
"hyy.... hallo zihar" ayra mencoba untuk menyadarkan zihar, karena sedari tadi zihar menatapnya tanpa berkedip
"hm" ucap zihar singkat , karena zihar ingin tetap cool walaupun di hati sangatlah memaluka
" sayang, pernikahan mu di majukan menjadi tinggal 3 hari lagi bagaimana?" tanya rana kepada anak nya dan calon mantu nya
" APA??? pah kan harusnya masih 1 minggu lagi, kenapa papah jadi memajukan nya? pahhh, lagi pula aku sama ayra butuh pdkt pah, untuk mengenal satu sama lain..." ucap zihar panjang kali lebar
" sayang, kamu kan mengenal nya bisa sambil abis nikah toh, mengenal luar dalem lagi" ucap rana meledek
" papah!!!" zihar kesal sekali apa yang di bocarakan oleh papah nya, sementara ayra tersipu malu
" bagimana sayang, apa kamu siap???" tanya zacky
" eeeeee, anu yah, aku mah ikut mas zihar aja" ucap ayra bingun g harus berkata apa, di dalam hati zihar ia ingin sekali ayra menyetujui nya, eh ternyata ayra malah melontarkan pertanyaan ayah nya itu kepada nya ...
" bagaimana nak, apakah kau siap?" tanya zacky
' yasudah deh, tidak apa², besok juga gak apa²" seketika zihar langsung menutup mulut nya "apasih yang aku bicarakan, ini mulut gak bisa di kontrol apa ya, memalukan!!!" gumam zihar menggerutuki dirinya sendiri.
serentak semua orang tertawa di sana
" baiklah jika kau mau besok, mungkin dia udah kebelet kawin, ya kan sayang" rana menggoda
" papah!!! " mulut zihar maju kedepan dengan seperti itu lah cara nya zihar manja kepada papah nya, padahal zihar itu seorang laki laki yang dingin ....
" baiklah, pernikahan lusa saja, titik!" ucap rana karena tak mau menunggu 3 hari
" papah, kan cuma beda 1 hari, pahhh...." ucap rana memelas
" titik, pokoknya lusa kamu menikah" ucap rana ngotot
__ADS_1
zacky dan nesha hanya geleng geleng kepala melihat calon menantu dan calon besan nya berdebat layaknya anak kecil yang tak mau kalah🤣, sementara itu ada sepasang mata yang melihat mereka tak senang, Ya siapa lagi kalau bukan tia adik tiri nya ayra
"awas kamu kak ayra, aku akan merebut dia , karena yang pantas menjadi istri nya adalah aku" gumam tia dalam hati
segala persiapan mulai di persiapkan, zihar dan arya renacana nya akan feeting baju hari ini...
" mas zihar, apakah tia boleh ikut?" tanya tia kepada zihar dengan tatapan genit
sementara ayra di samping zihar langsung di geser oleh tia, dengan kejadian itu ayra menjadi tidak suka kepada adik tiri nya itu....
zihar melihat wajah ayra tidak suka, tetapi dengan cara itu zihar ingin membuat ayra cemburu, setelah sampai di mobil
"kak ayra, duduk di belakang aja ya???" ucap tia agar bisa berdua di depan dengan zihar
" baiklah " ucap ayra pasrah
zihar yang melihat itu, dengan sirgap memanggil sopir untuk menyetirkan nya
" gak apa² , yaudah kamu duduk depan saya belakang!" ucap zihar yang begitu dingin
" kak ayra, tia duduk belakang ya, sama kak zihar??" pinta tia memelas
"baiklah" membuang nafas berat
tiba² tangan ayra di tahan oleh zihar,
" di sini saja, tia tadi kamu menurut kakak mu duduk di belakang kan, nah giliran kakak mu duduk di belakang kok kamu mau ikut ke belakang, buat apa, kan kamu udah di depan tuh" ucap zihar dingin
" kak zihar, tia cuma pingin deket sama calon kakak ipar tia' ucap tia mengelak
" halah, padahal kamu mau nyari kesempatan dalam kesempitan" batin ayra dalam hati
__ADS_1
sekitar 40 menit mereka sampai di butik ternama, gast fashion ( maaf author ngarang yaaa) terlihat tia sedang menempel terus kepada zihar, tanpa mereka sadari ternyata ayra masih tertidur di dalam mobil
" hiii kakak, apa yang mau kalian pesan ??" ucap pemilik butik itu
" baju pernikahan!" ucap zihar dingin
" untuk dia ya" menunjuk tia
" bukan tapi untukkk..." tapi pada saat zihar menengok dia tidak menemukan ayra, zihar baru ingat kalau ayra masih tertidur pulas di mobil
" astaga ayra" sambil menepuk jidat nya sendiri
" ayra bangun! kita sudah sampai" ucap zihar datar
" emmmmmggggghhhh , sudah sampai" dengan mata yang masih sipit karena baru bangun tidur
" ayo!"
" iya sabar sih mas zihar" ucap ayra kesal
setelah sampai dalam butik
" hiii nona, ternyata nona cantik ya, pantas saja pak zihar kepincut cinta anda" ucap pemilik butik
" mana baju terbagus saya ingin lihat!" dengan dingin dan datar nya zihar
" mari pak"sambil berjalan"ini adalah produk terbaik kami" sambil menunjukan semua koleksi ny
sekian lama mereka mencari dress pernikahan, tak terasa ternyata ini sudah malam, dan besok adalah hari H nya pernikahan mereka
" yasudah , ayo kita pulang" ucap zihar, dengan sigap tia langsung mengambil tangan zihar, dengan kaget zihar menghempaskan tangan tia, ayra yang melihat itu sangat lah senang,
__ADS_1
" apa yang kamu lakukan, saya itu calon kakak ipar kamu, jadi tolong jangan memegang tangan saya ,selain istri saya nanti" ucap zihar begitu tegas, dengan pelan pelan tia melepaskan tangan nya, begitu kesal nya tia