
Malamnya arga berangkat ke tempat ia janjian, arga menunggu kedatangan indah di cafe itu, arga mulai gelisah karena indah nggak dateng - dateng
"Emang benar ya menunggu itu hal yang melelahkan" Gerutu arga
tak beberapa lama indah pun datang ke cafe itu ia datang sendiri saat itu lalu duduk bersama. Awalnya mereka ngobrol basa - basi hingga Arga yang merasa penasaran dengan tingkah kekasihnya lalu menanyakannya pada indah tentang semuanya.
"Ndah jujur aku nggak enak mau tanya ini, aku mau tanya soal nindi aku merasa sekarang dia berubah banget kenapa ya kamu kan yg sering sama dia!!!" Ucap arga yang penasaran
"Gimana ya kak, aku nggak enak ngomongnya lebih baik kakak cari tau sendiri aja deh" Balas indah yang sebenarnya ingin bilang tetapi ia tak ingin kalau di anggap perusak hubungan sahahatnya
"Ayolah ndah kasih dikit aja gpp" Rayu arga yang semakin ia ingin tau kebenarannya
"Mmmm gimana ya kak aku ya g enak juga, gini aja deh kayaknya kemaren aku denger dia ingin jalan dengan seseorang besok mlm, coba aja deh kakak ikutin dia kakak akan tau kebenerannya" Blas indah agak memelanlan suaranya
"Oohhh ia makasih ya ndah" Balas arga ia merasa sangat penasaran mlm itu dan ia memutuskan untuk langsung pulang.
Sesampainya dirumah arga terus memikirkan perkataan indah yang menggantung, setelah itu ia menghubungi nindi.
__ADS_1
"Sayang besok malam bisa nggak alu ajak jalan" Ucap arga karena ingin mengetahui balasan dari nindi. Lama ia menantikan balasan dari nindi arga selalu melihat hpnya dengan harapan pesannya di balas dengan nindi. Lama - lama ia berinisiatif menelfon nindi.
"MAAF NOMER YNG ANDA TUJU SEDANG SIBUK TUNGGU BEBERAPA SAAT LAGI" Bunyi hp arga. Ia pun semakin gelisah fikirannya semakin tak tenang.
Keesokan paginya arga berangkat kuliah ia melihat hp.nya dan masih belum ada balasan dari nindi hingga istirahat tiba arga dan teman - temannya pergi ke kantin. Arga saat itupun mencoba menghubungi indah dengan tujuan menanyakan nindi.
"Hallo ndah, nindi ke kampus nggak hari ini" Pesan arga
"Ohh nindi, ia kk dia masuk ini lagi di kantin sama temen - temen, emang ada apa ya" Balas indah bingung
"Nggak ada apa - apa kok yaudah makasih ya" Balas arga
Malamnya arga pensaran dengan perkataan indah kemren lalu ia berniat untuk pergi kerumah nindi, arga berhenti agak jauh dari tempt tinggal nindi tak lama kemudian tampa seseorang laki - laki yang sepertinya ia kenal sedang datang ke tempat nindi dan terlihat nindi di bonceng lelaki itu, arga mengikuti kemana mereka pergi hingga mereka berhenti di taman kota. Arga sangat terkejut ketika ia melihat ternyta lelaki yang membonceng kekasihnya adalah sahabatnya sendiri afik.
Tiiiiittt... Tiiiittt... (Suara hp arga sesang menelfon nindi)
"Hallo, ada apa sih mas" Ucap nindi saat itu
__ADS_1
"Kamu lgi dimana" Balas arga
"Lgi di kamar mas mau tidur capek bgt aku" Balas nindi dengan agak kesal karena kencannya di ganggu
karena melihat kebohongan yang di lakukan nindi dengan perasaan sangat kecewa dan marah arga lalu mendatangi mereka..
"Ohh yaudah kalau mau tidur, sekarang kamarnya pindah di taman ya baru tau aku" Ucap arga yang saat itu telah berada di depan nindi dan afik
Nindi yang melihat arga telah ada di depannya sangat terkejut ia menutup mulutnya.
"Hmmmmm ternyata begitu ya fik, aku kira kamu sahabat yang baik ternyata kamu nikung temen.mu sendiri, gua kecewa sama loe" Ucap arga
"Yah mau gimana lagi udah ketahuan yaudah sekalian aja deh gua bilang jujur, saat ini nindi dan gua udah pacaran loe mau apa" Balas afik tanpa ada rasa bersalah
"Santai kawan ambil aja tuh gua g butuh cewek yang g bisa jaga kesetiaannya, dan buat loe ya nindi aku gak nyangka ternyata kelakuan.mu begini heh" Ucap arga menahan emosinya
"Yaudah deh udah ketahuan juga kan, gua cuma mau bilang kalau kita putus aja mas aku udah g suka sama kamu, aku bisa lebih bahagia sama kak afik dari pada kamu yang g punya apa - apa" Ucap nindi dengan nada mengejek
__ADS_1
"Oh begitu caramu oke semoga kalian bahagia dengan hubungan kalian ya" Ucap arga dengan sangt emosi lalu ia menonjok afik dan pergi beelalu meninggalkan mereka.