii


"Owhhh baguslah kalo bgtu...makasih yah mi udah jagain kembar"ucap lisa mulai tenang


"Yaudah kami siap siap kesitu dulu yah"ucap emi


"Baik mi"ucap lisa lalu mematikan telponya


Lisa dan rangga pun kembali..saat di koridor yang sepi lisapun teringat satu hal


"Apakah kau anak buahnya arnold"tanya lisa ke rangga


"Iyaa nyonyaa"ucap rangga


"Boleh saya bertanya?"ucap lisa


"Boleh nyonya"ucap rangga..


"Siapa arnold sebenarnya"tanya lisa


"Suami anda bos saya ceo perusaahaan adan ayah dari anak anak anda..."ucap rangga


"Kalau itu saya sudah tau...,yang lain"ucap lisa kesal


"Huhhhhhhh....ayoolahhh bukan itu maksutkuuu"ucap lisa memutar bola matanya malas


"Jadii apa nyonya"ucap rangga yang menyadari lisa ingin menyinggung tentang dunia mafia..


"Emmm...maksutku..apakah dia seorang mafia"ucap lisaa


"Tidak tau nyonya"ucap rangga


"Kau jangan bohong padaku"ucap lisa


"Tidak nyonya"ucap rangga namun di dalam hatinya


"Tidak salah lagi"ucap rangga dalam hati iyapun


"Emmm benarkah"ucap lisaa sedikit tak percaya


"Iya nyonya"ucap rangga


"Huhhh"ucap lisa


Dugaan rangga pun benar lisa sedang menyinggung dunia mafia..namun arnold telah memberitahu semua bahwa kalau lisa bertanya tentang dirinya di dunia mafia bilng saja tidak tau...


Lisa dan ranggapun sampai di depan igd


"Apa dokter belum keluar"tanya lisa ke alex


"Blum"ucap alex tertunduk


"Sabarlah tidak akan terjadi apa apa ke ria...makanya nanti kalo ria sadar cepat lamar aja..jangan di tunda tunda nanti nyesel"ucap lisa

__ADS_1


Alex pun menatap lisa dengan bingung


"Mengapa kalian menduga aku menyukainya"tanya alex


"Jadi kau tidak menyukainya"tanya lisa


Alex hanya menaikkan kedua bahunya


"Yahh berarti cinta ria tidak di balas dong padahal ria bilang dia menyukaimu"ucap lisa mengada ngada yang langsung membuat alex membulatkan matanya


"Benarkah dia mengatakanya"tanya alex


"Hemmm"ucap lisa memainkan alisnya


"Heh sudah kuduga dia terpesona dengan auraaa ketampananku..."ucap alex sedikit tersenyum


"Hiiiih...ternyata kau sama saja seperti bosmu"ucap lisa tepuk jidat


"Maksutnya"tanya alex


"Pedeee"ucap lisa sedikit mengejek


"Tapi ini adalah kenyataan..banyak permpuan yang mengejarku dan ingin menjadi kekasihku sekalipunmenjadi kekasih kedua..mereka mengatakan aku memiliki auuuuraaaaa yang mempesona"ucap alex merapikan rambutnya


"Idihhh"ucap lisa geli...


Tiba tiba dokterpun keluar...alex dan lisapun bergegas mendekati dokter


"Bagaimana pemeriksaanya dokter apa yang terjadi...apakah dia baik baik saja....apakah lukanya parah..apakah masih bisa di sembuhkan...sendi sendinya apakah masih bisa berfungsi..dan yah dia tidak akan lupa ingatan kan"tanya alex nyerocos..lisapun terdiam menatap alex yang sedikit berbeda dari biasanya


"Sabar pa sabar.."ucap dokter menenangkan


"Berhentilah bertanya..kau sudah seperti reporter saja...nyerocos mulu nanti kesedak terus mati di tempat maulu"ucap lisa yang membuat alex pun diam dan menggeleng


"Jadi bagaimana ke adan ria dok"tanya lisa


"Lukanya sedikit parah...dan dia....."belum sempat dokter menyelesaikan bicaranya alex langsung memotongnya


"Apaa...jadi apakah dia masih bis sembuh dok apa jantungnya masih aman..hatinya hatinya apa masih berfungsi dia masih bisa mencintai kan..terus...."ucap alex nyerocos


Namum belum sempat slesai bicara lisa langsung mencomot mulut alex


"Iiiiiiiiiiiiiiiiih...bisa diam ngg sii..tunggu dokter selesai bicara dulu looo...iiih ngg lama kulakban mulut cerewet mu itu...perasaan kau seorang pendiam sekarang ko cerewet amat..ketularan ria nih kayanya"ucap lisa kesal


Alex pun kembali diam..


"Teruskan dok"ucap lisa


"Luka nyonya ria lumayan parah..namun jangan khawatir kami telah menanganinya..dan nyonya ria akan di pindahkan ke ruang rawat namun sepertinya nyonya ria akan mengalami koma dalam beberapa saat...kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyembuhkanya...mohon doa doanya...sebentar lagi nyonya ria akan dipindahkan keruang rawat...saya permisi dulu"ucap dokter lalu pergi meninggalkan lisa dan alex yang tertunduk lesu


"Semoga saja ria baik baik saja"ucap lisa


"Ini semua salahku aku yang membuat ria terluka...aku sangat bodoh"ucap alex memukul mukul kepalanya


"Tenanglah berhentilah menyalahkan diri sendiri ini bukan salahmu...kita cukup berdoa yang tebaik...pasti ria baik baik saja." Ucap lisa


Tiba tiba suster pun keluar bersama dengan ria yang tertidur di atas ranjang pasien dengan berbagai alat di tubuhnya...


Susterpu mendorong ria menuju keruang rawat...alex dan lisa pun mengikuti mereka...


"Riaa kamu pasti bisa" ucap alex menggenggam tangan ria yang terdapat impus...


TERIMA KASIH YANG TELAH MEMBACA..MOHON DUKUNGANYA YAH

__ADS_1


MAAF UPDETNYA SEDIKIT TELAT SOALNYA SEDIKIT SIBUK🙏🙏🙏🙏🙏🥰🥰


__ADS_2