Anak Yang Disiksa Ibunya Sendiri

Anak Yang Disiksa Ibunya Sendiri
part 27 kantor polisi


__ADS_3

Ical di seret oleh warga untuk di bawa ke pihak yang berwajib.agar ia tidak di hajar oleh warga sekitar setelah sampai di kantor polisi ia di seret masuk ke kantor polisi.lalu Ical di serahkan oleh petugas yang piket.


kini polisi mulai mengintrogasi Ical


polisi"kamu umur berapa dan nama kamu siapa"?


Ical" Nama saya Ical umur saya 10 tahun pak"


polisi"mengapa kamu mencopet"?


Ical" saya mencopet karena saya ingin bertahan hidup"


polisi" orang tua kamu di mana sampai kamu berani melakukan hal seperti ini"?


Ical"saya tidak punya keluarga pak terus saya mau makan pake apa kerjaan pun tak ada yang mau mempekerjakan anak se usia saya pak".


polisi" kamu bisa melakukan hal yang lain menjual apa saja yang penting halal dan tidak merugikan orang lain".


Ical" iya saya mau kerja apa saja yang penting ada yang mau menerima saya".


polisi" sekarang kamu terlambat ngomong seperti itu karena nasi sekarang sudah jadi bubur.kamu sudah tidak bisa kerja apa pun sebab kamu akan di tahan di sini.kecuali jika yang punya tas ini mau mencabut laporannya.


Ical"apa saya bisa ketemu dengan yang punya tas yang saya copet pak"?

__ADS_1


polisi " saya tidak tau apa ia masih ada di luar atau tidak.bapak lihat dulu kalau masih ada saya akan jelaskan kepada ibu itu alasan kamu mencopet siapa tau ia mau mencabut tuntutannya."


Ical" ya sudah pak saya tunggu di sini".


polisi" permisi Bu apa betul ini ibu yang tasnya di copet oleh anak kecil yang bernama Ical"?


bu rentenir" ouw iya saya yang punya tas itu pak.anak itu bernama Ical rupanya".


polisi" ini tasnya Bu,terus apakah ibu mau mengasihani anak itu"?


bu rentenir" mengapa saya harus mengasihani orang yang mencopet saya pak".


polisi"anak itu mencuri karena ia masih mau bertahan hidup sebab ia sudah tidak punya keluarga".


polisi" kasusnya itu bergantung dengan ibu kalau ibu mau lanjut silahkan saya akan memroses sesuai hukum yang berlaku.


bu rentenir"saya akan mencabut laporan saya jadi anak itu nanti tinggal di mana pak"?


polisi" saya juga tidak tau tapi anak itu bilang ia akan kerja apa pun yang menghasilkan uang agar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya".


bu rentenir"apakah anak itu mau ikut denganku pak"?


polisi"tunggu sebentar saya panggil anak itu sebab ibu sudah mencabut laporannya jadi mending ibu tanya langsung pada anak itu saja apakah ia mau ikut atau tidak".

__ADS_1


ibu rentenir" apakah kamu mau ikut dengan ibu".


Ical"alhamdullah kalau ibu mau menampung saya padahal saya sudah mencopet ibu".


ibu rentenir"kalau kamu tidak keberatan ikut dengan ibu nak,ibu di rumah kesepian soalx anak-anak ibu sudah menikah semua dan mereka tinggal di luar negeri terus suami ibu pulangnya biasa tengah malam".


Ical " perkenalkan nama saya Ical kalau boleh tau ibu namanya siapa"?


bu rentenir"nama saya Bu Saras tapi kalau kamu tidak keberatan panggil ibu saja,anggap saja saya ibu kamu".


Bu Saras dan Ical kini pulang ke rumahnya dengan di antar oleh sopir bu Saras.sampai di rumahnya Bu Saras mengantarkan Ical ke kamar dimana ia akan tidur.


setelah mengantar Ical ke kamarnya Bu Saras langsung pamit pada Ical karena ia mau bersih-bersih dan mau istirahat.


Ical Pun di kamarnya langsung mandi setelah mandi Ical pun beristirahat.ia membaringkan dirinya di kasur yang begitu empuk beda di rumahnya kasur begitu keras dan kamar yang begitu sempit.


malam pun tiba Bu Saras memanggil Ical untuk makan malam bersama sebab pembantu Bu Saras telah menyiapkan makan malam.alangkah senangnya Bu Saras sekarang sebab sudah ada yang menemaninya di rumah ini.


setelah selesai makan Bu Saras mengajak Ical nonton tv sebab ia belum mengantuk.


sekarang mereka nonton bareng di ruang keluarga Bu saras.ia nonton film horor yang membuat Bu Saras ketakutan sambil menjerit akhirnya Ical mengganti filmnya ke suara tangisan istri eh ia nonton sambil 😭 menangis lagi karena terbawa suasana. akhirnya Ical yang melihat Bu Saras seperti itu maka ia menyuruh untuk istirahat lagi.


di kediaman pak Ahmad kini mereka pusing sebab Ical hilang.ditambah lagi Bu Imah masih di rawat di rumah sakit bertambah lagi beban pikiran pak Ahmad tapi untung saja nur cekatan dalam mengurus ibunya sendiri hingga ibunya merasa bersemangat untuk sembuh sebab penyakit Bu Imah sudah lumayan parah karena kata dokter Bu Imah mengidap penyakit kanker payudara dan sekarang sudah masuk stadium akhir.

__ADS_1


Bu Imah kini tinggal menunggu keajaiban Allah SWT sebab dokter sudah memvonis Bu Imah umurnya sudah tidak lama lagi.tapi apa lah daya kita hanyalah manusia biasa yang tak punya kemampuan. apalagi kehendak kita berbeda, maka dari itu kita perlu menjaga ke percayaan kita pada orang lain.


__ADS_2